Breaking

Janji Sang Ayah Menguatkan Tekad Delia Varda Jelang Final Bersama Smaga

jed timo

4 September 2026

Janji Sang Ayah Menguatkan Tekad Delia Varda Jelang Final Bersama Smaga
SMAN 3 Blitar (Smaga) kembali memastikan langkah ke Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.

Infomalangcom – SMAN 3 Blitar (Smaga) kembali memastikan langkah ke Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.

Tiket partai puncak diraih setelah Smaga menundukkan sesama tim asal Blitar, SMAN 1 Blitar, dengan skor 46-37 pada babak Fantastic Four, Rabu (2/9).

Hasil tersebut sekaligus mengulang pencapaian Smaga pada musim sebelumnya.

Tim putri Smaga kembali berada di partai puncak dan memiliki kesempatan untuk mengangkat trofi juara.

Salah satu pemain yang menjadi sorotan dalam perjalanan Smaga musim ini adalah rookie mereka, Delia Varda Kirana.

Meski baru pertama kali merasakan atmosfer DBL East Java-South, Varda mampu menunjukkan performa yang menjanjikan.

Pemain bernomor punggung 13 itu tampil impresif dengan mencatatkan double-double berupa 14 poin dan 12 rebound.

Kontribusinya membuat Varda menjadi salah satu kekuatan Smaga, khususnya dalam perebutan bola di area bawah ring.

Performa tersebut tidak datang secara instan. Varda telah mengenal basket sejak duduk di kelas 4 SD di Pare, Kediri.

Ketertarikannya terhadap basket kemudian berkembang, tetapi minimnya kompetisi di daerah asal membuatnya memutuskan mencari pengalaman di luar kota.

Sejak kelas 8 SMP, Varda mulai merantau demi mendapatkan lingkungan latihan dan pertandingan yang lebih kompetitif.

Ia sempat mempertimbangkan beberapa sekolah di berbagai daerah, termasuk Cirebon, sebelum akhirnya memilih SMAN 3 Blitar sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan kemampuan basketnya.

Latihan Smaga Jadi Modal Varda Hadapi Final Melawan Kosayu

Menurut Varda, bergabung dengan Smaga memberikan pengalaman baru, terutama dari segi persiapan fisik.

Program latihan yang dijalani cukup intens, mulai dari jogging, sprint berulang, hingga latihan defense yang ketat.

“Di Pare pertandingan jarang, jadi saya ingin mencari pengalaman di luar kota. Latihan di Smaga juga luar biasa untuk persiapan fisik.

Sekarang hasil latihan itu mulai terasa ketika bertanding,” ujar Varda.

Rutinitas tersebut tidak hanya membantu meningkatkan kondisi fisiknya.

Varda juga merasakan perkembangan dari sisi mental ketika harus menghadapi lawan-lawan dengan kualitas permainan yang lebih tinggi.

Dalam prosesnya, ia mendapat dukungan dari rekan-rekan setim.

Salah satunya Alexsa Wila Cahaya Ramadani yang tampil dominan dalam urusan rebound dengan mencatatkan 31 kali penguasaan bola.

Kini, Varda bersiap menghadapi pertandingan yang lebih besar. Smaga akan bertemu SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu) pada Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.

Pertandingan tersebut memiliki cerita tersendiri karena Kosayu merupakan lawan Smaga pada final musim sebelumnya sekaligus berstatus sebagai juara bertahan.

baca juga : Koreo Dino 4D Bhaskara Smarihasta Jadi Klimaks, Dua Tim Basket SMAN 8 Malang Melaju ke Playoffs

Bagi Varda, duel ini menjadi tantangan baru karena ia belum pernah berhadapan langsung dengan Kosayu.

Alih-alih merasa gentar, Varda justru menjadikan kesempatan tersebut sebagai motivasi. Ia ingin tampil percaya diri dan membantu Smaga meraih kemenangan.

“Saya belum pernah menghadapi Kosayu, jadi saya tidak ingin menganggap mereka terlalu tinggi. Ini tantangan baru bagi saya.

Semoga final nanti bisa menang tipis dan yang paling penting Smaga menang,” kata Varda.

Partai final juga mempunyai makna khusus bagi Varda karena ia ingin membantu Smaga mempertahankan tradisi sekaligus membuat keluarganya bangga.

Perjalanan menuju Surabaya menjadi salah satu motivasi tambahan bagi pemain muda tersebut.

Sang kakak yang bekerja di Surabaya menjadi sosok yang turut mendorong Varda untuk menekuni basket.

Menariknya, sang kakak awalnya hanya gemar menyaksikan pertandingan basket.

Kini, Varda justru menjadi anggota tim yang berjuang di lapangan.

“Saya sangat excited bisa ke Surabaya. Selain membawa nama sekolah, saya ingin membuat Papa, Mama, dan Kakak bangga.

Dulu Kakak yang pertama mengajak saya ikut basket. Awalnya dia hanya suka menonton pertandingan, sekarang justru saya yang terjun ke basket,” tuturnya.

Motivasi lain datang dari sang ayah. Ada bonus sederhana yang dijanjikan kepada Varda apabila ia mampu mencetak tembakan tiga angka dalam pertandingan final.

“Papa sempat chat, kalau saya bisa mencetak tiga poin di pertandingan nanti dapat bonus makan-makan. Jadi lawan Kosayu saya harus bisa memasukkan dua atau tiga tembakan tiga poin,” ucap Varda sambil bercanda.

Smaga dijadwalkan menghadapi Kosayu pada Final Party, Jumat (4/9). Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Smaga untuk membalas kekalahan pada final musim lalu sekaligus memburu gelar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.

Jika berhasil keluar sebagai pemenang, Smaga akan melanjutkan perjuangan ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship di DBL Arena Surabaya.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 sendiri akan hadir di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia.

Para student-athlete terbaik dari setiap kota nantinya berkesempatan mengikuti DBL Camp untuk memperebutkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star.

Selain kompetisi 5-on-5, musim ini juga menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100% Indonesia”.

Rangkaian pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Khusus pertandingan final, penonton juga dapat menyaksikannya melalui YouTube Good Day ID.

baca juga : Jejak Seni Jenny, dari Monolog hingga Last Dance Bersama Smarihasta

Author Image

Author

jed timo