Breaking

5 Peran Penting Kantor DPRD Kota Malang dalam Pelayanan Publik

Ahnaf muafa

26 January 2026

5 Peran Penting Kantor DPRD Kota Malang dalam Pelayanan Publik
Infomalangcom - Kantor DPRD kota malang yang berdiri di pusat kota bukan sekadar simbol birokrasi, melainkan jantung dari sistem check and balances dalam pemerintahan daerah.

Infomalangcom – Kantor DPRD kota malang yang berdiri di pusat kota bukan sekadar simbol birokrasi, melainkan jantung dari sistem check and balances dalam pemerintahan daerah.

Banyak masyarakat yang menganggap bahwa fungsi utama legislatif hanya berkaitan dengan politik praktis, padahal peran DPRD Kota Malang jauh melampaui hal tersebut.

Lembaga ini merupakan garda terdepan dalam memastikan setiap pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah kota berjalan sesuai standar, tepat sasaran, dan bebas dari praktik maladministrasi.

Sebagai rumah rakyat, kantor dewan berfungsi sebagai muara aspirasi sekaligus pusat kontrol kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga Bumi Arema sehari-hari.

Penjamin Kualitas Layanan Kesehatan dan Pendidikan

Peran pertama yang sangat krusial adalah fungsi pengawasan terhadap sektor dasar, yakni kesehatan dan pendidikan. DPRD Kota Malang memiliki tugas memastikan bahwa setiap Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) memberikan layanan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui Komisi D yang membidangi kesejahteraan rakyat, dewan secara rutin melakukan pemantauan terhadap ketersediaan fasilitas medis, obat-obatan, hingga kualitas tenaga kesehatan di lapangan.

Di sektor pendidikan, dewan berperan dalam mengawal program sekolah gratis dan pemerataan sarana prasarana. Saat muncul kebijakan strategis seperti penggabungan sekolah dasar atau perubahan sistem zonasi, dewan bertindak sebagai mediator yang memastikan hak-hak siswa tidak terabaikan.

Kantor dewan menjadi tempat di mana wali murid dapat mengadukan ketidakadilan dalam proses penerimaan peserta didik baru maupun keluhan terkait infrastruktur sekolah yang rusak agar segera mendapatkan perhatian dari dinas terkait.

Pengawal Distribusi Anggaran yang Pro-Rakyat

Fungsi anggaran merupakan peran kedua yang menentukan arah pelayanan publik di daerah. Setiap kebijakan pembangunan, mulai dari perbaikan drainase di kawasan strategis hingga revitalisasi pasar tradisional, memerlukan persetujuan anggaran dari dewan.

Dalam rapat-rapat pembahasan APBD, para anggota dewan bertugas membedah rancangan anggaran agar lebih banyak dialokasikan untuk kebutuhan mendesak masyarakat daripada belanja birokrasi yang bersifat seremonial.

Dewan memastikan bahwa pajak yang dibayarkan oleh warga Kota Malang dikembalikan dalam bentuk program nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.

Misalnya, pemberian subsidi bagi UMKM dalam pengurusan sertifikasi halal atau pengadaan angkutan sekolah yang aman bagi anak-anak.

Tanpa pengawalan anggaran yang ketat dari pihak legislatif, terdapat risiko besar terjadi ketimpangan distribusi pembangunan yang hanya menguntungkan wilayah tertentu, sehingga peran dewan sangat vital dalam menciptakan keadilan sosial melalui anggaran.

Baca Juga:

Gedung Parkir Kayutangan Beroperasi, DPRD Kota Malang Nilai Strategis Atasi Kemacetan

Mediator Konflik Sosial dan Masalah Perkotaan

Sebagai lembaga representatif, kantor dewan sering kali menjadi tempat penyelesaian konflik atau mediasi antara warga dengan pihak eksekutif maupun pengembang swasta.

Masalah seperti sengketa lahan, penataan Pedagang Kaki Lima, hingga polemik parkir liar memerlukan campur tangan dewan sebagai penengah yang netral.

Dewan memiliki kewenangan untuk memanggil instansi terkait dan pihak yang bersengketa dalam sebuah forum Rapat Dengar Pendapat.

Dalam forum resmi tersebut, masyarakat diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan argumen mereka secara terbuka dan transparan.

Peran mediasi ini sangat penting untuk menjaga kondusivitas kota agar tidak terjadi gesekan sosial yang berkepanjangan.

Dengan adanya dialog yang difasilitasi oleh dewan, kebijakan yang diambil pemerintah kota biasanya menjadi lebih humanis dan mempertimbangkan aspek sosial-ekonomi warga, bukan sekadar penegakan aturan secara kaku tanpa melihat kondisi riil di lapangan.

Pembentuk Regulasi Perlindungan Hak Masyarakat

Peran keempat adalah fungsi legislasi, yakni merumuskan Peraturan Daerah yang menjadi dasar pelayanan publik. DPRD Kota Malang terus mendorong lahirnya regulasi yang progresif, seperti peraturan mengenai perlindungan anak, hak-hak penyandang disabilitas, hingga regulasi penataan ruang yang berbasis lingkungan hidup.

Produk hukum ini sangat penting karena memberikan perlindungan legal bagi warga dalam mengakses hak-hak dasarnya. Regulasi yang dilahirkan oleh dewan berfungsi untuk melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan wewenang.

Misalnya, melalui peraturan penataan menara telekomunikasi atau reklame, dewan memastikan bahwa pembangunan infrastruktur digital tidak merusak estetika kota atau membahayakan keselamatan penduduk.

Dengan payung hukum yang kuat, masyarakat memiliki landasan sah untuk menuntut pelayanan yang lebih baik jika terjadi pelanggaran oleh pihak mana pun di wilayah administratif Kota Malang.

Pusat Pengaduan dan Aspirasi Terpadu Melalui Reses

Terakhir, kantor dewan berfungsi sebagai pusat layanan aspirasi melalui mekanisme reses dan pengaduan langsung secara terpadu.

Anggota dewan memiliki kewajiban konstitusional untuk turun ke daerah pemilihan masing-masing guna menyerap keinginan warga di tingkat akar rumput.

Aspirasi yang terkumpul, seperti permintaan perbaikan lampu jalan, renovasi jembatan, atau bantuan modal usaha, akan diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran dewan dalam musyawarah pembangunan.

Di era digital, kantor dewan juga mulai mengadopsi sistem pelaporan secara daring yang memudahkan warga untuk melapor tanpa harus datang secara fisik ke kantor dewan.

Namun, keberadaan kantor fisik tetap menjadi simbol kedaulatan rakyat yang sangat penting. Kepercayaan masyarakat bahwa suara mereka didengarkan dan diperjuangkan di gedung dewan adalah elemen vital dalam meningkatkan indeks demokrasi serta kualitas pelayanan publik di Kota Malang secara berkelanjutan.

Sinergi Menuju Pelayanan Publik yang Paripurna

Kelima peran tersebut menunjukkan bahwa DPRD Kota Malang adalah mitra strategis pemerintah kota sekaligus pengawas yang setia bagi kepentingan rakyat banyak.

Sinergi antara legislatif yang kritis dan eksekutif yang responsif merupakan kunci utama bagi kemajuan kota di masa depan.

Ketika dewan menjalankan fungsinya dengan integritas tinggi dan penuh tanggung jawab, maka pelayanan publik akan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi warga.

Masyarakat diharapkan terus aktif mengawasi kinerja para wakil rakyatnya agar tetap berada pada jalur perjuangan kepentingan umum.

Partisipasi publik dalam memberikan masukan terhadap setiap pembahasan peraturan maupun anggaran sangat diperlukan agar kebijakan yang lahir benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan.

Mari kita jadikan lembaga dewan sebagai rumah aspirasi yang selalu terbuka bagi kemajuan dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat di Kota Malang.

Baca Juga:

Wisata Terpadu Splendid Didorong DPRD Kota Malang

Author Image

Author

Ahnaf muafa