Infomalangcom – Menjelang waktu berbuka, kawasan Soekarno-Hatta kembali menjadi salah satu titik yang ramai untuk berburu makanan Ramadan.
Pasar Takjil Suhat yang berada di kawasan Taman Krida Budaya Jawa Timur menawarkan berbagai pilihan hidangan bagi warga yang ingin menyiapkan menu berbuka.
Bagi warga yang ingin ngabuburit sambil mencari hidangan, kawasan ini menawarkan pengalaman belanja yang praktis karena pilihan terkumpul dalam satu area.
Namun, ramainya pengunjung juga menuntut kesadaran bersama. Pedagang perlu menjaga lapak dan makanan, sedangkan pembeli sebaiknya tertib, tidak menghalangi akses pejalan kaki, serta membawa barang belanja aman.
Kebiasaan sederhana tersebut membantu menjaga suasana pasar nyaman.
Pasar Takjil Suhat Malang Ramai Diburu Warga
Pasar Takjil Suhat berada di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang.
Lokasi ini telah dikenal sebagai salah satu tempat masyarakat mencari takjil ketika Ramadan.
Laporan DetikJatim mencatat kawasan tersebut ramai didatangi masyarakat pada sore hari menjelang berbuka, dengan deretan lapak yang menawarkan makanan dan minuman.
Pada Ramadan 2026, Pemerintah Kota Malang juga meninjau kawasan TKBJ sebagai lokasi pasar penganan dan minuman berbuka.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib, tertata, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.
Beragam Kuliner Ramadan Ditawarkan Pedagang
Daya tarik utama pasar takjil terletak pada pilihan makanan yang beragam. Pengunjung dapat menemukan makanan ringan, minuman segar, jajanan, hingga menu yang dapat menjadi pelengkap makan malam.
Banyaknya pilihan membuat aktivitas berburu takjil tidak sekadar memenuhi kebutuhan berbuka, tetapi juga menjadi bagian dari suasana Ramadan di Kota Malang.
Keragaman dagangan memberikan kesempatan kepada pembeli untuk menentukan menu berdasarkan selera dan kebutuhan.
Pengunjung juga dapat membandingkan pilihan dari sejumlah lapak sebelum membeli.
Harga Takjil Menjadi Daya Tarik Pengunjung
Pasar takjil dikenal sebagai tempat yang menyediakan pilihan makanan dengan harga yang relatif terjangkau.
DetikJatim sebelumnya mencatat Pasar Takjil Suhat menawarkan beragam menu dan harga yang tidak terlalu membebani pembeli.
Kondisi tersebut membuat kawasan ini menarik bagi masyarakat, termasuk mahasiswa yang mencari makanan berbuka dengan anggaran terbatas.
Meski demikian, pembeli tetap perlu menyesuaikan jumlah makanan dengan kebutuhan.
Membeli secara bijak membantu mengurangi makanan yang tidak habis setelah waktu berbuka.
Pedagang Takjil Manfaatkan Momentum Ramadan
Bagi pedagang, Ramadan menjadi momentum untuk menawarkan produk kepada konsumen dalam jumlah lebih luas.
Kehadiran pasar takjil menyediakan ruang bagi pelaku usaha kuliner untuk berjualan secara terpusat.
Pemerintah Kota Malang pada Ramadan 2026 menyiapkan lokasi terpusat bagi pedagang di kawasan TKBJ.
Pemerintah menyebut pengelompokan tersebut membantu pengawasan, termasuk terhadap kualitas dan keamanan pangan.
Penataan juga membuat aktivitas perdagangan lebih mudah diatur.
baca juga : Kuasa Hukum Yai Mim Mundur Usai Merasa Tersinggung dengan Pernyataan Klien
Aktivitas Pengunjung Ramai Menjelang Berbuka
Keramaian pasar takjil biasanya meningkat pada sore hari ketika masyarakat mulai mencari makanan untuk berbuka.
Kondisi tersebut membuat pengunjung perlu memperhatikan situasi sekitar, terutama saat berjalan, membeli makanan, dan membawa kendaraan.
Pemkot Malang mengingatkan agar aktivitas jual beli tidak menggunakan trotoar.
Menurut pemerintah, penggunaan trotoar untuk berjualan dapat mengganggu pejalan kaki dan berpotensi memicu kemacetan ketika pembeli berhenti di badan jalan.
Pemkot Malang Perhatikan Penataan Pasar Takjil
Pemkot Malang menerbitkan Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2026 tentang pelaksanaan kegiatan selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam aturan tersebut, penyelenggara pasar takjil diwajibkan menyediakan tempat sampah, area parkir, serta mekanisme pengaturan lalu lintas.
Penjual juga diwajibkan memperhatikan keamanan pangan. Pemerintah menilai lokasi yang terkoordinasi lebih mudah diawasi sehingga kualitas makanan dapat dikontrol dengan lebih baik.
Ketentuan tersebut penting karena pasar takjil melibatkan banyak pedagang dan pembeli dalam waktu yang relatif bersamaan.
Pasar Takjil Suhat Dorong Aktivitas Ekonomi Lokal
Ramainya pasar takjil memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Pedagang dapat memperkenalkan makanan kepada konsumen yang datang dari berbagai kawasan.
Sementara itu, pembeli memperoleh lebih banyak pilihan kuliner dalam satu lokasi.
Keberadaan pasar Ramadan juga memperlihatkan hubungan antara kebutuhan masyarakat dan peluang usaha musiman.
Bagi pelaku usaha kecil, momentum seperti ini dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan produk sekaligus membangun pelanggan.
Tips Berburu Takjil di Pasar Suhat
Pengunjung sebaiknya datang dengan mempertimbangkan waktu agar tidak terburu-buru menjelang berbuka. Periksa kebersihan makanan, kondisi kemasan, serta tempat penyajiannya sebelum membeli.
Pilih makanan yang terlindung dari debu dan sumber kontaminasi.
Bagi pengendara, gunakan area parkir yang disediakan dan jangan berhenti sembarangan di badan jalan. Pengunjung juga perlu mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan lalu lintas.
Dengan menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan, aktivitas berburu takjil di Suhat dapat berlangsung nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.
baca juga : Jalur Wisata Bromo via Malang Tertutup Longsor, Petugas Bergerak Lakukan Pembersihan













