Breaking

Angkutan Umum Malang: Bus TransJatim Diperluas di Malang Raya

Ahnaf muafa

2 February 2026

TransJatim Diperluas ke Malang Raya, Integrasi Terminal Jadi Prioritas
Infomalangcom- Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan langkah progresif dalam memodernisasi sistem transportasi massal untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.

Infomalangcom– Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan langkah progresif dalam memodernisasi sistem transportasi massal untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.

Salah satu terobosan terbaru yang menjadi sorotan adalah perluasan layanan bus TransJatim ke wilayah Malang Raya, yang mencakup keterhubungan antara Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Program ini bukan sekadar menambah jumlah armada di jalan raya, melainkan sebuah strategi besar untuk menciptakan sistem transportasi yang terintegrasi, nyaman, dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

Dengan fokus utama pada penguatan fungsi terminal dan konektivitas jalur wisata, kehadiran TransJatim di Malang Raya diharapkan mampu memecah kebuntuan kemacetan sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi baru di Jawa Timur bagian selatan.

Visi Gubernur Jawa Timur dalam Modernisasi Transportasi Malang Raya

Pengembangan layanan bus TransJatim di wilayah Malang Raya merupakan realisasi dari instruksi langsung Gubernur Jawa Timur yang menginginkan adanya pemerataan kualitas transportasi publik di seluruh wilayah strategis.

Malang Raya dipilih karena posisinya sebagai pusat pendidikan dan destinasi wisata unggulan yang memiliki volume pergerakan penduduk sangat tinggi setiap harinya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, menegaskan bahwa penambahan dua koridor baru di wilayah ini sedang dipacu agar dapat segera melayani warga.

Visi besar dari proyek ini adalah menyediakan sarana transportasi yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga memiliki jadwal keberangkatan yang pasti serta tarif yang sangat bersahabat bagi kantong pelajar, pekerja, hingga wisatawan.

Kehadiran bus modern ini diharapkan dapat mengubah paradigma masyarakat agar mulai beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum, sehingga beban jalan raya di titik-titik rawan macet Malang Raya dapat berkurang secara signifikan.

Menghidupkan Kembali Marwah Terminal Tipe B sebagai Titik Sentral

Salah satu misi paling krusial dalam perluasan TransJatim ke Malang Raya adalah mengoptimalkan kembali fungsi terminal tipe B yang selama ini dianggap kurang maksimal dalam melayani penumpang.

Dinas Perhubungan Jawa Timur menargetkan integrasi koridor baru dengan terminal-terminal seperti Terminal Gadang dan Terminal Kepanjen sebagai titik awal dan akhir perjalanan.

Selama beberapa tahun terakhir, banyak terminal yang mengalami penurunan aktivitas karena pola perjalanan penumpang yang lebih banyak menggunakan jasa jemputan daring atau terminal bayangan.

Dengan menjadikan terminal sebagai simpul utama operasional TransJatim, pemerintah berupaya mengembalikan marwah terminal sebagai pusat distribusi penumpang yang teratur.

Langkah ini memastikan bahwa terminal bukan lagi sekadar tempat parkir kendaraan umum, melainkan ruang publik yang hidup dan berfungsi sebagai jantung dari sistem navigasi perkotaan di Kabupaten dan Kota Malang.

Integrasi Jalur Wisata dan Peningkatan Konektivitas Wilayah

Malang Raya dikenal dengan kekayaan destinasi wisatanya, mulai dari wisata petik apel di Batu hingga pantai-pantai eksotis di wilayah selatan Kabupaten Malang.

Oleh karena itu, perencanaan koridor TransJatim terbaru ini sengaja dirancang untuk menyentuh titik-titik wisata unggulan tersebut.

Integrasi antara transportasi massal dan jalur wisata menjadi prioritas agar wisatawan mancanegara maupun domestik tidak lagi kesulitan mencari transportasi yang layak saat tiba di Malang.

Dengan adanya rute yang melewati atau berdekatan dengan destinasi wisata, biaya perjalanan wisata dapat ditekan sehingga daya tarik pariwisata daerah meningkat.

Penumpang cukup membayar tarif flat yang sudah ditentukan untuk mencapai lokasi-lokasi strategis tersebut. Konektivitas ini diharapkan dapat menghapus hambatan geografis yang selama ini membuat beberapa lokasi wisata sulit dijangkau oleh masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

Baca Juga:

Update 2026: Daftar SPKLU di Malang Raya Kini Terbanyak se-Jawa Timur

Dampak Ekonomi bagi UMKM dan Pendapatan Asli Daerah

Kehadiran TransJatim tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga membawa efek domino yang positif bagi perekonomian lokal.

Aktivitas naik dan turunnya penumpang di terminal secara otomatis akan menciptakan kerumunan yang menguntungkan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kios-kios di dalam terminal yang sebelumnya sepi diprediksi akan kembali ramai oleh pembeli, mulai dari pedagang makanan, minuman, hingga oleh-oleh khas Malang.

Selain menghidupkan ekonomi rakyat kecil, peningkatan aktivitas di terminal ini juga berpotensi besar dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi dan pajak lainnya.

Sinergi antara transportasi yang efisien dan pertumbuhan ekonomi di area terminal menciptakan sebuah ekosistem yang saling menguntungkan.

Jika pergerakan orang semakin tinggi, maka perputaran uang di sektor riil akan semakin cepat, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar jalur yang dilalui bus.

Standar Pelayanan Minimum dan Kenyamanan Penumpang

Sebagai layanan transportasi modern, TransJatim membawa standar pelayanan minimum yang jauh lebih tinggi dibandingkan angkutan umum konvensional.

Armada bus yang digunakan sudah dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan, kursi yang ergonomis, serta fitur keamanan seperti kamera pengawas dan tombol darurat.

Selain itu, penggunaan aplikasi digital untuk memantau posisi bus secara waktu nyata sangat membantu penumpang dalam merencanakan perjalanan mereka.

Kepastian jadwal menjadi kunci utama mengapa TransJatim begitu diminati di wilayah lain, dan standar yang sama akan diterapkan sepenuhnya di Malang Raya.

Dengan pelayanan yang prima, masyarakat tidak perlu lagi merasa khawatir akan keamanan atau ketidaknyamanan saat menggunakan bus umum.

Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan layanan publik yang manusiawi dan inklusif bagi penyandang disabilitas serta kelompok lanjut usia.

Tantangan dan Harapan Realisasi Koridor Baru di Tahun 2026

Meskipun rencana pengembangan ini disambut baik, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, mulai dari koordinasi antar-pemerintah daerah hingga penyiapan infrastruktur jalan yang memadai untuk bus berukuran besar.

Sinkronisasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota/kabupaten di Malang Raya menjadi kunci agar tidak terjadi tumpang tindih trayek dengan angkutan kota yang sudah ada.

Diharapkan pada tahun 2026 ini, dua koridor baru tersebut sudah dapat beroperasi secara penuh dan melayani ribuan warga setiap harinya.

Masyarakat berharap agar TransJatim dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan transportasi di Malang yang semakin kompleks seiring bertambahnya jumlah penduduk.

Dengan dukungan penuh dari semua pihak, TransJatim di Malang Raya akan menjadi simbol keberhasilan transformasi transportasi publik di Jawa Timur yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi masa depan.

Baca Juga:

Kecelakaan Lalu Lintas Seorang Pengendara Sepeda Motor di Kuwolu Bululawang, Terperosok karena Jalan Berlubang

Author Image

Author

Ahnaf muafa