Breaking

China Pesta Gol ke Gawang Indonesia U17, Skor 0-7 Picu Kritik dan Ejekan dari Media Negeri Tirai Bambu

Muhamad Dzaki

11 February 2026

China pesta gol ke indonesia
China Pesta Gol ke Gawang Indonesia U17, Skor 0-7 Picu Kritik dan Ejekan dari Media Negeri Tirai Bambu

infomalangcom – Timnas Indonesia U17 menelan kekalahan telak dengan skor 0-7 saat melawan China U17 dalam pertandingan uji coba internasional yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu, 8 Februari 2026. Kekalahan ini menjadi sorotan tajam karena Indonesia tidak mampu membendung serangan China yang mendominasi sepanjang pertandingan.

China unggul cepat sejak babak pertama dan mencetak empat gol sebelum jeda, lalu menambah tiga gol lagi di babak kedua untuk memastikan kemenangan besar tanpa balas.

Banyak pihak menilai hasil ini jauh dari harapan karena Indonesia menunjukkan performa yang kurang tenang dan efektif saat menguasai bola, serta kesulitan membangun serangan yang berarti sepanjang 90 menit laga berlangsung.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama dimulai dengan tekanan kuat dari tim China. Pada menit ke-16, Zhao Songyuan membuka keunggulan lewat sundulan yang mengoyak pertahanan Indonesia.

Beberapa menit kemudian, Wang Heyi memperbesar skor menjadi 2-0, sebelum Songyuan mencetak gol keduanya dan diikuti oleh gol dari Shuai Weihao pada menit ke-44, yang membuat China memimpin 4-0 di akhir babak pertama.

Di babak kedua, China kembali menggempur pertahanan Indonesia dan memperlebar keunggulan melalui gol kedua Shuai Weihao pada menit ke-53.

Zhang Bolin menambah keunggulan China menjadi 6-0 pada menit ke-74, kemudian Ailikamu Yilihong mencetak gol terakhir pada masa tambahan waktu, sehingga skor akhir menjadi 7-0 untuk keunggulan China.

Baca Juga : Tentang Olahraga dan Perannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Reaksi Pelatih Indonesia

Pelatih Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto, memberikan penilaian usai laga bahwa hasil pertandingan jauh dari ekspektasi tim.

Ia mengakui bahwa apa yang dipersiapkan tidak berjalan sesuai rencana dan performa tim secara keseluruhan masih belum mencapai level yang diharapkan, meskipun para pemain telah berjuang maksimal selama pertandingan.

Nova juga menyatakan bahwa ini merupakan pertandingan internasional pertama skuad baru Indonesia dan perbedaan intensitas permainan menjadi faktor besar kekalahan tersebut.

Nova menyebut kekalahan ini sebagai bahan evaluasi penting yang harus dipelajari oleh seluruh pemain dan staf pelatih, terutama dalam menghadapi ajang penting seperti Piala AFF U16 2026 pada Maret dan Piala Asia U17 2026 yang digelar pada Mei mendatang.

Reaksi Media China

Media China turut menyoroti kemenangan besar timnya atas Indonesia U17. Beberapa media seperti Sohu menggambarkan kemenangan China sebagai hasil dari kemampuan menyerang yang mengesankan dan konsistensi tim selama laga.

Media Negeri Tirai Bambu juga menulis bahwa meski Indonesia kalah telak, tim Garuda Muda tetap dianggap sebagai lawan yang tangguh karena pernah mencapai perempat final Piala Asia U17 sebelumnya, khususnya saat mengalahkan Korea Selatan di fase grup.

Sejumlah portal olahraga China bahkan menyebutkan komentar-komentar yang bernada komentar ringan hingga ejekan, meliputi ucapan bahwa permainan Indonesia terlihat seperti menghadapi lawan yang tidak seimbang secara taktikal dan teknik, serta menyindir beberapa momen emosional pemain Indonesia usai kekalahan telak tersebut.

Evaluasi Teknis dan Kekurangan Tim

Usai kekalahan telak ini, pengamat sepak bola dari luar negeri turut memberikan analisis tentang kelemahan Indonesia U17.

Salah satu pengamat asal Malaysia menyatakan bahwa aspek teknik dasar, penguasaan bola, serta koordinasi lini tengah dan pertahanan menjadi faktor utama yang menyebabkan Indonesia mudah dibobol tim China.

Ia menyarankan bahwa fokus pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia harus lebih menekankan pada pengembangan kemampuan fundamental pemain untuk bisa bersaing di level internasional.

Selain itu, kekalahan ini juga menarik sorotan karena pertandingan ini merupakan bagian dari persiapan Indonesia menjelang turnamen besar.

Banyak pihak berharap evaluasi menyeluruh mesti dilakukan termasuk peningkatan taktik, mental pemain, serta bentuk kerja sama antarlini agar skuad dapat lebih siap menghadapi kompetisi resmi berikutnya.

Respon PSSI

PSSI dalam pernyataannya menanggapi kekalahan ini dengan menilai hasil tersebut sebagai bagian dari proses panjang pembentukan tim.

Menurut pernyataan anggota Exco PSSI, kekalahan 0-7 dari China belum menggambarkan level sesungguhnya dari Garuda Muda karena tim baru berkumpul dan beberapa pemain kunci belum tampil.

PSSI juga menyatakan optimisme bahwa evaluasi akan membantu meningkatkan performa tim di laga internasional berikutnya.

Selain itu, PSSI membuka opsi memperkuat skuad dengan tambahan pemain, termasuk pemain diaspora, untuk meningkatkan daya saing tim Indonesia U17 sebelum menghadapi Piala Dunia U17.

Langkah ini dianggap sebagai bentuk adaptasi terhadap tantangan besar di kompetisi internasional mendatang.

Dampak dan Harapan ke Depan

Meski kekalahan telak ini menjadi berita utama, pengalaman tersebut dipandang sebagai pelajaran penting bagi seluruh pemain Timnas U17 Indonesia.

Banyak pelatih dan analis sepak bola lokal menilai bahwa pertandingan uji coba seperti ini memberi gambaran nyata tentang level persaingan di kancah internasional, serta memberikan kesempatan evaluasi terhadap aspek teknis dan mental pemain.

Ke depan, fokus besar akan ditempatkan pada latihan yang lebih intensif, perbaikan strategi permainan, serta peningkatan kualitas pembinaan usia muda.

Evaluasi menyeluruh yang dilakukan pelatih serta pihak federasi diharapkan dapat membuat skuad Indonesia U17 tampil lebih kompetitif di turnamen resmi seperti Piala AFF U16 dan Piala Asia U17 2026.

Secara keseluruhan, hasil kekalahan 0-7 dari China U17 memang mengecewakan, namun reaksi media asing dan respon internal menunjukkan bahwa pengalaman ini menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia untuk terus memperbaiki diri dalam jangka panjang.

Baca Juga : Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Fisik dan Mental di Era Modern

Author Image