UPDATE MALANG RAYA Kabar terbaru, agenda, layanan publik, dan informasi penting untuk warga Pantau Update
THE AUTHORITY OF MALANG RAYA
4 November 2026Malang Raya
Kirim Info Warga
4 November 2026Malang Raya

Lima Rumah di Kepanjen Rusak Akibat Longsor, Warga Sempat Dengar Gemuruh

Bagikan

227 kali dibaca

Lima rumah di RT 6 RW 5 Jalan Rata Metro Sukun, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang rusak akibat longsor pada Sabtu dini hari. Longsor ini disebabkan oleh runtuhnya tembok penahan tanah milik salah satu sekolah, setelah hujan intensitas sedang mengguyur wilayah tersebut.

Tembok Penahan Runtuh Akibatkan Longsor

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. “Hujan di sekitaran Kepanjen menyebabkan tembok penahan tanah SMK Budi Utomo roboh dan memicu longsor,” katanya. Berdasarkan data BPBD, tembok yang runtuh memiliki lebar dan tinggi 10 meter, dengan panjang longsoran mencapai 12 meter.

Kelima rumah yang terdampak mengalami kerusakan serupa, yaitu pada bagian dapur. Sadono menyebutkan, warga yang rumahnya terkena longsor adalah Muji, Dolah, Askan, Sutarti, dan Suwarti. “Korban jiwa tidak ada, tetapi masih berpotensi terjadi longsor susulan karena tanah mengalami retakan,” jelasnya.

Baca juga:

Akses Jalan Malang-Kediri Terputus Sementara Akibat Pohon Tumbang

Bantuan Logistik Telah Disalurkan

Pemerintah daerah bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga terdampak. Bantuan berupa paket sembako, makanan ringan, lima terpal, dan alat pembersih material longsor telah disalurkan. “Upaya ini diharapkan membantu warga sementara waktu sambil menunggu kondisi lebih aman,” tambah Sadono.

Salah satu warga terdampak, Muji, menceritakan detik-detik peristiwa tersebut. “Saat itu saya belum tidur, tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras. Awalnya saya pikir ada kecelakaan, ternyata longsor,” ujarnya. Dapurnya rusak parah dan sementara waktu ditutup menggunakan terpal yang diberikan oleh BPBD.

Longsor Pernah Terjadi Sebelumnya

Muji juga mengungkapkan bahwa longsor di daerah tersebut bukan peristiwa pertama. “Dulu pernah terjadi longsor, tapi tidak separah ini,” jelasnya. Intensitas hujan yang terus mengguyur setiap hari membuat daerah tersebut rawan bencana serupa. Warga berharap ada upaya preventif lebih lanjut untuk mencegah longsor susulan.

Baca juga:

Hujan Deras Sebabkan 11 Titik Banjir dan 2 Longsor di Kota Malang

Bagikan
Arek Malang wajib follow

The Authority of Malang Raya

Mau tahu info akurat, mendalam, dan komprehensif di sekitar Malang? Langsung pantau infomalang.

Tag teman tongkronganmu yang paling sering ketinggalan info.