Breaking

Kecelakaan Pengendara Sepeda Motor Akibat Hindari Jalan Berlubang

Bima Yoga

4 August 2026

Kecelakaan Pengendara Sepeda Motor Akibat Hindari Jalan Berlubang
Kondisi jalan berlubang tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

infomalangcom – Kondisi jalan berlubang tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Sejumlah kejadian di wilayah Malang menunjukkan bahwa lubang di badan jalan dapat membuat pengendara kehilangan kendali, terjatuh, atau mengambil manuver mendadak untuk menghindarinya.

Salah satu kasus yang terjadi ketika pengendara sepeda motor berusaha menghindari lubang dengan mengarahkan kendaraannya ke sisi kanan.

Manuver tersebut kemudian berujung tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Korban dalam kejadian tersebut sempat mendapat perawatan, tetapi salah satunya akhirnya meninggal dunia.

Kasus lain terjadi di Jalan Raya Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Seorang pengendara Honda Beat dilaporkan mengalami kecelakaan setelah berusaha menghindari jalan berlubang.

Kendaraan kemudian kehilangan kendali dan terlibat kecelakaan dengan truk. Peristiwa tersebut memperlihatkan bahwa upaya menghindari lubang juga dapat menciptakan risiko baru apabila dilakukan tanpa ruang gerak yang cukup.

Kondisi serupa juga dilaporkan di Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang. TIMES Indonesia memberitakan seorang pengendara ojek online terjatuh setelah kendaraannya terperosok ke lubang jalan. Kejadian tersebut menambah perhatian terhadap kondisi permukaan jalan yang berpotensi membahayakan pengguna kendaraan roda dua.

Di Kota Malang, persoalan jalan berlubang juga menjadi perhatian. detikJatim melaporkan munculnya sejumlah lubang di beberapa ruas jalan yang disebut telah menyebabkan pengendara motor mengalami kecelakaan.

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang menyampaikan bahwa penanganan berupa penambalan dilakukan secara rutin.

Baca Juga: Ramadan di Era Digital, Antara Peluang Kebajikan dan Tantangan Menjaga Iman

Manuver Mendadak Bisa Menambah Risiko Kecelakaan

Jalan berlubang dapat menghadirkan tantangan berbeda bagi setiap pengendara. Ketika lubang terlihat dari jarak dekat, pengendara mungkin melakukan pengereman mendadak atau berpindah jalur.

Pada kondisi lalu lintas padat, manuver tersebut berpotensi berhadapan dengan kendaraan lain yang datang dari belakang maupun arah berlawanan.

Temuan akademik turut memberikan konteks mengenai persoalan tersebut. Penelitian dalam Jurnal Ilmu Keperawatan yang menganalisis kecelakaan lalu lintas sepeda motor di wilayah Polres Kabupaten Malang mencatat kondisi lingkungan fisik sebagai salah satu faktor yang diteliti. Dalam data penelitian tersebut, jalan berlubang tercatat dalam 42 kejadian atau 16 persen pada karakteristik faktor lingkungan fisik yang dianalisis.

Sementara itu, studi literatur dalam Jurnal INTECH mengenai faktor penyebab kecelakaan sepeda motor menjelaskan bahwa kecelakaan dapat dipengaruhi berbagai unsur, termasuk manusia, kendaraan, lingkungan, dan kondisi jalan.

Artinya, jalan rusak tidak selalu menjadi satu-satunya penyebab kecelakaan, tetapi dapat menjadi faktor lingkungan yang memperbesar risiko ketika bertemu kondisi lalu lintas atau perilaku berkendara tertentu.

Bagi pengendara sepeda motor, kondisi tersebut menuntut kewaspadaan lebih tinggi. Mengurangi kecepatan ketika mendekati ruas jalan yang rusak, menjaga jarak aman, serta menghindari perpindahan jalur secara tiba-tiba dapat membantu mengurangi risiko.

Pengendara juga perlu memperhatikan kendaraan di sekitar sebelum melakukan manuver untuk melewati lubang.

Di sisi lain, penanganan infrastruktur merupakan bagian penting dari keselamatan lalu lintas. Lubang yang dibiarkan terlalu lama dapat menjadi risiko bagi pengguna jalan, khususnya ketika berada di jalur kendaraan dengan kecepatan relatif tinggi atau muncul pada area dengan pencahayaan terbatas.

Pemerintah daerah dan instansi terkait perlu melakukan pemantauan kondisi jalan, memberikan tanda peringatan pada lokasi berbahaya, serta mempercepat perbaikan ketika kerusakan ditemukan.

Upaya tersebut penting agar pengguna jalan tidak dipaksa memilih antara mempertahankan laju kendaraan atau melakukan manuver mendadak untuk menghindari kerusakan.

Rangkaian kejadian di Malang menunjukkan bahwa keselamatan lalu lintas membutuhkan tanggung jawab bersama. Pengendara wajib berhati-hati dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, sementara pengelola jalan perlu memastikan infrastruktur tetap layak digunakan.

Informasi mengenai kerusakan jalan juga dapat membantu petugas menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan lebih cepat secara lebih konsisten.

Dengan demikian, kecelakaan akibat upaya menghindari jalan berlubang perlu dilihat secara menyeluruh. Bukan hanya perilaku pengendara yang harus diperhatikan, tetapi juga kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, pencahayaan, serta respons pengelola infrastruktur.

Pendekatan tersebut dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih aman bagi pengguna sepeda motor dan seluruh pengguna jalan.

Baca Juga: Arema FC dan Marcos Santos, Janji Besar yang Akan Dibuktikan di Lapangan

Author Image

Author

Bima Yoga