Infomalangcom – Tribun timur GOR Ken Arok, Malang, berubah menjadi panggung pertunjukan saat ratusan suporter MAN 2 Kota Malang, Magmatroopers, menghadirkan koreografi bertema Kraken pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South, Rabu (19/8).
Bukan sekadar memberikan dukungan lewat chant, Magmatroopers membawa cerita berseri yang membuat atmosfer pertandingan semakin hidup.
Dukungan tersebut turut mengiringi kemenangan tim basket MAN 2 Kota Malang atas SMA Santa Maria Malang dengan skor 37-14.
Di sepanjang pertandingan, Magmatroopers menampilkan sekitar 10 koreografi dengan salah satu sajian utama berupa koreografi 4D berbentuk Kraken.
Kehadiran Kraken bukanlah konsep yang berdiri sendiri.
Karakter tersebut menjadi bagian dari rangkaian cerita yang sudah dipersiapkan Magmatroopers sejak awal kompetisi.
Mereka memilih tema Pirates of the Caribbean sebagai benang merah koreografi berseri musim ini.
Dari Jack Sparrow hingga Kraken
Ketua 1 Magmatroopers sekaligus capo, Abdul Wahab Iqdam Thalib, menjelaskan bahwa cerita yang mereka tampilkan pada pertandingan kedua merupakan kelanjutan dari konsep pada laga sebelumnya.
Pada pertandingan pertama, Magmatroopers memperkenalkan sosok Jack Sparrow melalui narasi “Magma Like the Abyss”.
Memasuki pertandingan kedua, cerita tersebut berlanjut dengan kemunculan Kraken sebagai karakter utama.
Konsep berseri tersebut membuat setiap pertandingan memiliki bagian cerita masing-masing.
Para suporter tidak hanya mempersiapkan koreografi sebagai hiburan visual, tetapi juga membangun alur yang dapat terus berkembang seiring perjalanan MAN 2 Kota Malang di kompetisi.
Persiapan untuk koreografi tersebut bahkan sudah dilakukan sejak Desember 2025.
Waktu yang panjang diperlukan untuk merancang konsep, membuat properti, hingga menyesuaikan seluruh kebutuhan pertunjukan.
Namun, proses persiapan tidak berjalan tanpa hambatan.
Perpindahan lokasi pertandingan dari GOR Bimasakti ke GOR Ken Arok membuat Magmatroopers harus melakukan penyesuaian terhadap ukuran dan properti yang digunakan.
Perubahan venue menjadi tantangan tersendiri karena koreografi yang sebelumnya dipersiapkan harus disesuaikan dengan kondisi tribun GOR Ken Arok.
Meski demikian, Magmatroopers tetap mampu menghadirkan konsep Kraken sesuai rencana.
Kejutan mereka juga belum berhenti di pertandingan kedua.
Abdul menyebut masih ada konsep utama yang disiapkan untuk laga berikutnya.
Pertandingan ketiga bahkan diproyeksikan menjadi salah satu puncak dari rangkaian cerita yang telah mereka bangun.
Jika MAN 2 Kota Malang berhasil melanjutkan perjalanan hingga babak playoff, Magmatroopers juga masih memiliki sejumlah koreografi lain yang siap ditampilkan.
Di balik kemeriahan tribun, tantangan Magmatroopers bukan hanya soal membuat koreografi.
Mereka juga harus membangun antusiasme siswa agar bersedia datang langsung ke arena dan memberikan dukungan kepada tim basket sekolah.
Untuk mengajak lebih banyak siswa hadir, Magmatroopers menggunakan berbagai cara.
Mereka tidak hanya mengandalkan ajakan melalui komunikasi internal, tetapi juga memberikan apresiasi sederhana bagi siswa yang datang mendukung.
Saat melakukan promosi tiket, mereka membagikan makanan ringan dan susu secara gratis kepada calon suporter.
Cara tersebut menjadi bentuk penghargaan kepada siswa yang meluangkan waktu dan tenaga untuk memenuhi tribun.
Nama Magmatroopers sendiri memiliki filosofi yang berkaitan dengan magma atau lahar panas yang terus menyala.
Semangat tersebut menjadi gambaran energi yang ingin mereka hadirkan selama mendukung tim basket MAN 2 Kota Malang.
Semangat itu pula yang membuat para pengurus rela menghabiskan waktu hingga larut malam untuk menyelesaikan berbagai properti koreografi.
Bagi Abdul yang kini berada di tahun terakhir sekolah, perjalanan bersama Magmatroopers menjadi pengalaman yang ingin ia tinggalkan sebagai bagian dari sejarah sekolah.
Salah satu target yang ingin dicapai adalah membawa Magmatroopers meraih gelar Best Supporter.
Namun, target tersebut berjalan beriringan dengan harapan agar tim basket MAN 2 Kota Malang mampu melangkah sejauh mungkin.
Abdul berharap perjuangan tersebut dapat membawa MAN 2 Kota Malang hingga final.
Jika target itu tercapai, seluruh elemen sekolah memiliki kesempatan untuk merasakan atmosfer pertandingan di DBL Arena Surabaya.
Bagi Magmatroopers, perjalanan musim ini bukan hanya tentang seberapa meriah tribun ketika pertandingan berlangsung.
Setiap koreografi menjadi cara untuk menciptakan kenangan, mempererat kebersamaan, sekaligus meninggalkan cerita bagi generasi berikutnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan berlangsung di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia.
Kompetisi ini juga menjadi ajang pencarian student-athlete terbaik dari berbagai daerah untuk mendapatkan kesempatan mengikuti DBL Camp dan memperebutkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star.
Selain kompetisi basket, musim ini turut menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100% Indonesia”.
Seluruh pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play.
Khusus laga final, penonton juga dapat menyaksikannya melalui YouTube Good Day ID.
Baca juga: Dari Panggung Paduan Suara ke Arena DBL Dance, Dwita dan Nando Bawa Semangat Nusantara












