Infomalangcom – Anggota DPRD Kota Malang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rendra Masdrajad Safaat mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menurunkan potongan aplikasi ojek online (ojol) dari 20 persen menjadi 8 persen.
Menurutnya, kebijakan tersebut dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojol karena porsi pendapatan yang diterima menjadi lebih besar. Dari sebelumnya sekitar 80 persen, kini meningkat menjadi 92 persen.
“Di tengah tekanan ekonomi saat ini, kebijakan ini tentu sangat membantu pengemudi ojol karena porsi pendapatan yang diterima menjadi lebih besar,” ucapnya.
Rendra mengaku prihatin dengan kondisi para pengemudi ojol yang selama ini menghadapi tekanan ekonomi cukup berat, mulai dari biaya operasional, cicilan kendaraan, hingga kebutuhan keluarga.
Baca Juga: Rendra Masdrajad Safaat Tinjau Proyek Jalan 674 Meter Pasar Gadang, Dipastikan Mulai Tahun Ini
“Selama ini pengemudi ojol menghadapi tekanan ekonomi karena harus menanggung biaya operasional, cicilan kendaraan, dan kebutuhan keluarga,” ungkapnya.
Rendra menegaskan bahwa pihak perusahaan aplikasi harus mengimplementasikan dan menerapkan aturan tersebut secara konsisten di lapangan.
“Aplikator harus benar-benar menjalankan aturan ini agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh pengemudi ojol,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rendra menyampaikan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojol sekaligus melindungi mereka yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.
“Pengemudi ojol harus mendapat kesejahteraan yang lebih baik dan kebijakan ini merupakan langkah yang positif ke arah itu,” pungkasnya.
Ia berharap kebijakan penurunan potongan aplikasi ini dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga kesejahteraan pengemudi ojol di berbagai daerah semakin meningkat.
Baca Juga: Rendra Masdrajad Safaat Soroti Anggaran BBM Naik, Pengangkutan Sampah Kota Malang Terancam Lumpuh










