UPDATE MALANG RAYA Kabar terbaru, agenda, layanan publik, dan informasi penting untuk warga Pantau Update
THE AUTHORITY OF MALANG RAYA
4 November 2026Malang Raya
Kirim Info Warga
4 November 2026Malang Raya

KPPN Malang Salurkan Rp5,6 Triliun KUR, Dorong Pertumbuhan UMKM

Bagikan

231 kali dibaca

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang mencapai Rp5,6 triliun hingga November 2024. Sebanyak 99.634 debitur di Malang Raya dan Pasuruan menjadi penerima manfaat, mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam penyaluran kredit dan jumlah debitur.

Kepala KPPN Malang, Mohammad Rusna, menjelaskan pencapaian tersebut tumbuh 23,89% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan peningkatan jumlah debitur sebesar 27,45%. “Realisasi KUR sebesar itu menunjukkan pertumbuhan yang signifikan baik dari sisi nominal maupun jumlah debitur,” ungkap Rusna pada Sabtu (28/12/2024).

Penyaluran Tertinggi di Kabupaten Malang

Kabupaten Malang menjadi daerah dengan penyaluran tertinggi, mencatat Rp3,1 triliun untuk 55.807 debitur, tumbuh masing-masing 15,08% dan 13,8% secara tahunan. Kabupaten Pasuruan menyusul dengan Rp1,2 triliun untuk 24.842 debitur, mencatat lonjakan signifikan sebesar 55,61% dan 68,04% untuk jumlah debitur.

Di Kota Malang, penyaluran mencapai Rp797 miliar untuk 12.244 debitur, sementara Kota Batu mencatat Rp318 miliar untuk 4.196 debitur. Kota Pasuruan membukukan Rp139 miliar untuk 2.545 debitur, tumbuh pesat hingga 67,53% secara nominal.

Baca Juga :

Program Makan Bergizi Gratis di Malang Raya: Antara Harapan dan Ketidakjelasan

Tren Ultra Mikro dan Ekonomi Kreatif

Selain KUR, kredit Ultra Mikro (UMi) juga mencatat penyaluran sebesar Rp250 miliar kepada 54.931 debitur. Namun, jumlah debitur UMi mengalami penurunan 1,04%, yang menurut ekonom Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, menunjukkan peningkatan kualitas kredit.

“Penurunan jumlah debitur UMi mencerminkan peningkatan kemandirian usaha ultra mikro, didukung oleh beragam sumber pembiayaan yang semakin kompetitif,” ujar Joko. Ia juga menambahkan bahwa pertumbuhan UMKM didorong oleh pemulihan ekonomi dan sektor pariwisata yang semakin atraktif.

Beragam pilihan pendanaan legal, seperti BUMDesa Bersama dan lembaga wakaf, turut mempercepat akselerasi ekonomi UMKM. “Semakin banyaknya sumber pembiayaan yang kompetitif akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” tambah Joko.

Baca Juga :

Meriahkan Malam Tahun Baru, Pesta Rakyat di Balai Kota Malang Hadirkan Denny Caknan

Bagikan
Arek Malang wajib follow

The Authority of Malang Raya

Mau tahu info akurat, mendalam, dan komprehensif di sekitar Malang? Langsung pantau infomalang.

Tag teman tongkronganmu yang paling sering ketinggalan info.