Infomalangcom – Dinamika dunia pendidikan Islam terpadu di wilayah Malang Raya memasuki babak baru dengan pengukuhan struktur kepemimpinan yang lebih progresif.
Di tengah tuntutan standarisasi kualitas pendidikan yang semakin kompetitif, kabar membanggakan hadir dari lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Terpadu (YPIT) Mutiara Hati Malang.
Kepercayaan besar kini diletakkan di pundak dua srikandi pendidikan mereka untuk mengawal arah kebijakan dan kualitas sekolah-sekolah di bawah naungan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia.
Dedikasi Tanpa Batas: Dua Tokoh YPIT Mutiara Hati Malang Pimpin JSIT Indonesia
Langkah strategis diambil oleh JSIT Indonesia Daerah Kota Malang dan Batu dalam menyusun komposisi pengurus periode 2025–2029.
Pemilihan pengurus tidak dilakukan secara sembarang, melainkan berdasarkan rekam jejak, kompetensi, serta integritas dalam memajukan sistem pendidikan yang memadukan nilai-nilai rabbani dengan keunggulan akademik.
Munculnya nama Ustadzah Endang Lestari, S.Pi. dan Ustadzah Donna Ari Novita, S.Pd., M.M. dalam jajaran top level manajemen organisasi merupakan bukti nyata pengakuan publik terhadap kualitas SDM YPIT Mutiara Hati.
Ustadzah Endang Lestari, yang selama ini dikenal sebagai Direktur Pendidikan YPIT Mutiara Hati, membawa visi besar mengenai integrasi kurikulum.
Sementara itu, Ustadzah Donna Ari Novita, Kepala PAUD IT Mutiara Hati yang juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Bidang PAUD di tingkat Wilayah Jawa Timur, memberikan perspektif fundamental mengenai pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama karakter bangsa.
Kolaborasi dua tokoh YPIT Mutiara Hati Malang pimpin JSIT Indonesia ini diharapkan mampu menghadirkan standar baru dalam tata kelola institusi pendidikan swasta di Malang dan Batu.
Fokus Strategis Pengawasan dan Penjaminan Mutu SIT
Amanah yang diemban kedua tokoh ini bukanlah sekadar jabatan seremonial. Fokus utama kepengurusan periode 2025–2029 adalah memperkuat sistem pengawasan dan penjaminan mutu.
JSIT Indonesia memiliki Standar Mutu Kekhasan yang membedakannya dengan sekolah umum lainnya. Standar ini mencakup berbagai dimensi, mulai dari standar isi, proses, hingga kompetensi lulusan yang harus selaras dengan profil pelajar yang berakhlak mulia.
Dalam tugasnya, tim pengawas mutu akan melakukan supervisi berkala terhadap Sekolah Islam Terpadu (SIT) di wilayah Kota Malang dan Batu.
Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap sekolah tetap berada di jalur (on-track) dalam mengimplementasikan konsep pendidikan yang holistik.
Dengan pengalaman panjang di YPIT Mutiara Hati, Ustadzah Endang dan Ustadzah Donna diproyeksikan mampu memberikan bimbingan teknis maupun manajerial kepada sekolah-sekolah anggota agar mampu mencapai akreditasi mutu internal yang unggul.
Baca Juga : Fakta Isra Mi’raj 1447 H Saat Jumat Bersama Memahami Kemuliaan Waktu dan Peristiwa
Sinergi Inovasi dan Kolaborasi Lintas Lembaga
Memasuki tahun 2026, tantangan pendidikan semakin kompleks dengan adanya disrupsi teknologi dan perubahan paradigma belajar.
Oleh karena itu, kepengurusan JSIT Indonesia Daerah Kota Malang dan Batu periode ini menekankan pada aspek inovasi dan kolaborasi.
Program-program yang akan dijalankan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mengarah pada pengembangan kapasitas guru (teacher capacity building) dan penguatan karakter siswa secara masif.
Keterlibatan aktif tokoh dari YPIT Mutiara Hati dalam struktur JSIT wilayah dan daerah menciptakan jembatan komunikasi yang efektif.
Sinergi ini memungkinkan terjadinya pertukaran praktik terbaik (best practice) antar sekolah. Misalnya, keberhasilan PAUD IT Mutiara Hati dalam mengembangkan metode pembelajaran kreatif dapat diadopsi oleh SIT lain di bawah bimbingan Ustadzah Donna Ari Novita.
Keberadaan mereka memastikan bahwa semangat kolaborasi akan lebih dominan dibandingkan kompetensi tidak sehat antar lembaga pendidikan.
Bukti Autentik dan Rekam Jejak Organisasi
Masyarakat dan wali murid dapat memverifikasi keabsahan penunjukan ini melalui kanal resmi organisasi. Transparansi merupakan bagian dari prinsip akuntabilitas yang dijunjung tinggi oleh JSIT Indonesia.
Informasi mengenai pelantikan, struktur organisasi terbaru, dan visi misi periode 2025–2029 telah dipublikasikan secara luas untuk memberikan kepastian kepada publik mengenai arah pendidikan Islam terpadu di masa depan.
Bagi mereka yang ingin mendalami profil kepemimpinan dan aktivitas pendidikan yang dijalankan, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi sekolah di mutiarahati.sch.id.
Selain itu, dokumentasi kegiatan kepengurusan dan serba-serbi pendidikan Islam terpadu di Jawa Timur dapat dipantau melalui kanal YouTube resmi JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur serta dokumentasi publikasi pada akun media sosial resmi JSIT Malang.
Kehadiran dua tokoh YPIT Mutiara Hati Malang pimpin JSIT Indonesia di kancah daerah ini menjadi sinyal positif bagi penguatan ekosistem pendidikan yang bermutu, religius, dan berdaya saing global di Malang Raya.
Baca Juga : UKMPPG 2026 di UIN Malang Diikuti 7.998 Peserta dari Berbagai Daerah










