Argentina mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Comeback dramatis itu mengantar Albiceleste ke final dan membuat pencarian skor Argentina vs Inggris melonjak di Indonesia.
Laga kick-off pukul 02.00 WIB. Pantauan Info Malang mencatat hasil ini langsung mendominasi tren pencarian setelah wasit Ismail Elfath meniup peluit panjang.
Hasil Argentina Inggris hari ini yang bikin heboh
Argentina berhasil kalahkan Inggris dengan skor 2-1 setelah sempat dibayangi rekor head to head yang kurang menguntungkan. Albiceleste belum terkalahkan sepanjang turnamen dan menjadi tim paling produktif dengan 17 gol sebelum laga ini.
Peran Lionel Messi dinilai vital dalam kemenangan tersebut. Beberapa ringkasan pasca-laga bahkan menyebutnya man of the match berkat kontribusi beruntun di lini serang.
Jalan kedua tim ke semifinal

Inggris lolos sebagai juara Grup L lalu menumbangkan Republik Demokratik Kongo 2-1 di babak 32 besar. The Three Lions selanjutnya menyingkirkan tuan rumah Meksiko 3-2 dan Norwegia 2-1 di perempat final.
Argentina juara Grup J sebelum mengalahkan Cape Verde 3-2 dan Mesir 3-2. Di perempat final, La Albiceleste menang 3-1 atas Swiss dan mengamankan tiket semifinal.
Prediksi skor sebelum laga vs kenyataan

Sebelum kick-off, platform ADI Predictstreet—mitra prediksi resmi FIFA—menjagokan Inggris menang 2-1 dengan probabilitas 29 persen. Opsi imbang 1-1 dan kemenangan Argentina 1-2 masing-masing diganjar peluang 20 persen.
Prediksi lain di sejumlah media justru melihat peluang Argentina lewat transisi cepat Messi, Julian Alvarez, dan Alexis Mac Allister. Skor akhir 2-1 untuk Argentina membenarkan skenario underdog dan membalik favoritisme Inggris dengan skor yang sempat digadang-gadang sebaliknya.
Rekor pertemuan yang digoyang di Atlanta
Secara keseluruhan, Inggris unggul di head to head dengan enam kemenangan, sementara Argentina hanya meraih dua hingga tiga kemenangan tergantung pencatatan sumber, plus lima hasil imbang. Di Piala Dunia saja keduanya bertemu lima kali: Inggris unggul 3-2.
Kenangan pahit Inggris di Saint-Etienne 1998—imbang 2-2 lalu kalah adu penalti 3-4—kembali dibahas sebelum laga. Di Atlanta, Albiceleste menulis babak baru tanpa harus menunggu penalti.
Keputusan Tuchel dan dampak ke final
Pasca-laga, sorotan mengarah ke keputusan pelatih Thomas Tuchel yang dinilai berujung fatal bagi Three Lions. Inggris yang sempat diunggulkan menguasai bola lewat Declan Rice dan Jude Bellingham gagal menahan comeback lawan.
Info Malang merangkum, tiket final kini di tangan juara bertahan Argentina. Tren skor Argentina vs Inggris diperkirakan masih ramai dibahas sepanjang hari hingga final digelar.











