Breaking

Tarung Derajat Kota Malang Manfaatkan Kejurprov sebagai Ajang Seleksi Porprov

Ahnaf muafa

11 February 2026

Tarung Derajat Kota Malang Manfaatkan Kejurprov sebagai Ajang Seleksi Porprov
Infomalangcom - Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur setiap dua tahun selalu menjadi fokus utama cabang olahraga di berbagai daerah, termasuk Kota Malang.

Infomalangcom – Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur setiap dua tahun selalu menjadi fokus utama cabang olahraga di berbagai daerah, termasuk Kota Malang.

Tahun ini, cabang olahraga Tarung Derajat memanfaatkan momen Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sebagai ajang awal seleksi untuk menyiapkan atlet terbaik yang akan bersaing di Porprov X Jawa Timur 2027.

Strategi ini menunjukkan bagaimana proses pembinaan atlet dan penentuan kontingen daerah dapat terintegrasi dengan kompetisi regional yang lebih besar.

Tujuannya tidak hanya untuk melihat kemampuan teknis para atlet, tetapi juga untuk membentuk mental bertanding yang matang dan daya saing tinggi sejak dini.

Seleksi Melalui Kejurprov sebagai Langkah Awal

Kejurprov yang digelar di wilayah Kota Malang menjadi titik tolak penting bagi tim Tarung Derajat setempat dalam melihat potensi atlet.

Ketua Harian Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Malang, Purwono Tjokrodarsono, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi tetapi bagian dari proses seleksi.

Sebanyak 16 atlet Tarung Derajat dari Kota Malang mengikuti kejuaraan yang mempertemukan kontingen dari beberapa kabupaten/kota, seperti Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kota Surabaya, dan Kota Batu.

Hasil serta evaluasi dari momen ini akan menjadi dasar pertimbangan untuk menentukan siapa yang layak mewakili Kota Malang di Porprov berikutnya.

Langkah ini penting karena Kejurprov menawarkan platform kompetitif yang berbeda dibanding latihan biasa. Atlet harus menghadapi lawan yang beragam, yang memberi gambaran nyata soal kemampuan mereka dalam situasi pertandingan.

Bagi pelatih Kodrat, kompetisi ini sekaligus menjadi ajang evaluasi teknis, seperti efektivitas tendangan, ketepatan strategi, dan kesiapan fisik di bawah tekanan.

Peran Pelatih dalam Evaluasi dan Pembinaan

Proses seleksi atlet tidak berhenti pada keikutsertaan saja. Para pelatih memiliki peran besar dalam menilai performa masing-masing atlet selama Kejurprov.

Dari kompetisi itu, pelatih dapat melihat aspek mana yang perlu dibenahi, baik dari segi teknik maupun mental bertanding.

Misalnya, jika seorang atlet menunjukkan kesulitan dalam menghasilkan tendangan yang kuat, pelatih akan memfokuskan program latihan untuk meningkatkan kekuatan kaki serta teknik tendangan yang tepat.

Pendekatan pelatihan seperti ini menunjukkan pentingnya evaluasi dan umpan balik dalam proses seleksi. Tidak semua atlet berada pada titik performa yang sama, sehingga latihan individual yang terarah menjadi bagian penting dari pembinaan.

Program-program latihan terstruktur memfasilitasi perkembangan keterampilan secara bertahap, bukan hanya sekadar mengikuti kompetisi tanpa persiapan yang matang.

Baca Juga: China Pesta Gol ke Gawang Indonesia U17, Skor 0-7 Picu Kritik dan Ejekan dari Media Negeri Tirai Bambu

Pembentukan Mental Bertanding sebagai Faktor Utama

Selain kemampuan teknis, Kodrat juga memberikan perhatian pada pembentukan mental atlet. Dalam Kejurprov, sebagian besar peserta merupakan atlet yang baru pertama kali merasakan kompetisi berlevel provinsi.

Sekitar 80 persen dari atlet Kota Malang yang ikut dalam kejuaraan tersebut merupakan debutan dalam perhelatan sebesar ini.

Kondisi ini berarti tim pelatih harus memastikan para atlet siap secara mental agar tidak mengalami demam panggung atau rasa gugup yang berlebihan saat menghadapi lawan.

Mental bertanding yang kuat sangat penting karena Porprov adalah ajang yang skalanya lebih besar dan tekanan kompetitifnya jauh lebih tinggi.

Atlet yang hanya fokus pada teknik tanpa kesiapan mental sering kali terhambat oleh tekanan kompetisi. Oleh karena itu, pendekatan psikologis dalam latihan, seperti simulasi pertandingan dan pembiasaan berada di tengah kerumunan pendukung, bisa membantu atlet mengatur emosi serta tetap fokus pada performa terbaik.

Rencana Seleksi Berkelanjutan Sepanjang Tahun

Kodrat Kota Malang berencana tidak berhenti pada satu moment seleksi saja. Kejuaraan Provinsi dipandang sebagai langkah awal dalam rangkaian proses seleksi sepanjang tahun 2026.

Organisasi ini akan memanfaatkan berbagai kompetisi Tarung Derajat yang digelar di tingkat provinsi atau antar daerah sebagai ajang untuk terus mengamati perkembangan atlet.

Dengan demikian, kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemajuan mereka tidak terikat pada satu event saja.

Seleksi yang berkelanjutan memungkinkan para atlet mendapatkan banyak pengalaman kompetitif serta evaluasi berkala dari pelatih.

Model ini mendukung pembinaan atlet yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan kompetisi yang dinamis.

Menatap Porprov 2027 dengan Harapan

Porprov X Jatim 2027 menjadi target besar bagi Tarung Derajat Kota Malang. Kompetisi ini menyediakan panggung bagi atlet-atlet muda untuk mengukir prestasi dan mengibarkan nama daerah mereka di tingkat provinsi.

Persiapan matang melalui Kejurprov serta evaluasi berkelanjutan menjadi strategi yang dianggap tepat agar atlet tidak hanya siap secara fisik dan teknis, tetapi juga matang secara mental menghadapi tekanan kompetitif yang tinggi.

Baca Juga: Duka Mendalam Unggul FC, Azfar Burhan Berpulang di Momen Persiapan Turnamen

Author Image

Author

Ahnaf muafa