Breaking

Pemkot Malang Siapkan Angkutan Pelajar Gratis, Libatkan 96 Armada Angkot

jed timo

28 August 2026

Pemkot Malang Siapkan Angkutan Pelajar Gratis, Libatkan 96 Armada Angkot
Program angkutan pelajar gratis di Kota Malang memasuki tahap akhir persiapan.

Infomalangcom – Program angkutan pelajar gratis di Kota Malang memasuki tahap akhir persiapan.

Pemerintah Kota Malang menyiapkan layanan berbasis angkutan kota dengan melibatkan 96 armada untuk membantu mobilitas siswa menuju dan dari sekolah.

Pemkot Malang Siapkan Program Angkutan Pelajar Gratis

Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan menyiapkan angkutan pelajar gratis sebagai layanan transportasi yang dapat dimanfaatkan siswa.

Berdasarkan keterangan Dishub, program ini dirancang untuk memudahkan akses pelajar sekaligus memperkuat pemanfaatan angkutan kota yang telah beroperasi.

Pada perkembangan terbaru, program tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin, 31 Agustus 2026.

Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyebut layanan ditargetkan berjalan mulai pukul 05.00 WIB, kemudian peluncuran resmi dijadwalkan pukul 08.00 WIB.

Sebanyak 96 Armada Angkot Akan Dilibatkan

Dishub Kota Malang menyiapkan 96 unit angkutan kota untuk mendukung layanan tersebut.

Jumlah itu menjadi bagian dari skema pelayanan yang disiapkan pemerintah dengan menggunakan armada angkot yang memenuhi persyaratan.

Program ini menggunakan skema buy the service atau BTS.

Dalam skema tersebut, pemerintah membeli layanan angkutan melalui koperasi yang bekerja sama dengan Dishub.

Pembayaran layanan tidak ditentukan sekadar berdasarkan jumlah penumpang, melainkan mengacu pada jarak tempuh dan biaya operasional yang telah ditetapkan.

Pemerintah Kota Malang juga menyiapkan anggaran sekitar Rp1,9 miliar untuk layanan 96 unit tersebut.

Besaran pagu itu tidak otomatis seluruhnya terserap karena pembayaran disesuaikan dengan kinerja layanan yang diberikan.

Sasaran dan Mekanisme Angkutan Pelajar Gratis

Layanan ini ditujukan bagi pelajar yang membutuhkan angkutan menuju sekolah.

Informasi Dishub sebelumnya menyebut pelajar jenjang SD, SMP, hingga SMA dapat memanfaatkan layanan tanpa proses pendaftaran.

Angkutan pelajar dirancang beroperasi pada waktu berangkat dan pulang sekolah.

Di luar jam tersebut, armada kembali melayani masyarakat umum.

Setiap kendaraan juga akan diberi penanda khusus sehingga dapat dibedakan dari angkot reguler.

Rute Angkot yang Mendukung Mobilitas Pelajar

Pada tahap awal, layanan angkutan pelajar gratis akan melayani 15 rute yang sebelumnya digunakan dalam layanan bus sekolah dan angkutan pelajar milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang.

Baca juga: Persiapan Demo 27 Agustus di DPR, Bantuan Logistik Mulai Berdatangan

Angkutan Gratis untuk Meringankan Mobilitas Pelajar

Program ini memberikan alternatif perjalanan tanpa membebankan tarif kepada pelajar yang menggunakan layanan.

Kebijakan tersebut dapat membantu siswa yang selama ini mengandalkan angkutan umum untuk pergi dan pulang sekolah.

Selain persoalan biaya, keberadaan layanan khusus pelajar juga berkaitan dengan kebutuhan transportasi pada jam sekolah.

Pemerintah sebelumnya menyebut program ini diarahkan untuk mempermudah akses menuju sekolah, sekaligus mendukung keselamatan dan kelancaran mobilitas.

Pemkot Malang Dorong Penggunaan Transportasi Umum

Pelibatan angkot dalam program menunjukkan upaya pemerintah memanfaatkan transportasi umum yang telah tersedia.

Kebijakan ini juga memberi ruang bagi angkutan kota untuk tetap menjadi bagian dari sistem mobilitas masyarakat.

Program tersebut hadir ketika transportasi publik di Malang Raya terus berkembang.

Karena itu, pengaturan rute dan layanan perlu disesuaikan agar angkutan pelajar dapat berjalan berdampingan dengan moda lain tanpa menimbulkan tumpang tindih pelayanan.

Dampak Program bagi Pengemudi dan Pengelola Angkot

Skema BTS membuat pengelolaan layanan dilakukan melalui koperasi yang bekerja sama dengan Dishub.

Mekanisme tersebut memberi kepastian bahwa pembayaran layanan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Bagi pengemudi, program ini membuka kesempatan untuk memperoleh pendapatan dari layanan yang dikontrak pemerintah.

Besaran pembayaran mengikuti kinerja dan jarak layanan, sehingga tidak tepat menyamakan penerimaan seluruh pengemudi.

Keamanan dan Kenyamanan Pelajar Jadi Perhatian

Keamanan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan angkutan pelajar.

Dishub sebelumnya menyampaikan bahwa armada yang digunakan harus memenuhi persyaratan administrasi dan teknis.

Kendaraan juga disiapkan dengan sistem pemantauan digital untuk membantu pengawasan operasional.

Selain itu, pengemudi perlu memenuhi ketentuan berkaitan dengan dokumen kendaraan dan keselamatan berkendara.

Pengawasan diperlukan agar layanan tidak hanya gratis, tetapi juga aman dan layak digunakan pelajar.

Tahapan Persiapan Program Angkutan Pelajar Gratis

Sebelum pelaksanaan, Pemkot Malang menyelesaikan regulasi dan menyiapkan sistem pemantauan.

Peraturan Wali Kota yang menjadi dasar program telah melalui proses evaluasi, sementara Dishub menyiapkan aspek teknis bersama pihak terkait.

Dengan jadwal operasional 31 Agustus, tahap persiapan kini berfokus pada kesiapan armada, pengemudi, sistem layanan, serta koordinasi pelaksanaan di lapangan.

Arah Pengembangan Angkutan Pelajar di Kota Malang

Pelaksanaan program nantinya perlu diikuti evaluasi agar pemerintah dapat melihat kesesuaian jumlah armada, rute, waktu layanan, dan kebutuhan pelajar.

Evaluasi juga penting untuk memastikan anggaran digunakan sesuai kinerja layanan.

Dengan 96 armada yang disiapkan, angkutan pelajar gratis diharapkan menjadi bagian dari penguatan transportasi publik Kota Malang.

Keberhasilan program tetap bergantung pada konsistensi pelayanan, pengawasan, serta kemampuan pemerintah menyesuaikan layanan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Ratusan Polisi Siaga di Semanggi Jelang Demo 27 Agustus

Author Image

Author

jed timo