Breaking

Wahyu-Ali Resmi Ditunjuk Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang

Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin secara resmi ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang terpilih untuk periode 2025-2030. Pengumuman ini dilakukan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Malang, Jawa Timur, pada Senin, 10 Februari 2025.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Wahyu-Ali. Ia berharap pemerintahan yang baru dapat segera berkolaborasi dengan DPRD untuk membangun Kota Malang menjadi lebih baik.

“Untuk catatan pasti banyak. Kami akan memberikan tongkat estafet dari apa yang sudah kami lakukan sebelumnya bersama Pj Wali Kota Malang,” ujar Amithya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, berharap pasangan ini dapat meneruskan dan membawa perubahan positif bagi Kota Malang. Ia juga menyoroti pentingnya melanjutkan 11 program prioritas yang telah dicanangkan selama masa kepemimpinannya.

Baca Juga: Drs. R. Widjaja Saleh Putra Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang

“Program prioritas ini ada beberapa yang perlu mendapat perhatian lebih. Selain itu, penanganan banjir di sejumlah titik masih memerlukan sinergi antara legislatif dan eksekutif,” jelas Iwan.

Wahyu Hidayat mengonfirmasi bahwa ia dan Ali Muthohirin akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Jakarta. Setelah pelantikan, mereka dijadwalkan mengikuti retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Kota Magelang, Jawa Tengah, dari 21 hingga 28 Februari 2025.

“Iya, insyaallah tanggal 20 Februari pelantikan saya dengan Mas Ali di Jakarta. Lalu tanggal 21 akan ada retreat di Magelang. Namun, kepastian detailnya masih menunggu pengumuman dari Menteri Dalam Negeri,” kata Wahyu.

Retreat ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada kepala daerah terpilih. Wahyu menyatakan bahwa dirinya telah menyiapkan berbagai perlengkapan, termasuk pakaian olahraga, dinas lapangan, seragam putih-hitam, serta obat-obatan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan seminggu sebelum acara untuk memastikan kesiapan selama satu pekan di lokasi retreat.

Dengan kepemimpinan baru ini, masyarakat Malang berharap adanya peningkatan layanan publik serta penyelesaian berbagai tantangan kota, terutama dalam bidang infrastruktur dan tata kelola pemerintahan.

Baca Juga: Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Malang