Breaking

Minuman Beralkohol Murah Marak di Malang Raya, Mudah Diakses Melalui Toko Online

Peredaran minuman beralkohol (minol) dengan harga murah semakin sulit dikendalikan di wilayah Malang Raya. Banyak masyarakat dari kalangan bawah yang dengan mudah mendapatkannya melalui platform online. Mereka sering membeli arak tanpa label dari situs penjualan online dan mencampurnya dengan bahan lain agar efeknya lebih kuat.

Penjual minol ilegal ini banyak ditemukan di marketplace seperti Facebook. Hanya dengan mengetik kata kunci tertentu, muncul puluhan akun yang menawarkan arak Bali dengan harga bervariasi antara Rp 15 ribu hingga Rp 35 ribu per botol. Beberapa penjual bahkan menawarkan pengiriman dari Bali dan bertemu langsung di tempat-tempat seperti Pasar Comboran, Malang.

Baca Juga : Debat Perdana Pilbup Malang 2024, Dua Paslon Siap Bertarung Gagasan

Miras Oplosan Marak di Tempat Publik

Minuman keras murah ini sering dikonsumsi di ruang publik oleh sebagian masyarakat yang nekat. Tim Samapta Polresta Malang Kota telah melakukan razia dan menemukan 88 kasus sepanjang tahun 2023 hingga Oktober. Para peminum biasanya mendapat minol melalui penjualan online yang dikirim dari luar Malang, terutama Bali.

Beberapa konsumen mengaku pernah mencoba minuman oplosan yang terbuat dari arak campuran. Salah satu warga, Tomi, mengatakan ia pernah mengonsumsi arak oplosan yang dicampur air leri (air bekas cucian beras) dan ragi, yang efeknya membuat tubuhnya terasa panas. Kini, ia berhenti mengonsumsi minuman oplosan karena sadar akan bahaya yang ditimbulkan.

Baca Juga : Banjir Bandang Hanyutkan Jembatan Darurat Sutojayan di Pakisaj