Breaking

Coach Mey Antar Kosayu ke Final, Sekaligus Buka Lembar Nostalgia di DBL Arena

jed timo

4 September 2026

Coach Mey Antar Kosayu ke Final, Sekaligus Buka Lembar Nostalgia di DBL Arena
SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu) berhasil memastikan satu tempat di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.

Infomalangcom – SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu) berhasil memastikan satu tempat di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.

Tiket menuju partai puncak diraih setelah Kosayu menundukkan SMAN 3 Malang (Bhawikarsu) dengan skor 47-27 pada babak Fantastic Four di GOR Ken Arok, Malang, Rabu (2/9).

Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa bagi pelatih Kosayu, Mey Putridiana.

Pasalnya, pertandingan kali ini mempertemukannya dengan Bhawikarsu, tim yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kepelatihannya pada musim sebelumnya.

Saat masih menangani Bhawikarsu, Coach Mey harus menerima kenyataan timnya dihentikan Kosayu pada babak Fantastic Four. Kini, situasinya berbalik.

Ia kembali ke Kosayu sebagai kepala pelatih dan berhasil membawa tim tersebut melewati Bhawikarsu untuk mendapatkan tiket ke final.

Meski berhasil menang dengan selisih 20 poin, perjalanan Kosayu dalam pertandingan tersebut tidak langsung berjalan mulus.

Bhawikarsu tampil agresif sejak kuarter pertama. Tekanan tersebut sempat membuat sejumlah pola serangan Kosayu tidak berjalan sesuai rencana.

Coach Mey Andalkan Mental Pemain hingga Bawa Kosayu ke Final

Memasuki kuarter kedua, Coach Mey memilih mengambil timeout. Menariknya, ia tidak langsung menggunakan papan strategi untuk memberikan instruksi teknis.

Pelatih Kosayu tersebut justru berusaha membangkitkan mental dan kepercayaan diri anak asuhnya.

Menurut Coach Mey, para pemain sempat panik karena menghadapi permainan Bhawikarsu yang agresif.

Ia kemudian berusaha mengingatkan para pemain agar tetap tenang, fokus, dan tidak meremehkan lawan.

“Tadi kuarter satu set offense kita sempat kacau karena Bhawikarsu main agresif dan anak-anak agak panik. Saat timeout kuarter kedua, saya tidak pakai papan.

Cuma pakai kata-kata untuk menyentil emosi dan mental mereka. Saya ambil sisi psikologisnya, menekankan jangan sekali-kali meremehkan lawan.

Begitu mereka tenang dan fokus, sistem permainan langsung berjalan,” ujar Coach Mey.

Pendekatan tersebut perlahan memberikan dampak positif. Kosayu mulai menemukan ritme permainan dan mampu mengendalikan pertandingan.

Para pemain tampil lebih tenang dalam menjalankan sistem hingga akhirnya kemenangan berhasil diamankan.

Salah satu prinsip yang terus ditekankan Coach Mey adalah kekuatan kolektif. Ia tidak ingin permainan Kosayu hanya bertumpu kepada satu atau dua pemain.

Menurutnya, setiap anggota tim harus memiliki kesiapan untuk mengambil peran ketika pemain lain mengalami kendala di lapangan.

Kosayu sendiri memiliki sejumlah pemain dengan pengalaman kompetitif. Salah satunya Hannah Harshita yang sebelumnya terpilih dalam Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.

Namun, keberadaan pemain berpengalaman tidak membuat Coach Mey ingin timnya bergantung kepada individu tertentu.

“Saya tidak ingin anak-anak bergantung pada satu atau dua orang. Kosayu itu ‘kita’. Ketika satu orang sedang off, yang lain harus siap saling mengisi.

Dari situ kita bisa menjaga permainan,” jelasnya.

Kemenangan atas Bhawikarsu sekaligus membuat Kosayu semakin dekat dengan ambisi mempertahankan gelar juara Honda DBL East Java-South.

Mereka kini memiliki kesempatan untuk memburu prestasi three peat atau tiga gelar secara beruntun di ajang tersebut.

Tidak hanya tiket final, keberhasilan Kosayu juga memastikan mereka melaju ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship yang akan digelar di DBL Arena Surabaya.

Bagi Coach Mey, kesempatan kembali tampil di DBL Arena memiliki arti khusus. Venue tersebut bukan tempat yang asing dalam perjalanan basketnya.

baca juga : Kota Batu Mendadak Ramai, UT Malang Fun Run 2026 Diikuti Ribuan Runner

Ia pernah merasakan atmosfer pertandingan di sana ketika masih menjadi pemain.

Pada 2008, Coach Mey memperkuat SMAN 8 Malang yang berhasil menjadi juara DBL East Java-South.

Perjalanan mereka kemudian berlanjut ke Final DBL East Java di Surabaya.

Saat itu, SMAN 8 Malang harus mengakui keunggulan SMA Ciputra Surabaya dan menyelesaikan kompetisi sebagai runner-up.

Pengalaman Coach Mey di DBL juga berlanjut dalam dua peran berbeda.

Ia pernah terpilih sebagai pemain DBL Indonesia All-Star pada 2008. Pada 2026, ia kembali mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star, kali ini dalam kapasitas sebagai pelatih yang berkesempatan mengikuti perjalanan ke Amerika Serikat.

Hampir dua dekade setelah pengalaman pertamanya di DBL Arena, Coach Mey kini kembali menuju venue tersebut bersama Kosayu.

Namun, kali ini ia datang dengan peran berbeda dan membawa target yang lebih tinggi.

“Tujuan saya pribadi memang ingin kembali ke DBL Arena Surabaya dan berlaga di Championship. Dulu sewaktu jadi pemain tahun 2008 pernah bertanding di sana.

Kini setelah kembali membawa Kosayu ke Surabaya, kami ingin mempersiapkan diri lebih matang, terutama memperbaiki fisik dan kesiapan mental untuk menghadapi tim-tim unggulan,” kata Coach Mey.

Sebelum tampil di Surabaya, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan Kosayu.

Persiapan fisik, mental, dan konsistensi permainan menjadi aspek yang perlu diperkuat agar tim mampu menghadapi tekanan pada partai puncak.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 sendiri kembali digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia.

Para student-athlete terbaik dari setiap daerah memiliki kesempatan mengikuti DBL Camp untuk memperebutkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star.

Selain kompetisi basket 5-on-5, musim ini juga menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100% Indonesia”.

Pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play, sedangkan laga final juga tersedia melalui YouTube Good Day ID.

Kini, Kosayu tinggal selangkah lagi dari target mempertahankan mahkota juara.

Kemenangan atas Bhawikarsu menunjukkan bahwa tim mampu mengatasi tekanan dan bangkit ketika permainan tidak berjalan sesuai harapan.

Dengan mental kolektif yang terus dibangun Coach Mey, Kosayu akan berusaha menuntaskan perjalanan musim ini dengan membawa pulang gelar dan mewujudkan ambisi three peat.

baca juga : FIFA Soroti Potensi Vietnam, Infantino Beri Dukungan untuk Kemajuan Sepak Bola

Author Image

Author

jed timo