Breaking

Pemkot Malang Atur Zona Parkir Kegiatan Harlah NU

Pemkot Malang Atur Zona Parkir Kegiatan Harlah NU
Kota Malang bersiap menyambut ratusan ribu jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur dalam rangkaian Puncak Peringatan 1 Abad Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU).

infomalangcom – Kota Malang bersiap menyambut ratusan ribu jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur dalam rangkaian Puncak Peringatan 1 Abad Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU).

Menjelang puncak acara Mujahadah Kubro, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Dinas Perhubungan menyiapkan skema pengaturan lalu lintas dan zona parkir secara terperinci agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta maupun masyarakat umum.

Puncak acara Mujahadah Kubro digelar pada Sabtu hingga Minggu, 7 sampai 8 Februari 2026, bertempat di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Harlah 1 Abad NU Jawa Timur yang diperkirakan dihadiri puluhan ribu jemaah dari berbagai kabupaten dan kota.

Skema Zona Parkir dan Titik Transit Peserta Harlah NU

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa skema pengaturan alur kedatangan hingga kepulangan jemaah telah dibahas secara matang bersama berbagai unsur terkait sebelum ditetapkan menjadi final.

“Rapat secara intens terus kami lakukan bersama berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, hingga organisasi kemasyarakatan keagamaan seperti Banser. Ini untuk memastikan alur lengkap bagi para jemaah, dari kedatangan sampai kepulangan,” ujar Widjaja.

Dari hasil koordinasi tersebut, Dinas Perhubungan menetapkan sebanyak 31 titik parkir yang tersebar di berbagai lokasi, mulai dari lapangan terbuka, kawasan kampus, gedung pemerintahan, hingga badan jalan yang dikendalikan petugas.

Titik parkir berkapasitas besar antara lain berada di Lapangan Rampal, Ki Angmor, Lapangan Buring, GOR Ken Arok, serta kawasan Arhanud dan Dodikjur. Pengaturan ini dirancang khusus untuk menampung kendaraan besar seperti bus dan minibus yang membutuhkan lahan parkir luas.

Pembagian zona parkir dan transit disesuaikan dengan asal daerah jemaah. Rombongan dari wilayah Surabaya, Gresik, Lamongan, hingga Madiun diarahkan menuju drop zone di kawasan Jalan Simpang Ijen, Jalan Surabaya, dan Jalan Semarang, dengan titik transit di Politeknik Kesehatan Malang, Kantor Kecamatan Klojen, serta Lapangan Rektorat Universitas Negeri Malang.

Baca Juga: Dispensasi Nikah Didominasi Lulusan SMP, Rendra Berpendapat Menikah Bukan Hanya Soal Menghindari Zina

Sementara jemaah dari wilayah Madura diarahkan ke drop zone di Jalan Veteran, dengan parkir bus terpusat di kawasan Ki Angmor, Lapangan Rampal, dan Universitas Islam Negeri Malang.

Bagi jemaah dari Kota Malang dan sekitarnya, drop zone berada di Jalan Besar Ijen serta Jalan Merdeka Barat dan Selatan, dengan jarak tempuh menuju Stadion Gajayana berkisar 450 hingga 700 meter.

Parkir khusus sepeda motor juga disediakan di area bertingkat Stadion Gajayana dengan kapasitas sekitar 700 unit, ditambah sejumlah kantong parkir cadangan untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Widjaja menambahkan, seluruh titik parkir tersebut telah dipetakan secara khusus agar distribusi kendaraan tidak menumpuk di satu lokasi saja.

Selain itu, alur pergerakan jemaah dari drop zone menuju titik transit hingga lokasi acara juga diatur secara bertahap sesuai jadwal kedatangan masing-masing zona.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa kesiapan pengaturan lalu lintas menjadi salah satu fokus utama Pemkot Malang dalam menyambut kegiatan berskala besar ini. Menurutnya, seluruh perangkat daerah telah diinstruksikan untuk terlibat aktif sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Fokus utama kami adalah pada kesiapan pengamanan, kebersihan kota, pengaturan lalu lintas, layanan kesehatan, serta pelayanan publik bagi para jemaah yang hadir,” terang Wahyu.

Pemkot Malang mengimbau seluruh jemaah dan pengemudi kendaraan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, mengikuti jalur yang telah ditentukan, serta datang sesuai jadwal zona yang berlaku.

Dengan pengaturan alur kedatangan, transit, drop zone, dan parkir yang terstruktur ini, Pemkot Malang berharap pelaksanaan Mujahadah Kubro dalam rangkaian Harlah 1 Abad NU Jawa Timur dapat berjalan dengan lancar sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah yang hadir.

Rangkaian informasi yang terkait regulasi dan kebijakan resmi Pemerintah Kota Malang dapat diakses oleh publik melalui laman resmi JDIH Pemerintah Kota Malang yang menghimpun berbagai produk hukum daerah.

Baca Juga: Daftar 26 Skuad Timnas Indonesia Piala AFF 2026 Kenapa Justin Hubner Jadi Sorotan?

Author Image

Author

Bima Yoga