infomalangcom – Transisi menuju kendaraan ramah lingkungan di Kota Malang semakin nyata seiring diresmikannya fasilitas pengisian daya kendaraan listrik berkapasitas besar di kawasan tersebut.
Peresmian ini turut mendapat sambutan positif dari kalangan legislatif yang mendorong percepatan pengurangan emisi karbon di wilayah tersebut.
PT PLN (Persero) resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang, Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang.
Fasilitas ini dihadirkan untuk menambah kapasitas layanan pengisian daya seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di seluruh wilayah Malang Raya belakangan ini.
SPKLU Center tersebut dilengkapi empat unit mesin pengisian cepat berdaya 180 kilo watt hour (kWh) yang melayani delapan konektor pengisi daya kendaraan, serta satu unit mesin berkapasitas 60 kWh dengan tiga konektor tambahan.
Dengan total sepuluh slot parkir, fasilitas ini memungkinkan pengisian daya kendaraan listrik secara simultan, baik untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh maupun aktivitas harian di perkotaan.
Manajer PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, menjelaskan bahwa pendirian SPKLU Center menjadi strategi di sisi hilir untuk memantik minat masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar konvensional ke kendaraan listrik.
“Ketika masyarakat mulai beralih dari mobil dengan internal combustion engine ke listrik, fasilitas pendukungnya harus disiapkan sehingga kami mendukung sistem pengecasannya,” kata Agung.
Baca Juga: Apa Itu Aturan Ganjil Genap? Ini Pengertian dan Alasan Penerapannya
Dukungan DPRD untuk Percepatan Pengurangan Emisi
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa penambahan SPKLU merupakan respons atas tren pertumbuhan kendaraan listrik yang terus meningkat, sekaligus bagian dari komitmen perusahaan mendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon di sektor transportasi.
“Ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.
Karena itu, PLN terus memperluas jaringan SPKLU di titik-titik strategis yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan pengguna,” ujar Ahmad Mustaqir.
Dukungan terhadap penguatan infrastruktur ini turut datang dari DPRD Kota Malang. Kalangan legislatif mendorong pemanfaatan kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan sebagai langkah konkret untuk menekan emisi karbon, mengingat sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang utama emisi di kawasan perkotaan.
Dorongan ini dinilai penting mengingat kendaraan dinas pemerintah daerah berpotensi menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan, sekaligus menunjukkan komitmen konkret pemerintah kota terhadap isu perubahan iklim yang semakin mendesak untuk ditangani bersama.
Keberadaan SPKLU yang semakin merata diyakini akan mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan di Kota Malang, sekaligus mendukung agenda transisi energi yang didorong pemerintah pusat maupun daerah.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, turut menilai kolaborasi erat antara PLN, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas yang lebih ramah lingkungan di kawasan perkotaan.
Berdasarkan data PLN, Malang Raya kini memiliki 56 unit SPKLU yang tersebar di berbagai lokasi, menjadikannya wilayah dengan jumlah SPKLU terbanyak di Jawa Timur.
Secara keseluruhan, Provinsi Jawa Timur didukung 288 unit SPKLU di 152 lokasi yang tersebar di 14 kabupaten dan kota, dengan rata-rata transaksi harian di SPKLU Center Malang mencapai 25 hingga 40 kendaraan.
Sepanjang tahun 2025, total transaksi SPKLU di seluruh Jawa Timur bahkan telah mencapai lebih dari 106 ribu kali dengan nilai transaksi mencapai Rp6,6 miliar, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.
Masyarakat yang ingin mengetahui lokasi SPKLU terdekat maupun informasi seputar layanan kelistrikan dapat mengakses aplikasi resmi PLN Mobile, yang menyediakan peta persebaran SPKLU di seluruh Indonesia secara real-time.
Dengan semakin luasnya jaringan infrastruktur pengisian daya serta dukungan penuh dari legislatif daerah, transisi menuju ekosistem kendaraan listrik yang bersih di Kota Malang diharapkan dapat berjalan lebih cepat, sehingga target pengurangan emisi karbon di sektor transportasi dapat tercapai secara lebih nyata dan berkelanjutan di masa mendatang.
Baca Juga: Angkutan Pelajar Mulai Diselaraskan, Rendra Dorong Jadi Solusi bagi Sopir Angkot














