Infomalangcom – Sebanyak 70 bikers Nahdlatul Ulama (NU) Malang Raya berangkat menuju Jombang untuk menghadiri Muktamar ke-35 NU.
Keberangkatan ini membawa semangat kebersamaan sekaligus pesan mengenai keselamatan, ketertiban, dan niat ibadah.
Pelepasan 70 Bikers NU Malang Raya Menuju Jombang
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat melepas 70 bikers NU Malang Raya dari Kampus Universitas Islam Malang (Unisma), Kamis, 27 Agustus 2026.
Rombongan berangkat untuk menghadiri Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Radar Malang melaporkan peserta berasal dari berbagai wilayah Malang Raya dan akan mengikuti rangkaian Muktamar pada 27–31 Agustus 2026.
Keberangkatan tersebut menjadi bagian dari persiapan warga NU Malang Raya untuk hadir dalam agenda organisasi.
Rombongan tidak sekadar melakukan perjalanan bersama, tetapi juga membawa tujuan mengikuti kegiatan Muktamar secara langsung.
Pesan Wali Kota Malang tentang Makna Perjalanan
Wahyu Hidayat mengingatkan para bikers agar perjalanan menuju Jombang dimaknai sebagai perjalanan ibadah.
Pesan itu menegaskan bahwa keberangkatan tidak semata berkaitan dengan aktivitas komunitas atau perjalanan menggunakan sepeda motor.
Niat tersebut menjadi pengingat agar peserta menjaga sikap selama perjalanan.
Sebagai rombongan yang membawa nama NU dan berasal dari Malang Raya, peserta diharapkan menjaga nama baik daerah serta organisasi.
Kebersamaan juga perlu dipertahankan sejak keberangkatan sampai seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Imbauan Keselamatan Selama Perjalanan
Keselamatan menjadi hal penting dalam perjalanan rombongan kendaraan bermotor.
Peserta perlu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, dan memperhatikan keadaan fisik masing-masing.
Perjalanan kelompok membutuhkan koordinasi agar rombongan tetap tertib serta tidak membahayakan pengguna jalan lain.
Beristirahat ketika lelah merupakan bagian penting dari keselamatan. Mengejar waktu tempuh tidak seharusnya mengalahkan kondisi tubuh.
Dengan menjaga kecepatan dan konsentrasi, perjalanan dapat berlangsung lebih aman.
Kendaraan juga perlu dipastikan dalam kondisi layak sebelum digunakan menempuh perjalanan dari Malang menuju Jombang.
Persiapan Rombongan Bikers NU Malang Raya
Persiapan keberangkatan dilakukan sebelum rombongan bergerak menuju Jombang. Radar Malang melaporkan persiapan telah dilakukan sekitar dua pekan sebelumnya.
Waktu tersebut digunakan untuk memastikan kesiapan peserta dan kendaraan serta melakukan koordinasi perjalanan.
Persiapan kelompok bukan hanya menyangkut kendaraan. Peserta juga perlu mengetahui rute, titik istirahat, kebutuhan pribadi, dan komunikasi antarpengendara.
Koordinasi yang baik membantu rombongan menghadapi kondisi perjalanan secara lebih teratur. Perlengkapan berkendara dan kebutuhan selama mengikuti Muktamar juga perlu diperhatikan.
Muktamar ke-35 NU di Jombang
Muktamar ke-35 NU berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026.
Portal resmi Muktamar menjelaskan bahwa forum tersebut merupakan forum musyawarah tertinggi Nahdlatul Ulama yang mempertemukan utusan dari berbagai penjuru negeri.
PBNU sebelumnya menetapkan Tambakberas sebagai lokasi Muktamar melalui rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah pada 7 Juli 2026.
Agenda tersebut menjadi forum penting untuk membahas arah organisasi, memperkuat ukhuwah, serta merumuskan program dan rekomendasi untuk masa khidmat berikutnya.
Perjalanan Bikers sebagai Sarana Silaturahmi
Perjalanan bersama memberikan ruang bagi warga NU dari berbagai wilayah Malang Raya untuk mempererat komunikasi.
Rombongan bikers dapat menjadi sarana silaturahmi karena peserta menempuh perjalanan dengan tujuan yang sama.
Kebersamaan dapat dijaga melalui sikap saling membantu, menghormati pengguna jalan, dan mengikuti koordinasi rombongan.
Sesampainya di Jombang, semangat persaudaraan juga dapat diwujudkan dengan menjaga ketertiban selama mengikuti kegiatan Muktamar.
Hal yang Perlu Diperhatikan Peserta Selama di Jombang
Setelah menempuh perjalanan, peserta perlu menjaga kondisi fisik agar dapat mengikuti agenda dengan baik.
Ketentuan panitia juga perlu diperhatikan, terutama berkaitan dengan akses lokasi, jadwal kegiatan, dan tata tertib selama Muktamar.
Kendaraan dan perlengkapan pribadi sebaiknya tetap diamankan. Peserta juga perlu menghormati masyarakat sekitar Tambakberas serta peserta dari daerah lain.
Sikap tertib membantu menciptakan suasana kegiatan yang nyaman bagi seluruh pihak.
Harapan untuk Rombongan Bikers NU Malang Raya
Keberangkatan 70 bikers NU Malang Raya diharapkan berlangsung aman hingga kembali ke Malang.
Pesan Wali Kota tentang perjalanan sebagai ibadah dapat menjadi pengingat untuk mengutamakan keselamatan, menjaga niat, dan mempertahankan kebersamaan.
Dengan persiapan yang baik, rombongan dapat mengikuti Muktamar secara tertib sekaligus membawa semangat persaudaraan dari Malang Raya.
Perjalanan tersebut menjadi pengalaman bersama yang mempertemukan komunitas, kegiatan keagamaan, dan agenda organisasi dalam satu rangkaian.
Kehadiran rombongan dari Malang Raya juga menunjukkan antusiasme warga untuk mengambil bagian dalam momentum organisasi.
Bagi peserta, perjalanan menuju Jombang dapat menjadi kesempatan mengikuti agenda NU sekaligus memperluas silaturahmi dengan warga dari berbagai daerah.
Karena itu, kedisiplinan, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama tetap penting sepanjang perjalanan hingga seluruh rangkaian Muktamar berakhir aman.
baca juga : Persiapan Demo 27 Agustus di DPR, Bantuan Logistik Mulai Berdatangan














