Mobil Maung dari PT Pindad digadang-gadang sebagai calon kebanggaan otomotif Indonesia di masa depan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT LEN Industri, Bobby Rasyidin, yang optimis Maung bisa menjadi divisi khusus BUMN di sektor otomotif. Dengan dukungan PT LEN sebagai induk holding industri pertahanan, Maung dirancang untuk mengedepankan komponen lokal dan teknologi canggih. PT LEN dan PT Pindad kini berkolaborasi erat dalam mempersiapkan produksi dan pengembangan lanjutan untuk mobil ini.
Rencana Pengembangan dan Dukungan PT LEN untuk Maung
Menurut Bobby, sudah waktunya Indonesia memiliki produk otomotif nasional yang kuat dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang tinggi. Saat ini, TKDN mobil Maung telah mencapai 60-70 persen, menunjukkan komitmen kuat untuk memprioritaskan komponen buatan dalam negeri. Pemesanan Maung juga datang dari Kementerian Pertahanan, yang telah memesan sebanyak 5.000 unit untuk kebutuhan TNI dan diharapkan selesai pada akhir 2024. PT LEN memberikan arahan strategis dan kebijakan khusus untuk memaksimalkan kualitas serta pengembangan teknologi mobil ini agar lebih siap digunakan di berbagai medan.
Baca Juga : Liburan Hemat di Malang, 4 Rekomendasi Destinasi Wisata yang Menenangkan dan Berkesan
Teknologi Tinggi untuk Kebutuhan Taktis dan Harapan Kebanggaan Nasional
Mobil Maung tidak hanya diperuntukkan sebagai kendaraan taktis, namun juga menjadi simbol kemajuan industri otomotif Indonesia. Saat ini, PT LEN terus mengembangkan teknologi elektronika pada kendaraan Maung untuk menjawab kebutuhan khusus dari Kementerian Pertahanan. Selain itu, Maung diharapkan menjadi produk nasional yang membanggakan sesuai dengan arahan Presiden untuk memperkuat industri dalam negeri. Dengan teknologi dan dukungan yang mumpuni, Maung siap menjadi ikon otomotif Indonesia.
Baca Juga : Menjelajahi Pesona Air Terjun Sumber Pitu di Malang, Surga Tersembunyi di Jawa Timur














