Infomalangcom – SMAN 1 Blitar (Smasa) kembali menunjukkan mental juara dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.
Sempat tertinggal hingga kuarter ketiga, Smasa mampu mengubah jalannya pertandingan pada periode terakhir dan menaklukkan Charis National Academy Malang dengan skor 72-64 di GOR Ken Arok, Malang, Rabu (2/9).
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena Smasa harus bekerja keras menghadapi permainan Charis yang solid.
Sejak awal laga, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi.
Charis mampu menjaga keunggulan dalam tiga kuarter pertama dan membuat Smasa kesulitan menemukan ritme serangan. Namun, tekanan itu tidak membuat skuad asal Blitar menyerah.
Smasa Bangkit di Kuarter Keempat dan Amankan Tiket Final
Momentum kebangkitan Smasa muncul pada kuarter keempat. Para pemain mulai menemukan pola permainan yang lebih efektif, sementara celah dalam pertahanan Charis mampu dimanfaatkan melalui serangan cepat.
Perubahan tersebut membuat Smasa perlahan mengejar ketertinggalan hingga akhirnya membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan.
Kapten Smasa, Fadlan Alfian Putra, menjadi salah satu pemain penting dalam comeback tersebut.
Ia membukukan double-double dengan 10 poin dan 11 rebound. Kontribusi juga diberikan Satria Wahyu Aji Wicaksana yang menjadi pencetak angka terbanyak Smasa dengan 17 poin.
Michael Felik Immanuel menyumbang 14 poin, Kevin Raditya Wihatno mencetak 13 poin, sedangkan Ezar Firaszaki Hertama menambahkan 12 poin.
Fadlan mengakui bahwa Smasa sempat mengalami kesulitan pada awal pertandingan. Menurutnya, tim baru benar-benar menemukan kepercayaan diri ketika memasuki kuarter terakhir.
Kelengahan Charis dalam menjaga pertahanan kemudian menjadi peluang yang dimanfaatkan Smasa untuk menjalankan fast break.
“Anak-anak memang sempat bingung dan kurang percaya diri di kuarter satu sampai tiga. Namun, pada kuarter empat kami mulai menemukan feel permainan.
Ketika Charis mulai lengah dalam defense, kami bisa memanfaatkan fast break,” ujar Fadlan.
Meski sempat berada dalam posisi tertinggal, Fadlan menegaskan bahwa Smasa tidak kehilangan keyakinan untuk memenangkan pertandingan.
Pesan pelatih agar pemain tidak terlalu tegang menjadi salah satu pegangan tim ketika menghadapi tekanan.
“Rasa takut kalah tidak ada sama sekali. Coach selalu bilang kalau bertanding tidak boleh dredeg atau terlalu tegang. Kalau sudah tegang, kami justru kehilangan rasa percaya diri,” lanjutnya.
Komunikasi dan rasa saling percaya antarpemain juga menjadi bagian penting dari kemenangan tersebut.
Para pemain terus menjaga komunikasi di lapangan dan memberikan dukungan satu sama lain hingga pertandingan selesai.
Bagi Fadlan, kemenangan ini tidak hanya berarti tiket menuju partai puncak. Ia secara khusus mempersembahkan hasil tersebut kepada head coach Andy Setiawan.
Menurutnya, sang pelatih memiliki kesabaran dalam membimbing pemain, termasuk ketika memperbaiki kesalahan dan memastikan setiap pemain memahami pola permainan.
Dukungan keluarga juga memberikan energi tambahan bagi kapten Smasa tersebut. Fadlan mengatakan kecintaannya terhadap basket sudah tumbuh sejak kelas 1 SD.
Pada laga penting itu, ibu dan adiknya hadir langsung di GOR Ken Arok untuk memberikan dukungan.
Sang ibu bahkan menyempatkan diri berangkat ke Malang setelah menyelesaikan pekerjaan, sementara adiknya datang setelah sekolah dan les.
Kemenangan atas Charis membuat Smasa kembali mendapatkan tempat di Final Party Honda DBL East Java-South 2026.
Mereka kini memiliki kesempatan mempertahankan gelar sekaligus memburu prestasi back-to-back champion.
Pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Jumat (4/9), Smasa akan menghadapi SMAN 1 Bululawang (Smabul).
Lawan tersebut menjadi salah satu kejutan dalam turnamen karena berhasil menembus final untuk pertama kalinya.
Fadlan menyadari pertandingan akan berlangsung sengit, terlebih Smabul dikenal memiliki pertahanan solid dan karakter permainan agresif.
Meski demikian, kepercayaan diri Smasa tetap terjaga. Fadlan menegaskan target timnya adalah membawa pulang trofi DBL Malang ke Blitar.
“Maaf ya, this is Smasa, bos! Final melawan Smabul pasti lebih sengit karena materi pemain mereka juga baru.
Namun, saya pribadi tetap percaya diri. Target kami jelas, membawa pulang trofi juara DBL Malang kembali ke Blitar,” tegas Fadlan.
Musim Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 sendiri digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia.
Selain kompetisi basket 5-on-5, musim ini menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100% Indonesia”.
Para student-athlete terbaik juga berkesempatan mengikuti DBL Camp untuk memperebutkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star.
Perjalanan Smasa menuju final menjadi bukti bahwa pertandingan belum berakhir sebelum peluit terakhir berbunyi.
Comeback atas Charis memperlihatkan ketenangan, komunikasi, dan mental bertanding yang menjadi kekuatan mereka.
Kini, tantangan berikutnya adalah Smabul. Smasa memiliki satu tujuan: kembali menjadi juara dan membawa trofi pulang ke Blitar.
Pertandingan final nanti menjadi ujian berikutnya bagi Smasa untuk membuktikan konsistensi mereka di panggung DBL.
baca juga : Smabul Singkirkan Kosayu, Ketenangan Mental Jadi Senjata di Sweet Sixteen














