Breaking

Gedung Bapenda DKI Dilalap Api, Kebakaran Menjalar hingga Lantai 16

Bima Yoga

8 August 2026

Gedung Bapenda DKI Dilalap Api, Kebakaran Menjalar hingga Lantai 16
Kebakaran hebat melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat malam.

infomalangcom – Kebakaran hebat melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat malam.

Api yang membakar bangunan berlantai 16 tersebut dengan cepat menjalar hingga menghanguskan enam lantai sekaligus, dari lantai 11 sampai lantai 16.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, membenarkan bahwa kebakaran mulai dilaporkan sekitar pukul 21.00 WIB, dan petugas langsung bergerak melakukan pemadaman sekitar 21.41 WIB. Ia menyebut area yang terdampak cukup luas karena api merambat dengan sangat cepat di bagian atas gedung.

“Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16,” kata Bayu di lokasi kejadian, Sabtu dini hari.

Titik Api Masih Diselidiki

Bayu menjelaskan, hingga proses pendinginan berlangsung, pihaknya belum dapat memastikan dari lantai mana api pertama kali muncul maupun penyebab pasti kebakaran tersebut.

Ia menambahkan, gedung yang terbakar tidak hanya digunakan sebagai kantor Bapenda, melainkan juga menjadi tempat operasional Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama lantaran sumber api berada di lantai-lantai atas gedung bertingkat. Petugas bahkan harus bertahan di lantai 10 untuk mencegah api merembet lebih jauh ke bagian bangunan lainnya.

“Memang agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan,” jelas Bayu.

Dalam proses evakuasi, petugas berhasil menyelamatkan satu orang pekerja yang sedang melakukan renovasi di lantai 15. Pekerja tersebut dalam kondisi selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi guna mendalami kronologi kejadian. Ia menyebut pemeriksaan awal difokuskan pada orang-orang yang berada di lokasi saat kebakaran terjadi.

“Kurang lebih saat ini, baik dari interview langsung di lapangan sejumlah 10 orang,” kata Reynold di lokasi kebakaran.

Reynold menambahkan, pemeriksaan terhadap saksi akan terus dilakukan secara intensif dan berkelanjutan, termasuk terhadap pegawai Bapenda DKI yang berada di sekitar lokasi saat peristiwa berlangsung.

Baca Juga: Tiket Upacara HUT RI Diserbu 128 Ribu Pendaftar dalam Sehari, Minat Masyarakat Sangat Tinggi

Polisi turut melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri untuk menyelidiki titik awal munculnya api setelah kondisi lokasi memungkinkan dilakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.

Penanganan kebakaran ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi terkait. Sekitar 100 personel Damkar diterjunkan ke lokasi, didukung tiga unit bronto skylift untuk menjangkau titik api di lantai-lantai atas gedung.

Polda Metro Jaya turut menyiagakan sekitar 125 personel untuk mengamankan area sekitar lokasi kejadian, sementara Jalan Abdul Muis ditutup sementara hingga proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan sepenuhnya.

Insiden kebakaran gedung tinggi seperti ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kebakaran pada bangunan bertingkat, termasuk jalur evakuasi, sistem deteksi dini, dan alat pemadam api yang memadai.

Kebakaran yang menjalar hingga enam lantai sekaligus juga menunjukkan betapa krusialnya kesiapan sistem proteksi kebakaran pasif maupun aktif di gedung-gedung perkantoran pemerintah, mengingat bangunan tersebut biasanya menyimpan dokumen dan data penting yang menyangkut pelayanan publik.

Masyarakat maupun pengelola gedung dapat mempelajari lebih lanjut mengenai regulasi keselamatan bangunan gedung melalui laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum, yang turut mengatur standar teknis bangunan gedung di Indonesia.

Kejadian ini juga berdampak pada aktivitas layanan publik yang biasa dijalankan oleh Bapenda maupun BPAD DKI Jakarta di gedung tersebut.

Belum ada keterangan resmi mengenai kapan pelayanan akan kembali normal atau dipindahkan sementara ke lokasi lain, sehingga masyarakat yang memiliki keperluan administrasi diimbau memantau informasi resmi dari instansi terkait sebelum datang langsung ke lokasi.

Hingga berita ini disusun, pihak Gulkarmat DKI Jakarta dan kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti kebakaran, sementara proses pendinginan di sejumlah titik gedung Bapenda DKI masih terus dilakukan agar api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Seluruh petugas gabungan dari berbagai instansi tetap disiagakan di lokasi hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman dan terkendali.

Baca Juga: Wajib Tahu! Deretan Buah dan Sayur yang Pantang Dikonsumsi Penderita Gangguan Ginjal

Author Image

Author

Bima Yoga