Infomalangcom – Buka bersama atau bukber menjadi salah satu kegiatan yang banyak dilakukan masyarakat ketika bulan Ramadan.
Agenda tersebut biasanya mempertemukan teman, keluarga, rekan kerja, komunitas, hingga berbagai kelompok masyarakat dalam satu kesempatan.
Meski identik dengan makanan dan waktu berbuka puasa, bukber sebenarnya memiliki makna yang lebih luas karena dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi.
Kegiatan buka bersama juga masih banyak dilakukan di berbagai lingkungan. Di Kota Malang, misalnya, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar buka bersama dengan sejumlah awak media pada Maret 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda berbuka puasa, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan kemitraan sekaligus menjadi ruang diskusi mengenai kerja sama yang telah terjalin.
Bukber Menjadi Momentum Mempererat Silaturahmi
Kesibukan sehari-hari terkadang membuat seseorang jarang bertemu dengan teman, keluarga, atau rekan kerja. Ramadan dapat menjadi kesempatan untuk kembali meluangkan waktu dan berkumpul melalui kegiatan buka bersama.
Pertemuan sederhana saat menjelang waktu berbuka dapat menjadi kesempatan untuk saling bertukar cerita. Orang yang sebelumnya hanya berkomunikasi melalui pesan singkat atau media sosial dapat kembali berbicara secara langsung.
Kebersamaan seperti ini memiliki nilai sosial karena hubungan tidak hanya dipertahankan melalui komunikasi digital.
Pertemuan secara langsung memberikan kesempatan bagi seseorang untuk lebih memahami kondisi orang lain, mendengarkan cerita, dan menjaga kedekatan.
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang: https://uin-malang.ac.id/r/260301/uin-malang-pererat-sinergi-dengan-media-lewat-buka-bersama-ramadan.html
Bukber Bisa Membuka Relasi Baru
Buka bersama tidak harus dilakukan hanya dengan kelompok pertemanan yang sudah saling mengenal. Kegiatan tersebut juga dapat mempertemukan orang-orang dari latar belakang berbeda.
Acara yang melibatkan komunitas, organisasi, kampus, atau lingkungan pekerjaan dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan diri dan membangun hubungan baru.
Percakapan yang awalnya sederhana mengenai pekerjaan, pendidikan, atau kegiatan Ramadan dapat berkembang menjadi hubungan yang lebih luas.
Hal tersebut terlihat dalam berbagai kegiatan buka bersama yang melibatkan lintas komunitas. Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang, misalnya, menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka bersama lintas komunitas pada Ramadan 2026 dengan melibatkan sejumlah elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai kelompok dalam suasana kebersamaan dan kepedulian sosial.
Membangun Komunikasi yang Lebih Dekat
Relasi yang baik membutuhkan komunikasi. Bukber dapat menjadi salah satu kesempatan untuk membangun komunikasi secara lebih santai tanpa suasana yang terlalu formal.
Dalam lingkungan pekerjaan, misalnya, hubungan antara rekan kerja tidak selalu harus dibangun melalui rapat atau kegiatan resmi.
Momen makan bersama dapat membuat komunikasi menjadi lebih cair. Seseorang juga dapat lebih mengenal karakter dan kebiasaan rekan kerja di luar situasi profesional.
Hal yang sama berlaku dalam lingkungan pendidikan. Bukber bersama teman sekolah atau mahasiswa dapat menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarteman sekaligus menciptakan kenangan bersama selama Ramadan.
Bukber Tidak Harus Selalu Mewah
Nilai utama buka bersama sebenarnya bukan terletak pada mahalnya makanan atau tempat yang digunakan. Bukber dapat dilakukan secara sederhana sesuai kemampuan peserta.
Kegiatan berbuka bersama di rumah, masjid, kampus, kantor, maupun tempat makan sederhana tetap dapat memberikan manfaat selama ada kesempatan untuk berkumpul dan menjalin komunikasi.
Karena itu, penyelenggara sebaiknya mempertimbangkan kondisi seluruh peserta ketika menentukan tempat dan konsep acara.
Pilihan tempat makan di Malang sendiri cukup beragam, mulai dari warung sederhana hingga restoran dan hotel. Media lokal juga mencatat bahwa bukber di Kota Malang menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan masyarakat untuk berkumpul bersama teman, keluarga, maupun rekan kerja.
Manfaatkan Bukber untuk Kegiatan Positif
Buka bersama dapat dibuat lebih bermakna dengan menambahkan kegiatan positif. Selain makan dan berbincang, peserta dapat mengisinya dengan berbagi takjil, memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, atau melakukan kegiatan sosial lainnya.
Contoh kegiatan tersebut pernah dilakukan UMM melalui Bukber Jalanan yang melibatkan seniman jalanan dan pengguna jalan.
Selain berbuka bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembagian takjil dan makanan kepada masyarakat.
Konsep seperti itu menunjukkan bahwa Ramadan dapat menjadi momentum untuk memperluas manfaat kebersamaan.
Bukber tidak berhenti pada hubungan antarorang yang hadir, tetapi juga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar.
baca juga: Polresta Malang Kota Perkuat Pelayanan Profesional untuk Masyarakat
Jaga Bukber Tetap Sederhana dan Bermakna
Meski memiliki banyak manfaat, kegiatan buka bersama tetap perlu direncanakan dengan baik. Jadwal sebaiknya disesuaikan dengan waktu ibadah dan kondisi peserta.
Pemilihan lokasi juga perlu mempertimbangkan akses, kapasitas, serta kenyamanan.
Yang tidak kalah penting, bukber sebaiknya tidak menjadi ajang memaksakan pengeluaran. Setiap orang memiliki kondisi ekonomi yang berbeda sehingga konsep kegiatan sebaiknya dibuat sesuai kemampuan bersama.
Pada akhirnya, buka bersama bukan hanya tentang makanan yang tersaji di meja. Lebih dari itu, bukber dapat menjadi ruang untuk bertemu kembali, mempererat silaturahmi, membangun relasi, dan menciptakan kepedulian sosial.
Ramadan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat hubungan dengan orang-orang di sekitar melalui kegiatan yang sederhana tetapi memiliki nilai kebersamaan.
Dengan demikian, bukber dapat menjadi kegiatan yang lebih bermakna apabila diisi dengan komunikasi yang baik, kepedulian, dan kesempatan untuk saling mengenal.
Makan bersama hanyalah bagian dari kegiatan, sementara hubungan yang terjalin dan kenangan yang tercipta dapat menjadi manfaat yang lebih berharga.
baca juga: Musorkablub KONI Kabupaten Malang Berlangsung Sengit, Darmadi Terpilih













