Breaking

Angkutan Pelajar Mulai Diselaraskan, Rendra Dorong Jadi Solusi bagi Sopir Angkot

Angkutan Pelajar Mulai Diselaraskan, Rendra Dorong Jadi Solusi bagi Sopir AngkotAngkutan Pelajar Mulai Diselaraskan, Rendra Dorong Jadi Solusi bagi Sopir Angkot
Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mematangkan skema operasional Angkutan Pelajar.

Infomalangcom – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mematangkan skema operasional Angkutan Pelajar.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar diskusi bersama organisasi paguyuban angkutan kota (angkot) guna menyelaraskan pelaksanaan program tersebut dengan kebutuhan para pelaku transportasi di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menegaskan bahwa operasional Angkutan Pelajar akan tetap menggunakan trayek angkot yang sudah ada.

Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih jalur maupun konflik dengan layanan transportasi yang telah beroperasi sebelumnya.

“Prinsipnya, Angkutan Pelajar ini berbasis trayek angkutan kota yang sudah ada.

Jalur yang dilalui tidak mengalami perubahan, kecuali untuk menjangkau kawasan atau sekolah yang selama ini belum terlayani,” ujar Widjaja.

Selain itu, Dishub juga mendorong keterlibatan koperasi angkutan sebagai wadah resmi para pengemudi.

Melalui skema tersebut, para sopir angkot diharapkan tetap memiliki ruang usaha sekaligus berperan dalam mendukung layanan transportasi bagi pelajar.

Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat, menyambut positif langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Malang.

Menurutnya, program Angkutan Pelajar sejak awal memang diharapkan dapat menjadi solusi yang menguntungkan berbagai pihak, baik bagi pelajar maupun sopir angkot.

“Saya mengapresiasi langkah Dishub yang terus membangun komunikasi dengan para sopir angkot.

Program ini memang harus disusun bersama agar manfaatnya bisa dirasakan oleh pelajar sekaligus memberikan kepastian bagi para pengemudi,” ujar Rendra.

Rendra menilai kehadiran Angkutan Pelajar merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan transportasi yang aman dan terjangkau bagi siswa.

Namun di sisi lain, pemerintah juga perlu memastikan para sopir angkot tetap mendapatkan peluang ekonomi yang layak.

“Sejak awal kami mendorong agar Angkutan Pelajar tidak dipandang sebagai ancaman bagi angkot.

Justru ini harus menjadi peluang baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi,” katanya.

Menurut legislator yang akrab disapa Jiren tersebut, proses penyelarasan yang saat ini dilakukan menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya kesalahpahaman di lapangan.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyusun skema terbaik.

“Yang terpenting adalah mencari titik temu. Pelajar mendapatkan layanan transportasi yang aman, sementara sopir angkot tetap memiliki ruang usaha yang jelas dan berkelanjutan,” tuturnya.

Rendra berharap pembahasan yang saat ini berlangsung dapat segera menghasilkan formulasi yang disepakati bersama sehingga program Angkutan Pelajar dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Malang.

baca juga : Mengenal Jenis-Jenis Kursi Kereta Ekonomi KAI, Tegak 90 Derajat hingga New Generation

Author Image

Author

rizal habibi