Breaking

Update 2026: Daftar SPKLU di Malang Raya Kini Terbanyak se-Jawa Timur

Fahrezi

23 January 2026

Update 2026: Daftar SPKLU di Malang Raya Kini Terbanyak se-Jawa Timur
Update 2026: Daftar SPKLU di Malang Raya Kini Terbanyak se-Jawa Timur

Infomalangcom – Memasuki awal tahun 2026, wajah transportasi di Jawa Timur mengalami pergeseran besar menuju era elektrifikasi.

Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu—atau yang lebih dikenal sebagai Malang Raya—resmi mengukuhkan posisinya sebagai pionir ekosistem kendaraan listrik.

Berdasarkan data terbaru dari PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang, wilayah ini kini memiliki jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbanyak di seluruh Jawa Timur.

Penambahan infrastruktur pengisian daya yang masif ini bukan tanpa alasan. Sebagai pusat pariwisata nasional, Malang Raya dituntut untuk menyediakan fasilitas pendukung bagi wisatawan yang mulai beralih menggunakan mobil listrik (EV).

Kehadiran 56 unit SPKLU yang tersebar di berbagai titik strategis menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas ramah lingkungan tersebut.

Dominasi Malang Raya dalam Angka: 56 Unit SPKLU

Hingga Januari 2026, total SPKLU di Jawa Timur tercatat sebanyak 288 unit yang tersebar di 152 lokasi. Dari jumlah tersebut, Malang Raya menyumbang kontribusi terbesar dengan 56 unit operasional.

Angka ini melampaui kota besar lainnya di Jatim, termasuk Surabaya, dalam hal kepadatan titik pengisian daya di area metropolitan.

Fenomena ini juga didukung oleh tingginya angka transaksi harian. Rata-rata, terdapat sekitar 800 transaksi pengisian daya per hari di seluruh wilayah Malang Raya.

Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat lokal dan wisatawan terhadap penggunaan energi bersih sudah sangat tinggi.

Peresmian SPKLU Center di Jantung Kota Malang

Salah satu pencapaian terbaru adalah peresmian SPKLU Center yang berlokasi di Kantor PLN UP3 Malang, Jalan Jenderal Basuki Rahmat (Kawasan Kayutangan Heritage).

Fasilitas ini bukan sekadar tempat pengisian biasa, melainkan pusat layanan terintegrasi yang mampu melayani banyak kendaraan sekaligus.

SPKLU Center Malang memiliki spesifikasi yang sangat mumpuni:

  • Mesin Ultra Fast Charging: Tersedia 4 mesin berkapasitas 180 kW yang masing-masing dilengkapi dengan 4 nozzle (konektor).
  • Mesin Fast Charging: 1 mesin berkapasitas 60 kW dengan 3 nozzle.
  • Kapasitas Layanan: Dengan total 11 gun/nosel, pusat ini mampu melayani puluhan kendaraan per hari tanpa antrean panjang.

Lokasinya yang berada di koridor wisata Kayutangan Heritage memungkinkan wisatawan untuk mengisi daya kendaraan sembari menikmati suasana kota tua Malang, mencicipi kuliner, atau sekadar bersantai.

Baca Juga :

Insentif PPN Mobil Listrik di Kota Malang Berlaku Hingga Akhir Tahun

Daftar Titik Strategis SPKLU di Malang Raya

Bagi pengguna kendaraan listrik, berikut adalah beberapa titik kunci pengisian daya yang bisa diakses selama 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile:

  1. Kota Malang: SPKLU Center Basuki Rahmat (Kayutangan), Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang (Blimbing), dan PLN ULP Kebonagung.
  2. Kabupaten Malang: SPKLU Ombe Kofie Araya (Pakis), PLN ULP Singosari, dan beberapa titik di jalur menuju arah pantai selatan.
  3. Kota Batu: PLN ULP Batu dan beberapa hotel berbintang yang telah bekerja sama dalam penyediaan charging station bagi tamu.

Dukungan Green Tourism dan Keuntungan bagi Wisatawan

Manajer PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, menyatakan bahwa penguatan infrastruktur ini adalah komitmen nyata dalam mendukung Green Tourism.

Wisatawan dari Surabaya, Jakarta, atau Bali tidak perlu lagi merasa khawatir (range anxiety) saat memasuki wilayah Malang.

“Misalkan baterai sisa 20 persen saat masuk ke Malang, mereka bisa langsung melakukan pengisian daya dengan cepat di SPKLU Center atau titik terdekat lainnya,” ujar Agung dalam peresmian terbaru.

Selain itu, PLN juga memberikan stimulus berupa diskon pemasangan Home Charging hingga Juni 2026 bagi warga Malang yang ingin memiliki fasilitas pengisian pribadi di rumah.

Menuju Target Zero Emission 2045

Pertumbuhan SPKLU yang masif ini sejalan dengan target pemerintah pusat untuk mempercepat transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2045.

Tidak hanya mobil pribadi, Pemerintah Kota Malang juga mulai mengintegrasikan kendaraan listrik dalam moda transportasi publik dan layanan warga, seperti pembagian becak listrik bagi para pengemudi lokal di awal tahun ini.

Dengan tersedianya 56 unit SPKLU yang andal, Malang Raya kini bukan hanya sekadar destinasi wisata dingin dan asri, tetapi juga menjadi model kota cerdas (Smart City) berbasis energi terbarukan di Indonesia.

Baca Juga :

Insentif PPN Mobil Listrik di Kota Malang Berlaku Hingga Akhir Tahun

Author Image

Author

Fahrezi