Infomalangcom – Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rendra Masdrajad Safaat, mendukung langkah Pemkot Malang yang dalam waktu dekat akan menertibkan parkir liar di Jalan Bandung, yang dinilai mengganggu aktivitas warga sekitar.
Rendra menyampaikan bahwa Jalan Bandung kini dipenuhi parkir liar yang memanfaatkan bahu jalan hingga menutup jalur sepeda. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan cukup parah dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
“Parkir liar di bahu Jalan Bandung ini sudah bikin macet, bahkan menutup jalur sepeda dan sangat mengganggu pengguna jalan,” ucapnya.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menetapkan Jalan Bandung sebagai Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), sehingga tidak diperbolehkan adanya aktivitas lain di bahu jalan. Menurut Rendra, masih banyak warga yang belum patuh dan cenderung mengabaikan aturan tersebut.
“Padahal Jalan Bandung ini merupakan KTL, warga harus patuh dan tidak abai dengan peraturan itu meskipun tidak ada petugas,” ungkapnya.
Baca Juga: Rendra Masdrajad Safaat Dorong Pengkajian Relokasi PKL Pasar Kebalen ke Pasar Gadang
Rendra juga mendorong langkah tegas Pemkot dalam menangani persoalan tersebut, mulai dari pemberian denda maksimal Rp500 ribu hingga penderekan kendaraan roda empat agar aktivitas masyarakat kembali lancar.
“Kami mendorong langkah tegas pemkot yang mendenda maksimal Rp500 ribu dan mobil diderek, agar warga bisa kembali beraktivitas dengan lancar,” ujarnya.
Rendra menilai penertiban yang dilakukan Pemkot semestinya mampu mengembalikan Jalan Bandung sebagai kawasan tertib lalu lintas, sekaligus mendorong masyarakat untuk menaati aturan agar parkir liar tidak kembali terjadi.
“Dengan langkah pemkot ini Jalan Bandung seharusnya kembali tertib sebagai KTL, dan warga harus patuh agar parkir liar tidak terulang lagi,” pungkasnya.
Ia berharap langkah penertiban tersebut dapat berjalan konsisten sehingga ketertiban lalu lintas dan kenyamanan warga di kawasan Jalan Bandung tetap terjaga.
Baca Juga: Rendra Masdrajad Safaat Sampaikan Pandangan dan Harapan untuk Koperasi Merah Putih










