infomalang.com/ – Kapolresta Malang Kota, di bawah kepemimpinan Kombes Pol Nanang Haryono, kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung stabilitas harga bahan pokok. Sebanyak 36 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) disiapkan dan disalurkan kepada masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah. Langkah ini merupakan wujud nyata sinergi Polri dengan pemerintah dalam mengendalikan laju inflasi dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Program ini tidak hanya bertujuan membantu warga mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau, tetapi juga memberikan jaminan ketersediaan pasokan di tengah fluktuasi harga pasar yang kerap terjadi.
Gerakan Pangan Murah ini adalah respons cepat dari Polresta Malang Kota terhadap kondisi ekonomi terkini, di mana harga beberapa bahan pokok, khususnya beras, mengalami kenaikan. Kombes Pol Nanang Haryono menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan, tetapi juga dalam persoalan kesejahteraan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari sinergi antara Polri dan pemerintah. Ini adalah bagian dari pelayanan kami untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” ujar Nanang saat memberikan keterangan kepada media.
Rincian Penyaluran Beras SPHP oleh Kapolresta Malang Kota
Dalam program Gerakan Pangan Murah ini, beras yang disiapkan telah dikemas dalam karung 5 kilogram dan dijual dengan harga Rp 55.000 per sak. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasaran, sehingga memberikan keuntungan langsung bagi masyarakat. Penjualan ini dilakukan dengan mekanisme yang terstruktur dan terkoordinasi dengan baik.
Dari total 36 ton beras, pendistribusian dilakukan secara merata ke berbagai wilayah melalui Polsek jajaran. Pembagiannya dirancang sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan di satu titik dan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Rincian distribusi tersebut adalah sebagai berikut:
- Polresta Malang Kota (kantor utama): 1 ton
- Polsek Klojen: 6 ton
- Polsek Kedungkandang: 6 ton
- Polsek Blimbing: 6 ton
- Polsek Lowokwaru: 7 ton
- Polsek Sukun: 10 ton
Dengan metode distribusi ini, Kapolresta Malang Kota memastikan beras SPHP dapat menjangkau masyarakat di setiap kecamatan. Langkah ini juga menunjukkan efektivitas koordinasi internal Polri dalam menjalankan program-program berskala besar.
Sasaran dan Pengawasan Ketat Distribusi
Kombes Pol Nanang Haryono menjelaskan bahwa sasaran utama dari Gerakan Pangan Murah ini adalah masyarakat dengan daya beli terbatas. Tujuannya jelas, yakni membantu meringankan beban ekonomi keluarga pra-sejahtera. Untuk memastikan bantuan ini benar-benar tepat sasaran, setiap anggota Bhabinkamtibmas dan personel Polsek diberi tugas khusus untuk mengawasi proses penjualan.
Baca Juga: Gokil! Beda dari yang Lain, Pria Ini Gambar Bendera One Piece di Plastik Pakai Pilox
“Kami ingin memastikan bahwa manfaat dari Gerakan Pangan Murah ini tepat sasaran. Pengawasan ketat ini bertujuan untuk mencegah adanya pihak yang memanfaatkan program ini untuk keuntungan pribadi, seperti penimbunan atau penjualan kembali dengan harga lebih tinggi,” tegas Nanang. Pengawasan ini menjadi bukti komitmen Kapolresta Malang Kota dalam menjaga integritas program dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Mekanisme penjualan juga diatur agar setiap keluarga hanya dapat membeli dalam jumlah terbatas, sehingga stok dapat terbagi merata.
Antusiasme Warga dan Progres Penjualan yang Menggembirakan
Respons masyarakat terhadap program ini sangat positif, ditandai dengan tingginya permintaan sejak penjualan dimulai. Kehadiran beras SPHP dengan harga terjangkau disambut gembira oleh warga. Stok 1 ton beras yang disediakan di kantor Polresta Malang Kota pada Jumat (8/8/2025) langsung habis terjual dalam sehari. Begitu pula di Polsek Lowokwaru, 7 ton beras habis dalam waktu satu hari. Hingga Senin (11/8/2025), tercatat 22 ton atau 4.400 sak beras telah terjual dari total 36 ton yang disediakan. Angka ini menunjukkan betapa besar kebutuhan masyarakat akan program semacam ini.
Sisa stok beras masih tersedia di beberapa wilayah seperti Polsek Sukun, Polsek Blimbing, Polsek Klojen, dan Polsek Kedungkandang. Proses penjualan terus dilakukan agar masyarakat di seluruh wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk membeli beras dengan harga terjangkau. “Masyarakat sangat antusias. Mereka berterima kasih karena harganya sangat membantu,” ungkap salah seorang Bhabinkamtibmas yang bertugas di lapangan.
Manfaat Langsung dan Komitmen Berkelanjutan
Program ini tidak hanya membantu meringankan beban finansial masyarakat, tetapi juga memberikan jaminan kualitas beras yang aman dan layak konsumsi. Beras SPHP merupakan produk dari Bulog yang telah melalui standar pengawasan kualitas. Selain itu, keberadaan program ini membantu pemerintah menjaga stabilitas stok pangan di pasaran, sehingga potensi kelangkaan atau kenaikan harga yang berlebihan dapat diminimalisir. Kombes Pol Nanang juga menegaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat di luar tugas menjaga keamanan. “Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Kapolresta Malang Kota menyampaikan harapannya agar Gerakan Pangan Murah dapat terus dilaksanakan secara berkala, terutama saat harga bahan pokok mengalami kenaikan. Polri, kata dia, siap menjadi garda terdepan dalam mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. “Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada warga. Polri tidak hanya hadir menjaga ketertiban, tetapi juga ingin memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap tercukupi dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Dengan adanya sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan stabilitas harga pangan di Kota Malang dapat terjaga. Masyarakat pun diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini dan membeli beras sesuai kebutuhan agar stok dapat terbagi merata untuk semua warga. Langkah ini menunjukkan bahwa dengan kolaborasi yang kuat, tantangan ekonomi dapat dihadapi bersama-sama demi kesejahteraan seluruh masyarakat.
Baca Juga: Sinergi Pusat-Daerah KSP Siap Dorong Program Presiden di Kabupaten Malang














