Breaking

UKMPPG 2026 di UIN Malang Diikuti 7.998 Peserta, Ujian Berjalan Lancar Tanpa Kendala Jaringan

Fahrezi

24 February 2026

UKMPPG 2026 di UIN Malang Diikuti 7.998 Peserta, Ujian Berjalan Lancar Tanpa Kendala Jaringan
UKMPPG 2026 di UIN Malang Diikuti 7.998 Peserta, Ujian Berjalan Lancar Tanpa Kendala Jaringan

Infomalangcom – Transformasi digital dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia kembali mencapai tonggak sejarah baru melalui kesuksesan penyelenggaraan ujian berskala nasional.

Sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) unggulan, UIN Malang (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang) baru saja menuntaskan amanah besar dalam mencetak guru profesional masa depan.

Pelaksanaan Uji Pengetahuan (UP) UKMPPG Periode 1 Tahun 2026 yang berlangsung pada akhir pekan lalu menjadi bukti nyata kesiapan infrastruktur dan manajemen akademik kampus berlogo Ulul Albab ini dalam mengelola ribuan partisipan dari berbagai latar belakang geografis.

Komitmen UIN Malang dalam Sertifikasi Guru Nasional

Kesuksesan penyelenggaraan UP UKMPPG di UIN Malang bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari perencanaan strategis yang matang.

Pada periode pertama tahun 2026 ini, tercatat sebanyak 7.998 guru peserta dari seluruh penjuru Indonesia, mulai dari ujung Aceh hingga pelosok Papua, mempercayakan proses sertifikasi mereka di bawah naungan TUK (Tempat Uji Kompetensi) Kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Banyaknya jumlah peserta ini menempatkan UIN Malang sebagai salah satu pusat ujian dengan beban kerja terbesar di tingkat nasional.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., menyatakan bahwa kesiapan ini mencerminkan dedikasi universitas dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik.

Ujian yang digelar pada 21-22 Februari 2026 tersebut dirancang untuk mengukur sejauh mana kesiapan guru dalam menghadapi kurikulum yang dinamis dan tantangan pendidikan di Era 5.0 yang berbasis teknologi tingkat tinggi.

Stabilitas Jaringan PTIPD: Kunci Kelancaran Ujian Berbasis CBT

Salah satu aspek krusial dalam ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) atau Computer Based Test (CBT) adalah keandalan teknologi informasi.

Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Malang menjadi garda terdepan yang memastikan tidak ada kendala teknis yang menghambat konsentrasi peserta.

Berdasarkan laporan teknis, tim PTIPD telah melakukan audit bandwidth secara menyeluruh jauh sebelum hari pelaksanaan. Hal ini dilakukan untuk mensimulasikan beban riil saat ribuan pengguna mengakses server secara bersamaan.

Selain peningkatan kapasitas bandwidth, UIN Malang juga menerapkan sistem redundancy atau jalur koneksi cadangan otomatis.

Teknologi ini memungkinkan sistem berpindah ke jalur internet alternatif secara instan jika terjadi gangguan pada provider utama, sehingga proses pengerjaan soal tetap berjalan tanpa terputus.

Pemantauan dilakukan selama 24 jam penuh oleh tim ahli IT untuk memastikan integritas data dan keamanan sistem dari potensi serangan siber atau gangguan teknis tak terduga.

Stabilitas jaringan yang mencapai 100% selama dua hari pelaksanaan ini mendapat apresiasi tinggi dari para peserta yang merasa tenang saat mengerjakan soal-soal pedagogik dan profesional.

Baca Juga : PMB 2026 UIN Malang Bidik Siswa SMA, Perluasan Jalur dan Sosialisasi Diperkuat

Pengawasan Objektif dan Pendekatan Humanis Prof. Walid

Aspek integritas menjadi pilar utama dalam pelaksanaan UKMPPG di UIN Malang. Untuk menjaga objektivitas, panitia melibatkan penyelia nasional dari perguruan tinggi mitra.

Kehadiran Prof. Dr. H. Jumarim, M.HI dari UIN Mataram sebagai penyelia memastikan bahwa standar operasional prosedur (SOP) dijalankan sesuai instruksi kementerian. Kolaborasi antar-LPTK ini memperkuat validitas hasil ujian dan menjaga marwah profesi guru.

Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., dalam arahannya menekankan pentingnya kejujuran di atas segalanya. Beliau menggarisbawahi bahwa guru adalah teladan moral, sehingga proses meraih sertifikasi harus dilandasi dengan etika yang kuat. Namun, pengawasan ketat di UIN Malang dilakukan dengan pendekatan yang humanis.

Para pengawas diinstruksikan untuk memberikan pelayanan yang ramah dan solutif, membantu peserta yang mengalami kebingungan teknis dengan tetap menjaga jarak sesuai aturan.

Atmosfer ujian yang kondusif ini sangat membantu peserta dalam mengelola stres, mengingat beban ujian yang menentukan karier profesional mereka.

Persiapan Logistik dan Pembekalan Pengawas di Regent’s Park

Sebelum hari pelaksanaan dimulai, rangkaian agenda pra-ujian telah disusun secara sistematis oleh panitia UIN Malang. Pada tanggal 9 Februari 2026, telah dilaksanakan pembekalan teknis bagi mahasiswa dan staf pendukung.

Puncaknya, pada 20 Februari 2026, seluruh panitia dan pengawas mengikuti koordinasi akhir di Regent’s Park Hotel Malang. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai alur pengawasan dan mitigasi risiko jika terjadi kendala di lapangan.

Persiapan yang matang ini membuktikan bahwa UIN Malang tidak hanya fokus pada aspek infrastruktur fisik, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia.

Dengan koordinasi yang solid antara pimpinan universitas, dekanat FITK, tim IT, dan tenaga kependidikan, tantangan mengelola hampir 8.000 peserta dapat teratasi dengan sangat baik.

Keberhasilan ini semakin mengukuhkan reputasi UIN Malang sebagai kampus digital yang unggul dan kompetitif di kancah nasional.

Referensi dan Sumber Terpercaya:

Untuk melihat transparansi dan detail visual pelaksanaan kegiatan ini, Anda dapat merujuk pada kanal informasi resmi berikut:

  1. Laman Resmi Berita UIN Malang: uin-malang.ac.id/news
  2. Kanal YouTube FITK UIN Malang Official: (Cari: Pelaksanaan UP UKMPPG UIN Malang 2026)
  3. Dokumentasi PTIPD UIN Malang: Terkait infrastruktur server nasional.

Baca Juga : PTPP Selesaikan Pembangunan UIN Malang Tahap II Senilai Rp674,66 Miliar

Author Image

Author

Fahrezi