Infomalangcom – Pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 kembali menyajikan drama tingkat tinggi yang menguras emosi para pencinta sepak bola.
Salah satu laga paling disorot di Grup K adalah pertemuan sengit antara tim nasional Kolombia melawan Republik Demokratik Kongo (RD Kongo).
Berlangsung di Estadio Guadalajara (Stadion Akron), Zapopan, Meksiko, pertandingan ini menjadi bukti nyata bahwa Los Cafeteros tidak main-main dalam mengejar trofi paling bergengsi di dunia.
Melalui perjuangan yang sangat melelahkan dan penuh dengan ketegangan, Kolombia akhirnya berhasil mengunci kemenangan tipis namun krusial.
Kemenangan dramatis ini tidak hanya menegaskan dominasi skuad asuhan Néstor Lorenzo, tetapi juga memastikan satu tiket berharga ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Menghadapi pertahanan berlapis dan kokoh dari wakil Afrika, Kolombia dipaksa memeras keringat hingga menit-menit akhir babak kedua untuk memecah kebuntuan yang sempat membuat frustrasi.
Dominasi Los Cafeteros yang Tertahan Tembok Kokoh Lionel Mpasi
Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit, Kolombia langsung mengambil inisiatif serangan dan mengurung lini pertahanan RD Kongo.
Diperkuat bintang-bintang top seperti Luis Díaz dan sang dirigen James Rodríguez, serangan bergelombang terus dilancarkan dari berbagai sisi lapangan.
Sepanjang babak pertama saja, Kolombia tampil sangat dominan dengan melepaskan 15 tembakan, termasuk enam yang mengarah langsung ke gawang.
Hampir seluruh pemain outfield Kolombia ikut tercatat melepaskan percobaan ke arah gawang lawan demi mencetak gol cepat.
Namun, ambisi besar Kolombia tertahan oleh performa luar biasa kiper RD Kongo, Lionel Mpasi. Penjaga gawang yang tampil bak pahlawan tersebut berulang kali melakukan penyelamatan heroik.
Mpasi berhasil mementahkan peluang emas dari Jhon Arias dan tendangan jarak jauh Gustavo Puerta yang mengarah ke sudut atas gawang. Upaya tindak lanjut dari Daniel Muñoz pun hanya bersarang di sisi luar jala gawang. Ketangguhan Mpasi di bawah mistar membuat skor kacamata alias 0-0 bertahan hingga turun minum.
Baca Juga : Inggris vs Ghana Berakhir Imbang! Harry Kane Buang Peluang Emas, Fans Auto Nyesek, Piala Dunia 2026
Drama VAR dan Penganuliran Gol Luis Díaz
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan sama sekali tidak menurun. Kolombia yang mengincar kemenangan kedua di grup ini terus menaikkan tempo permainan.
Laga ini berjalan sangat emosional karena kubu Amerika Selatan sebenarnya sempat merayakan keunggulan, namun digagalkan oleh keputusan wasit dan teknologi Video Assistant Referee (VAR).
Tercatat ada momen penting di mana gol dari Daniel Muñoz di awal laga pada menit ke-6 dan aksi gemilang Luis Díaz di babak kedua harus dianulir karena posisi offside yang sangat tipis.
Frustrasi sempat melanda para pemain Kolombia karena berkali-kali serangan mereka mentok. Di sisi lain, RD Kongo yang tampil berani setelah menahan imbang Portugal di laga pertama, sesekali melancarkan serangan balik berbahaya.
Penyerang mereka, Yoane Wissa, hampir saja mengejutkan lini pertahanan Kolombia pada menit ke-73 andai tembakannya dari umpan Simon Banza tidak diblok dengan cekatan oleh bek lawan.
Gol Penentu Daniel Muñoz dan Tiket Babak 32 Besar
Kebuntuan yang menegangkan tersebut akhirnya pecah pada menit ke-76. Berawal dari perubahan taktik Néstor Lorenzo yang memasukkan Juan Fernando Quintero menggantikan James Rodríguez, lini tengah Kolombia menjadi lebih dinamis.
Quintero dengan cerdik melepaskan umpan terobosan visioner yang menusuk ke sisi kanan kotak penalti. Bola tersebut langsung disambar oleh bek sayap Crystal Palace, Daniel Muñoz.
Tendangan keras Muñoz sempat membentur pemain bertahan RD Kongo sehingga berubah arah dan mengecoh kiper Lionel Mpasi yang sudah mati langkah. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Kolombia.
Di sisa waktu pertandingan, RD Kongo mencoba bangkit melalui skema bola mati yang dieksekusi oleh pemain pengganti Nathanael Mbuku, namun solidnya pertahanan yang dikawal Jhon Lucumí dan Davinson Sánchez berhasil mempertahankan keunggulan.
Dengan hasil ini, Kolombia kokoh di puncak klasemen Grup K dengan raihan 6 poin sempurna dari dua laga dan resmi lolos ke babak sistem gugur Piala Dunia 2026.
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan kembali keseruan dan rekaman gol laga ini, tayangan ulang serta analisis mendalam dapat diakses melalui link video resmi FIFA World Cup 2026 Highlights atau laporan pertandingan berlisensi di laman resmi FIFA.
Baca Juga : Panama Kandas di Toronto, Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026 Panama vs Kroasia Jadi Sorotan












