Infomalangcom – Malang tidak hanya soal hawa dingin dan pemandangan apel, tetapi juga tentang kekayaan rasa yang tersimpan dalam sejarah kulinernya.
Jika Anda berkunjung ke kota ini, jangan hanya menjadi turis biasa. Jadilah penjelajah rasa yang mampu membedakan mana kuliner musiman dan mana kuliner legendaris yang tetap bertahan selama puluhan tahun.
Sebagai seorang penjelajah rasa, Anda harus berani menelusuri gang-gang sempit dan sudut kota tua demi menemukan tempat makan di Malang yang menyajikan resep turun-temurun.
Keaslian rasa yang terjaga puluhan tahun menjadi bukti bahwa kualitas bahan dan ketulusan dalam mengolah bumbu adalah kunci utama sebuah kuliner bisa disebut legendaris.
Di sini, setiap suapan bukan sekadar pengganjal lapar, melainkan sebuah apresiasi terhadap budaya lokal yang tetap eksis di tengah gempuran tren makanan modern yang datang dan pergi dengan cepat.
Memasuki tempat makan di Malang yang bersejarah memberikan pengalaman sensorik yang tak terlupakan, mulai dari aroma kluwek yang pekat hingga denting mangkuk bakso yang khas.
Anda akan menemukan kepuasan tersendiri saat duduk di bangku kayu usang, menikmati sajian yang sama dengan yang dinikmati generasi sebelumnya.
Dengan mengunjungi destinasi kuliner yang memiliki narasi kuat, Anda tidak hanya sekadar mengenyangkan perut, tetapi juga ikut menjaga keberlangsungan warisan kuliner Nusantara agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.
Berdasarkan perjalanan kuliner terbaru, kami merangkum tiga destinasi rasa yang akan memanjakan lidah Anda.
Baca Juga :
Cari Tempat Nugas? Ini Cafe 24 Jam Malang Terbaik dengan WiFi Kencang & Suasana Nyaman
1. Rawon Nguling: Hitam Pekat Sang Legenda 83 Tahun
Berbicara tentang tempat makan di Malang, rasanya tidak sah jika belum mencicipi rawon. Namun, Rawon Nguling bukan sekadar warung makan biasa.
Tempat ini adalah museum rasa yang sudah berdiri sejak tahun 1942. Bayangkan, resep yang Anda nikmati hari ini adalah warisan yang dijaga ketat selama 83 tahun!
- Lokasi: Terletak strategis di kawasan Jl. Zainul Arifin No.62, Kiduldalem, Kec. Klojen, Kota Malang (dekat area Alun-alun).
- Rating Pengunjung: 4.6/5 (Berdasarkan ribuan ulasan digital).
Ulasan: Saat kuah hitam pekat yang kaya akan kluwek menyentuh lidah, Anda akan merasakan kedalaman rempah yang tidak ditemukan di tempat lain. Menu paling unik yang wajib Anda pesan adalah Nasi Rawon Dengkul.
Tekstur otot dan kikil sapinya begitu lembut hingga lumer di mulut. Jangan lupa tambahkan “Mendol”—tempe khas Malang yang digoreng garing—untuk sensasi tekstur yang sempurna. Yuk, rasakan sendiri sensasi makan di tempat yang usianya lebih tua dari kemerdekaan Indonesia ini!
2. Bakso Malang Prasmanan: Sensasi Meledak di Mulut
Setelah mencicipi yang berat, saatnya beralih ke ikon kota: Bakso. Di Malang, bakso adalah seni.
Salah satu tempat makan di Malang yang paling direkomendasikan oleh para sopir lokal (yang biasanya tahu tempat paling enak) adalah warung bakso sistem prasmanan.
- Lokasi: Tersebar di area pusat kota Malang menuju arah Batu (salah satu yang populer adalah Bakso Damas atau bakso pinggir jalan dekat Alun-alun).
- Rating Pengunjung: 4.5/5.
Ulasan: Keunikan di sini adalah sistem “ambil sendiri”. Anda bebas memilih bakso urat yang kenyal, bakso halus, paru goreng yang renyah, hingga bakso goreng yang legendaris.
Rahasia terdalam untuk menikmati bakso ini adalah racikan sambal dan kecap manisnya. Seperti pengalaman Noona Rosa, mencampur sambal dalam jumlah banyak akan memberikan efek “meledak” yang bikin stres hilang seketika!
Jika Anda sedang mengantuk karena perjalanan jauh, semangkuk bakso panas dengan kuah pedas ini dijamin akan membuat Anda langsung segar kembali.
3. Pos Ketan Legenda 1967: Manisnya Malam di Kota Batu
Menutup perjalanan kuliner Anda, bergeser sedikit ke arah Kota Batu. Ada satu camilan yang saking populernya, Anda mungkin harus mengantre panjang jika datang di jam sibuk. Inilah Pos Ketan Legenda.
- Lokasi: Area Alun-alun Kota Batu.
- Rating Pengunjung: 4.4/5.
Ulasan Mengajak: Menu andalan yang tidak boleh dilewatkan adalah Ketan Durian. Perpaduan antara ketan yang gurih dan legit dengan saus durian yang melimpah memberikan harmoni rasa yang luar biasa di tengah dinginnya udara malam Batu.
Teksturnya yang lengket dan aromanya yang kuat adalah definisi kebahagiaan dalam satu piring kecil. Sangat cocok dinikmati bersama segelas teh hangat sambil melihat lampu-lampu kota.
Jangan sampai menyesal karena tidak mencobanya; pastikan tempat ini ada di daftar teratas delivery atau kunjungan langsung Anda!
Baca Juga :
Jelajah Kuliner Malang: Rekomendasi Sarapan Syahdu & Makan Malam Pedas














