Breaking

Sapa Warga dan Wisatawan, PAMDI Malang Sajikan Panggung Hiburan Musik di Kampoeng Trunojoyo

Sapa Warga dan Wisatawan, PAMDI Malang Sajikan Panggung Hiburan Musik di Kampoeng Trunojoyo
Suasana Ramadan di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, terasa semakin hangat dengan kehadiran para artis dangdut lokal yang turun langsung menyapa warga.

infomalangcom – Suasana Ramadan di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, terasa semakin hangat dengan kehadiran para artis dangdut lokal yang turun langsung menyapa warga.

Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026 berubah menjadi panggung kecil penuh warna, dimeriahkan oleh organisasi Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Malang Raya.

Pada Rabu (4/3/2026), belasan penyanyi dangdut dari Kota Malang, Kabupaten Malang, hingga Kota Batu turun langsung ke jalan, berdiri di pinggir lokasi bazar sambil membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas. Mikrofon berpindah tangan, tawa pecah, dan kantong-kantong takjil dibagikan satu per satu kepada pengendara yang lewat.

Misi PAMDI Sapa Warga Sekaligus Perkenalkan Ulang Organisasi

Ketua PAMDI Kota Malang, Rosa Amelia, menjelaskan bahwa kegiatan menyapa warga dan membagikan takjil ini akan terus berlangsung selama beberapa hari ke depan sepanjang gelaran Kampoeng Ramadhan Trunojoyo berlangsung.

“Sampai Sabtu depan, insyaallah kami terus bagi-bagi takjil di depan lokasi Kampoeng Ramadhan ini,” ujar Rosa di sela kegiatan.

Bagi Rosa dan rekan-rekannya, kehadiran mereka di tengah keramaian bazar Ramadan bukan sekadar agenda sosial biasa. Ada misi lain yang ingin disampaikan kepada masyarakat, yakni memperkenalkan kembali organisasi para insan dangdut yang selama ini lebih dikenal dengan nama lama, PAMMI atau Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia. Organisasi tersebut kini telah berganti nama menjadi PAMDI, meski secara kepemimpinan tetap berada di bawah figur legenda dangdut nasional, Rhoma Irama.

“Masyarakat banyak yang belum tahu kalau PAMMI sekarang menjadi PAMDI. Kalau PAMMI semua orang sudah familiar. Karena itu kami hadir di sini, sekaligus mengenalkan bahwa PAMDI itu wadah para artis dangdut,” jelas Rosa.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Tetes Tebu di Flyover Mergosono Sebabkan Empat Korban Terluka

Sejak hari pertama Kampoeng Ramadhan Trunojoyo dibuka pada 1 Maret 2026, para anggota PAMDI sudah rutin hadir di lokasi. Selain membagikan takjil, sejumlah artis juga turut menghibur pengunjung dengan nyanyian dangdut ringan di sekitar area bazar, menciptakan suasana yang lebih akrab antara penyanyi dan masyarakat yang sedang ngabuburit.

Tidak jarang pengunjung yang sedang menunggu waktu berbuka berhenti sejenak, ada yang sekadar menyapa, ada pula yang meminta berfoto bersama para penyanyi yang tampil di sana.

Dangdut yang selama ini identik dengan panggung hiburan berskala besar, kali ini justru hadir lebih dekat dengan masyarakat, tanpa sekat panggung maupun tiket masuk. Kehadiran para artis di tengah keramaian bazar menjadi kejutan kecil tersendiri bagi warga maupun wisatawan yang kebetulan melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kehadiran PAMDI turut menambah semarak kegiatan Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026, yang tahun ini digelar untuk pertama kalinya di Lapangan eks Ruko Patimura.

Ketua Panitia Penyelenggara, Ir Jimmy Darwis Samirin, SH, menyampaikan bahwa bazar Ramadan ini memang dirancang sebagai ruang pertemuan masyarakat, tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga menikmati suasana Ramadan yang hangat.

“Pasar rakyat Ramadan ini baru pertama kali kami gelar di Trunojoyo. Kami ingin masyarakat Malang punya tempat baru untuk ngabuburit, menikmati kuliner, dan berbelanja kebutuhan Lebaran,” ujar Jimmy.

Area bazar dipenuhi deretan tenda kuliner, jajanan tradisional, serta berbagai produk kebutuhan Ramadan. Menjelang magrib, pengunjung mulai memadati lokasi, dengan aroma gorengan, sate, hingga minuman segar yang bercampur dengan suara pedagang menawarkan dagangan mereka.

Kampoeng Ramadhan Trunojoyo sendiri direncanakan berlangsung hingga 29 Maret 2026. Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak, antara lain DMR Production, PAMDI Malang Raya, Malang Post, TIMES Indonesia, EventMalang, dan JTV Malang. Informasi lebih lanjut mengenai berbagai destinasi dan agenda wisata di Kota Malang dapat diakses melalui laman resmi Pemerintah Kota Malang.

Dengan kolaborasi antara pelaku seni lokal dan panitia penyelenggara, Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026 diharapkan mampu menjadi salah satu titik favorit ngabuburit baru bagi warga dan wisatawan di Kota Malang, sekaligus menjadi ruang bagi para seniman dangdut lokal untuk terus dikenal luas oleh masyarakat.

Baca Juga: Pentingnya Pemilihan Umum dalam Memperkuat Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat

Author Image

Author

Bima Yoga