infomalangcom – Warga Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, bersiap menyambut gelaran Karnaval Budaya Sumbersekar 2026 yang akan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan budaya tersebut menjadi bagian dari tradisi Bersih Desa sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan kekayaan budaya lokal.
Pelaksanaan karnaval dipastikan berdampak pada aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Panitia telah mengumumkan adanya penutupan sementara sejumlah ruas jalan untuk mendukung kelancaran acara, keamanan peserta, serta kenyamanan masyarakat yang hadir menyaksikan parade budaya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Karnaval Budaya Sumbersekar akan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 00.30 WIB. Ketua Tim Karnaval RT 06 RW 03 Dusun Krajan, Budi Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bersih Desa Sumbersekar.
“Start budaya jam 10.00 sampai jam 00.30. Dalam rangka Bersih Desa Sumbersekar,” ujar Budi Santoso seperti dikutip Ketik.com.
Rute karnaval akan dimulai dari SDN Sumbersekar 02 yang berada di Dusun Banjartengah. Selanjutnya, peserta akan bergerak melewati Jalan Raya Sumbersekar dan berakhir di kawasan Dusun Krajan. Jalur tersebut menjadi lintasan utama bagi peserta yang mengikuti parade budaya.
Penutupan Jalan Dimulai Malam Sebelum Acara
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman, panitia menerapkan penutupan sementara sejumlah ruas jalan di wilayah Desa Sumbersekar. Penutupan telah dimulai sejak Jumat, 24 Juli 2026 pukul 23.00 WIB sebagai persiapan pelaksanaan acara.
Baca Juga: Dispensasi Nikah Didominasi Lulusan SMP,Rendra Berpendapat Menikah Bukan Hanya Soal Menghindari Zina
Selanjutnya, penutupan jalan berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 25–26 Juli 2026. Pengaturan tersebut diberlakukan mulai pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 03.00 WIB untuk menyesuaikan rangkaian kegiatan karnaval.
Selain kendaraan masyarakat umum, pengaturan lalu lintas juga berdampak pada layanan transportasi yang melintas di kawasan tersebut. Panitia menyiapkan jalur alternatif, termasuk pengalihan arus kendaraan dan layanan Trans Jatim selama kegiatan berlangsung.
Masyarakat yang memiliki aktivitas perjalanan di sekitar Desa Sumbersekar diimbau memperhatikan jadwal penutupan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengendara juga disarankan menggunakan jalur alternatif agar tidak mengalami hambatan selama perjalanan.
Karnaval Budaya Sumbersekar menjadi salah satu agenda budaya masyarakat Kabupaten Malang yang mengangkat nilai kebersamaan dan pelestarian tradisi. Selain menjadi hiburan warga, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi budaya desa kepada masyarakat yang lebih luas.
Sebelumnya, agenda karnaval di wilayah Malang Raya juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan budaya masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, tercatat menjadi salah satu lokasi pelaksanaan karnaval pada 25 Juli 2026.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya dapat menikmati pertunjukan budaya, tetapi juga ikut menjaga keberlangsungan tradisi lokal. Berbagai persiapan dilakukan agar karnaval berlangsung tertib, mulai dari pengaturan rute, keamanan, hingga koordinasi antara panitia dan pihak terkait.
Bagi warga yang ingin menyaksikan Karnaval Budaya Sumbersekar, disarankan datang lebih awal serta memperhatikan lokasi parkir yang tersedia. Masyarakat juga diharapkan menjaga ketertiban, tidak mengganggu jalur peserta, dan tetap memperhatikan keselamatan selama acara berlangsung.
Dengan adanya koordinasi antara panitia, masyarakat, serta pihak terkait, Karnaval Budaya Sumbersekar diharapkan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga secara luas. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa budaya lokal masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Malang.
Baca Juga: Rekomendasi 10 Cafe Hidden Gem di Batu Malang, Cocok untuk Healing dan Nongkrong













