UPDATE MALANG RAYA Kabar terbaru, agenda, layanan publik, dan informasi penting untuk warga Pantau Update
THE AUTHORITY OF MALANG RAYA
4 November 2026Malang Raya
Kirim Info Warga
4 November 2026Malang Raya

Proyek Jembatan Sutojayan Kabupaten Malang Capai 60 Persen, Ditargetkan Selesai Desember

Bagikan

231 kali dibaca

Proyek pembangunan Jembatan Sutojayan di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, telah mencapai 60 persen. Pekerjaan ini sempat terhambat akibat banjir yang melanda pada 24 September lalu, namun kini pengerjaannya dipercepat. Proyek yang bernilai Rp 456 juta tersebut ditargetkan selesai pada bulan Desember 2024.

Kepala Dinas PU Bina Marga, Khairul Isnadi Kusuma, menjelaskan bahwa metode pembangunan jembatan diubah setelah banjir. Pihaknya memutuskan menggunakan baja WF (Wide Flange) untuk steger bekisting agar aliran air tetap lancar. Proses pemasangan bekisting sedang dilakukan, dan pengecoran beton dijadwalkan dimulai dalam waktu dekat.

Baca Juga : Pantai Balekambang, Surga Tersembunyi di Malang dengan Nilai Edukasi Sejarah

Tantangan Pasca Banjir

Kabid Pembangunan dan Peningkatan, Anita Aulia Sari, mengakui bahwa banjir yang terjadi akhir September lalu menambah tantangan dalam penyelesaian proyek ini. Setelah banjir, pekerja harus segera melakukan pengerukan sedimen setebal satu meter di sekitar area sungai. Saat ini, kondisi air sungai dinyatakan normal, dan proyek dipastikan berjalan tanpa hambatan.

Dengan progres pembangunan mencapai 60 persen, Anita optimistis jembatan ini dapat diselesaikan tepat waktu pada akhir Desember. Tahun depan, pemerintah juga berencana menangani plengsengan di sekitar jembatan untuk mencegah longsor di area tersebut. Pemerintah berharap, dengan selesainya jembatan ini, akses masyarakat dapat lebih lancar dan aman.

Baca Juga : Keajaiban Gunung Bromo, Pesona Alam yang Tak Pernah Pudar

Bagikan
Arek Malang wajib follow

The Authority of Malang Raya

Mau tahu info akurat, mendalam, dan komprehensif di sekitar Malang? Langsung pantau infomalang.

Tag teman tongkronganmu yang paling sering ketinggalan info.