Breaking

Wisatawan Asing Sampaikan Keluhan Soal Asap Rokok di Kawasan Wisata Cangar

Bima Yoga

23 January 2026

Wisatawan Asing Sampaikan Keluhan Soal Asap Rokok di Kawasan Wisata Cangar
Kawasan wisata Pemandian Air Panas Cangar di Kota Batu, Jawa Timur, tengah menjadi sorotan setelah seorang wisatawan asal Jepang membagikan pengalamannya berendam di lokasi tersebut.

infomalangcom – Kawasan wisata Pemandian Air Panas Cangar di Kota Batu, Jawa Timur, tengah menjadi sorotan setelah seorang wisatawan asal Jepang membagikan pengalamannya berendam di lokasi tersebut.

Di balik pujian terhadap suasana alam dan kualitas air panasnya, sang wisatawan justru menyoroti satu hal yang dinilainya cukup mengganggu kenyamanan, yakni kebiasaan pengunjung merokok di area pemandian. Unggahan tersebut pun dengan cepat menyebar dan memicu diskusi luas di kalangan warganet mengenai etika berwisata di ruang publik.

Video yang diunggah wisatawan bernama Shin melalui akun TikTok @shindiscovering.ba pada awal Januari 2026 ini menjadi viral setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @malangmedia. Dalam video tersebut, Shin menceritakan perjalanannya menuju Pemandian Air Panas Cangar yang berada di kawasan pegunungan Jawa Timur.

“Aku datang ke Pemandian air panas Cangar, jauh di pegunungan Jawa Timur,” ucapnya membuka video. Ia mengaku sengaja mengunjungi lokasi tersebut karena kecintaannya terhadap budaya onsen, tradisi pemandian air panas yang populer di negara asalnya, sehingga ia penasaran ingin membandingkan pengalaman berendam di Indonesia dengan kebiasaannya di Jepang.

Keluhan Soal Kebiasaan Merokok di Area Pemandian

Sebagai penikmat onsen, Shin turut membandingkan kualitas air panas di Cangar dengan standar yang biasa ia rasakan di Jepang. “Suhu di sini sekitar 38 derajat, dan di sana 40 derajat. Jadi pemandian air panas ini suhunya nyaman dan pas, bahkan untuk orang Jepang,” ujarnya.

Pujian tersebut menunjukkan bahwa dari sisi kualitas alam dan fasilitas dasar, Cangar dinilai mampu bersaing dengan standar pemandian air panas di negara yang memang dikenal dengan tradisi onsen tersebut.

Meski demikian, kesan positif itu diikuti keluhan terhadap kebiasaan sebagian pengunjung yang merokok di area kolam. “Tempat ini sangat bagus, tapi ada satu masalah.

Baca Juga: Asal Usul Nama Kota Malang, Fakta Sejarah yang Jarang Diketahui

Di Indonesia, pemandian air panas sering berubah menjadi tempat merokok. Karena banyak orang merokok,” kata Shin dalam videonya. Ia bahkan menyebut aroma asap rokok terasa lebih menyengat dibandingkan aroma khas belerang dari air panas itu sendiri. “Bau rokoknya lebih kuat daripada bau air panasnya,” pungkasnya.

Unggahan tersebut menuai beragam respons dari warganet, dengan banyak pengguna media sosial yang sepakat bahwa kebiasaan merokok di area pemandian air panas Cangar memang masih sering dijumpai hingga saat ini. Sejumlah warganet turut menyoroti pentingnya etika di ruang publik, terutama di destinasi wisata yang kini mulai dikenal luas oleh wisatawan mancanegara.

Pemandian Air Panas Cangar sendiri dikenal sebagai salah satu aset wisata unggulan di Jawa Timur, dengan berbagai fasilitas seperti kolam terpisah untuk pengunjung pria dan wanita, kolam renang air hangat, hingga layanan VIP Room Jacuzzi yang menjadi daya tarik tersendiri.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Batu sendiri tercatat terus meningkat, dengan jumlah kunjungan turis asing yang sempat menembus 9.873 orang dalam periode tertentu, didominasi wisatawan asal China dan Malaysia, sehingga kenyamanan fasilitas wisata menjadi faktor penting untuk terus dijaga oleh pengelola.

Paparan asap rokok orang lain atau perokok pasif diketahui dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan bagi orang di sekitarnya, terutama pada ruang terbuka yang ramai pengunjung seperti area pemandian air panas.

Organisasi Kesehatan Dunia mencatat bahwa tidak ada batas aman terhadap paparan asap rokok, sehingga kawasan bebas asap rokok di area publik dinilai penting untuk melindungi kesehatan masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke suatu destinasi wisata. Informasi lebih lanjut mengenai dampak asap rokok terhadap kesehatan dapat diakses melalui situs resmi World Health Organization.

Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi pengelola kawasan wisata Cangar untuk mempertimbangkan penerapan aturan kawasan bebas asap rokok yang lebih tegas, demi menjaga kenyamanan seluruh pengunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus mendukung citra pariwisata Jawa Timur di mata dunia. Perbaikan tata kelola semacam ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berwisata yang lebih baik bagi seluruh pengunjung ke depannya.

Baca Juga: Mengenal Boso Walikan Malang, Bahasa Unik Khas Arek Malang

Author Image

Author

Bima Yoga