Breaking

Fatal! Tanah Longsor Tutup Jalur Batu–Kediri Usai Hujan Deras

Fahrezi

17 January 2026

Fatal! Tanah Longsor Tutup Jalur Batu–Kediri Usai Hujan Deras
Fatal! Tanah Longsor Tutup Jalur Batu–Kediri Usai Hujan Deras

Infomalang.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir memicu bencana tanah longsor yang berdampak serius pada akses transportasi.

Peristiwa tanah longsor tersebut menyebabkan jalur utama Batu–Kediri tertutup material tanah dan bebatuan, sehingga arus lalu lintas terhenti sementara.

Kondisi ini menimbulkan gangguan signifikan bagi aktivitas masyarakat serta distribusi logistik antarwilayah.

Akibat tertutupnya jalur Batu–Kediri, sejumlah pengendara terpaksa menghentikan perjalanan dan mencari jalur alternatif yang dinilai lebih aman.

Namun, jalur pengganti tersebut memiliki jarak tempuh lebih jauh dan kondisi medan yang tidak kalah menantang.

Situasi ini membuat waktu perjalanan menjadi lebih lama serta meningkatkan risiko kemacetan, terutama bagi kendaraan angkutan barang dan logistik.

Selain berdampak pada arus transportasi, kejadian tanah longsor ini juga memicu kekhawatiran warga yang bermukim di sekitar lokasi rawan.

Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi.

Pemerintah daerah bersama petugas terkait terus melakukan pemantauan serta menyampaikan informasi terkini agar keselamatan warga tetap terjaga.

Petugas gabungan dari unsur pemerintah daerah, kepolisian, dan relawan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Proses pembersihan material longsor dilakukan secara bertahap menggunakan alat berat, sambil memastikan kondisi lereng di sekitar jalan tetap aman.

Upaya ini dilakukan dengan kehati-hatian tinggi karena tanah masih dalam kondisi labil dan berpotensi kembali bergerak jika hujan deras kembali turun.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalur yang terdampak longsor hingga dinyatakan aman untuk dilalui.

Informasi mengenai perkembangan penanganan dan pembukaan kembali jalur Batu–Kediri akan disampaikan secara berkala kepada publik.

Dengan langkah antisipatif dan kerja sama semua pihak, diharapkan dampak bencana tanah longsor dapat diminimalkan serta aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.

Baca Juga :

Breaking News: Akses Malang–Kediri Terganggu Akibat Longsor Tembok Penahan Tebing, Rabu 14 Januari 2026

Hujan Deras Picu Pergerakan Tanah

Tanah longsor terjadi setelah intensitas hujan tinggi mengguyur kawasan perbukitan di sepanjang jalur Batu–Kediri.

Curah hujan yang terus meningkat membuat struktur tanah menjadi labil dan kehilangan daya ikat. Akibatnya, lereng di sisi jalan mengalami pergerakan dan runtuh ke badan jalan.

Material longsoran berupa tanah basah, batu, dan ranting pohon menutup hampir seluruh ruas jalan.

Warga sekitar mengungkapkan bahwa hujan telah turun sejak sore hingga malam hari tanpa jeda panjang. Kondisi tersebut mempercepat terjadinya longsor, terutama di titik-titik rawan yang sebelumnya sudah mengalami retakan kecil.

Fenomena ini menegaskan bahwa hujan deras masih menjadi faktor utama penyebab tanah longsor di wilayah dengan kontur curam.

Jalur Batu–Kediri Ditutup Sementara

Akibat longsor tersebut, jalur Batu–Kediri terpaksa ditutup sementara demi keselamatan pengguna jalan. Penutupan dilakukan untuk mencegah risiko kecelakaan serta menghindari kemungkinan longsor susulan.

Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas hingga proses pembersihan dan pengecekan keamanan selesai dilakukan.

Penutupan jalur ini berdampak langsung pada mobilitas masyarakat, khususnya pengendara yang bergantung pada jalur tersebut sebagai akses utama antar daerah.

Beberapa pengguna jalan terpaksa memutar arah melalui jalur alternatif dengan waktu tempuh yang lebih lama. Situasi ini juga memengaruhi aktivitas ekonomi warga setempat.

Upaya Penanganan dan Evakuasi

Petugas gabungan segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Alat berat digunakan untuk menyingkirkan material longsor yang menutupi badan jalan.

Proses pembersihan dilakukan secara bertahap mengingat kondisi tanah masih labil dan cuaca belum sepenuhnya membaik.

Selain pembersihan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap lereng di sekitar lokasi guna mengantisipasi longsor lanjutan.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun pihak berwenang tetap mengimbau warga untuk menjauhi area rawan hingga situasi dinyatakan aman sepenuhnya.

Imbauan bagi Masyarakat dan Pengendara

Masyarakat dan pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur perbukitan di tengah musim hujan.

Pengendara diimbau untuk memantau informasi cuaca dan kondisi jalan sebelum bepergian. Jika hujan deras terjadi, disarankan menunda perjalanan guna menghindari risiko bencana.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa jalur Batu–Kediri memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap tanah longsor saat curah hujan meningkat.

Kerja sama antara masyarakat dan pihak terkait sangat diperlukan untuk meminimalkan dampak serta memastikan keselamatan bersama di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Baca Juga :

Petugas Mulai Bersihkan Longsor yang Menutup Jalur Wisata Bromo

Author Image

Author

Fahrezi