infomalangcom – Dedikasi dan kerja keras tenaga pendidik maupun kependidikan kembali mendapat pengakuan resmi di lingkungan Kementerian Agama Kota Malang.
MAN 2 Kota Malang kembali menunjukkan eksistensinya sebagai madrasah unggulan melalui capaian membanggakan, setelah dua pegawainya dinobatkan sebagai Pegawai Teladan Triwulan IV Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diraih oleh Dr. Gunawan, S.Ag., MA, Guru Ahli Muda Bidang Studi Bahasa Arab, serta Sugeng Winarto, S.Pd.I, yang menjabat sebagai Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang.
Penyerahan penghargaan berlangsung pada Senin (29/12/2025) bertempat di Kantor Kementerian Agama Kota Malang, dihadiri seluruh Kepala Seksi (Kasi) serta Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah setempat, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja pegawai berprestasi di lingkungan Kemenag.
Apresiasi dari Jajaran Kementerian Agama Kota Malang
Hj. Sukirman, S.Ag., M.Pd., Kepala Seksi Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Malang, yang bertindak sebagai pembina apel, menekankan pentingnya menjaga capaian prestasi sekaligus kepedulian terhadap kondisi sosial di sekitar lingkungan kerja.
“Saya mengapresiasi kinerja dan semangat ini agar tetap terjaga untuk tahun 2026 dan ke depannya. Selain itu penting bagi kita untuk menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana, serta penguatan wakaf dari pemerintah juga,” jelasnya.
Sementara itu, Nurul Istiqomah, M.Pd., Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kota Malang, yang menyerahkan langsung penghargaan tersebut, turut menyampaikan apresiasinya.
“Penghargaan pegawai teladan ini merupakan bentuk penghormatan atas kerja keras, integritas, dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para penerima. Prestasi ini terus menunjukkan konsistensi dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter yang tidak hanya membanggakan madrasah, tetapi juga Kementerian Agama Kota Malang secara keseluruhan,” tuturnya.
Ia menambahkan, pihaknya berharap semangat profesionalisme yang ditunjukkan kedua pegawai tersebut dapat menular kepada rekan kerja lainnya, sehingga budaya kerja yang positif terus terjaga dan meningkat dari waktu ke waktu.
Menanggapi penghargaan yang diterimanya, Dr. Gunawan mengungkapkan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa capaian ini bukan semata hasil kerja pribadi.
“Penghargaan ini saya terima dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab. Prestasi ini bukan semata hasil kerja pribadi, melainkan dukungan dari seluruh keluarga besar MAN 2 Kota Malang. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab. Guru harus terus belajar dan berinovasi agar mampu menjawab tantangan zaman,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Sugeng Winarto turut menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di lingkungan madrasah.
“Menjadi pegawai teladan adalah amanah yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Saya berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan administrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Sinergi antara pendidik dan tenaga kependidikan sangat penting dalam memajukan madrasah,” pungkasnya.
Penghargaan pegawai teladan ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol keberhasilan individu, tetapi juga cerminan budaya kerja positif yang terus dijaga di lingkungan madrasah. Dengan adanya bentuk apresiasi semacam ini, diharapkan tercipta iklim kerja yang kompetitif sekaligus kolaboratif di antara seluruh civitas akademika MAN 2 Kota Malang.
Capaian ini turut memperkuat citra positif madrasah, baik di tingkat kota maupun secara lebih luas, mengingat MAN 2 Kota Malang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik siswa, tetapi juga pada profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikannya. Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan dan program Kementerian Agama dapat diakses melalui laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pemberian penghargaan pegawai teladan secara berkala seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata dari sistem penilaian kinerja yang diterapkan di lingkungan Kementerian Agama, khususnya bagi satuan pendidikan madrasah.
Mekanisme apresiasi semacam ini dinilai penting untuk mendorong motivasi kerja pegawai secara berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada masyarakat.
Selain aspek akademik, penilaian pegawai teladan juga turut mempertimbangkan integritas, etos kerja, serta kontribusi nyata terhadap kemajuan lembaga tempat mereka mengabdi.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, MAN 2 Kota Malang berharap penghargaan pegawai teladan ini dapat menjadi inspirasi sekaligus pemantik semangat bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja, sehingga mampu melahirkan lebih banyak prestasi di berbagai bidang pada masa mendatang.
Baca Juga: SMK Turen Hadapi Kendala Ruang Kelas Rusak, Proses Belajar Berjalan dengan Penyesuaian














