infomalangcom – Prosesi wisuda tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi titik awal bagi lulusan untuk memasuki dunia profesional.
STIE Malangkuçeçwara atau ABM Malang pernah mencatat kabar menarik dalam pelaksanaan wisudanya, ketika sekitar 13 persen wisudawan disebut telah terserap dunia kerja.
Informasi tersebut disampaikan dalam pemberitaan mengenai wisuda STIE Malangkuçeçwara pada Maret 2023.
Pelaksanaan Wisuda STIE Malangkuçeçwara
STIE Malangkuçeçwara menggelar prosesi wisuda sebagai bagian dari agenda akademik untuk melepas mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan.
Baca Juga : CommuniAction Malang Tegaskan Pentingnya Perlindungan Anak di Ruang Digital
Dalam pemberitaan Tugu Malang, prosesi tersebut berlangsung pada 18 Maret 2023 dan diikuti ratusan mahasiswa.
Kegiatan wisuda menjadi momentum bagi civitas akademika untuk memberikan apresiasi kepada lulusan sekaligus mengantarkan mereka menuju tahap berikutnya setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Informasi mengenai kegiatan tersebut juga tercatat dalam laman resmi STIE Malangkuçeçwara.
Kampus ini memiliki program pendidikan yang berkaitan dengan bidang ekonomi dan bisnis, serta menyediakan layanan pengembangan karier bagi mahasiswa dan alumni melalui Career Development Center.
13 Persen Wisudawan Sudah Terserap Kerja
Angka serapan lulusan menjadi salah satu informasi yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut.
Ketua Pelaksana Panitia Wisuda STIE Malangkuçeçwara, Dr Setiyawan MSi, menyampaikan bahwa sekitar 13 persen wisudawan telah terserap di dunia kerja.
Sebagian lulusan bahkan disebut telah memperoleh kesempatan bekerja di luar negeri.
Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian wisudawan sudah memiliki aktivitas profesional ketika momentum kelulusan berlangsung.
Namun, angka 13 persen tidak dapat digunakan untuk menggambarkan seluruh lulusan STIE Malangkuçeçwara secara umum karena informasi tersebut berkaitan dengan wisuda yang diberitakan pada 2023.
Selain bekerja pada perusahaan atau institusi, terdapat pula lulusan yang memilih jalur kewirausahaan.
Dalam pemberitaan Tugu Malang, sekitar 25 persen wisudawan disebut bekerja secara mandiri atau menjadi entrepreneur.
Angka tersebut memberikan gambaran bahwa jalur setelah kuliah tidak hanya terbatas pada pekerjaan formal.
Kesiapan Lulusan Menghadapi Dunia Kerja
Menurut keterangan panitia wisuda yang dikutip Tugu Malang, STIE Malangkuçeçwara memberikan pembekalan yang berkaitan dengan dunia usaha.
Materi pendidikan tidak hanya diarahkan pada penguasaan manajemen keuangan, tetapi juga mencakup aspek pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, dan manajemen risiko.
Pembekalan tersebut relevan dengan kebutuhan lulusan ketika memasuki lingkungan profesional.
Dunia kerja membutuhkan kemampuan untuk memahami persoalan bisnis secara menyeluruh, berkomunikasi dengan baik, bekerja bersama tim, serta mengambil keputusan berdasarkan kondisi yang dihadapi.
Kesiapan tersebut juga terlihat dari perhatian kampus terhadap pengalaman mahasiswa di luar ruang kelas.
Pada 2025, STIE Malangkuçeçwara memberangkatkan 54 mahasiswa untuk mengikuti program magang MBKM di 19 perusahaan, termasuk perusahaan BUMN, perbankan, dan OJK.
Program seperti ini menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan mahasiswa pada situasi kerja secara langsung.
Pilihan Karier Tidak Hanya Menjadi Karyawan
Penyerapan lulusan ke dunia kerja dapat dilihat dari berbagai jalur.
Bekerja di perusahaan merupakan salah satu pilihan, tetapi kewirausahaan juga menjadi alternatif bagi lulusan perguruan tinggi.
Keterangan mengenai sekitar 25 persen wisudawan yang bekerja mandiri menunjukkan adanya perhatian terhadap pengembangan kemampuan membangun usaha.
Bagi lulusan bidang ekonomi dan bisnis, kemampuan tersebut dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha sendiri, mengelola bisnis keluarga, maupun menciptakan peluang usaha baru.
Karena itu, keberhasilan lulusan tidak semata-mata diukur dari seberapa cepat mendapatkan pekerjaan, tetapi juga dari kemampuan menerapkan kompetensi yang diperoleh selama kuliah.
Peran Kampus dalam Pengembangan Karier Alumni
STIE Malangkuçeçwara memiliki Career Development Center yang tercantum dalam struktur layanan kampus.
Kehadiran pusat pengembangan karier dapat menjadi penghubung antara mahasiswa, alumni, dan kebutuhan dunia kerja.
Layanan semacam ini penting untuk membantu mahasiswa mengenali peluang karier sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen.
Catatan Penting tentang Data Serapan
Angka 13 persen dalam artikel ini merujuk pada pernyataan Ketua Pelaksana Panitia Wisuda yang diberitakan Tugu Malang pada 18 Maret 2023.
Karena data tersebut berasal dari periode wisuda tertentu, angka itu tidak semestinya dianggap sebagai data terbaru atau angka serapan seluruh alumni STIE Malangkuçeçwara pada 2026.
Pembaca perlu membedakan antara data serapan pada satu momentum wisuda dan hasil tracer study alumni dalam periode tertentu.
Perbedaan waktu, jumlah responden, serta metode pengumpulan data dapat menghasilkan angka yang berbeda.
Penyajian konteks tersebut penting agar informasi mengenai lulusan tetap akurat dan tidak menimbulkan kesimpulan yang berlebihan.
Sumber data artikel ini berasal dari pemberitaan Tugu Malang mengenai wisuda STIE Malangkuçeçwara pada 18 Maret 2023 dan laman resmi STIE Malangkuçeçwara.
Baca Juga : MIN 2 Kota Malang Jadi Laboratorium Pembelajaran, Dorong Siswa Belajar Lebih Kreatif
Keduanya digunakan untuk memastikan informasi mengenai kegiatan wisuda, serapan kerja, program pengembangan karier, serta kegiatan kampus disampaikan berdasarkan sumber yang dapat ditelusuri.
Sumber data:














