KEPANJEN – Arema FC menelan kekalahan 1-3 dari Bali United pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (31/10/2026). Kekalahan ini makin berat karena dua pemain Singo Edan diusir wasit, sehingga Arema menuntaskan laga dengan sembilan orang.
Hasil ini sekaligus memutus momentum Arema yang sepekan sebelumnya menang 4-0 atas Dewa United di stadion yang sama.
Dua Gol Menjelang Turun Minum
Bali United membuka skor lewat Marko Dugandžić pada menit ke-40. Lima menit kemudian, Irfan Jaya menggandakan keunggulan sehingga tim tamu menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Arema melakukan pergantian di sekitar jeda dengan memasukkan Johan Ahmat Farizi dan Gustavo Franca untuk menambah daya serang. Namun, Bali United justru menambah gol lewat Teppei Yachida pada menit ke-67.
Situasi Arema makin sulit ketika Alfeandra Dewangga, yang masuk pada menit ke-65, menerima kartu merah pada menit ke-74. Meski bermain dengan sepuluh orang, Arema sempat memperkecil skor menjadi 1-3 lewat Careca pada menit ke-79. Di pengujung laga, Julian Guevara juga diusir pada menit 90+2.
Unggul Tembakan, Kalah Efektivitas
Statistik pertandingan menunjukkan Arema sebenarnya lebih agresif. Singo Edan melepaskan 18 tembakan, delapan di antaranya mengarah ke gawang. Bali United hanya mencatat 10 tembakan dengan empat tepat sasaran, tetapi mampu mengubahnya menjadi tiga gol. Penguasaan bola relatif berimbang, 52 persen untuk Bali United dan 48 persen untuk Arema.
Kata Pelatih
Dalam konferensi pers seusai laga, pelatih sementara Arema FC Andre Caldas menilai penurunan mental bertanding menjadi faktor utama kekalahan. Menurut dia, Arema sempat punya peluang menyamakan skor setelah gol pertama, tetapi gol kedua di menit ke-45 membuat “mental pemain langsung turun drastis”. Caldas menyatakan siap mengambil tanggung jawab atas hasil ini dan meminta timnya menjadikannya pelajaran.
Dari kubu tamu, pelatih Bali United Johnny Jansen mengaku bangga karena timnya akhirnya menang di laga tandang musim ini. Ia menyebut ketenangan pemain dan disiplin lini belakang sebagai kunci meredam serangan tuan rumah.
Posisi di Klasemen
Kekalahan ini membuat Arema tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 9 poin dari delapan laga, hasil dua kali menang, tiga kali imbang, dan tiga kali kalah. Sebaliknya, Bali United naik ke peringkat ketiga dengan 16 poin, dua angka di bawah pemuncak klasemen Persija Jakarta.
Laga Berikutnya
Arema tidak punya banyak waktu untuk berbenah. Singo Edan dijadwalkan bertandang ke markas Madura United pada pekan kesembilan, Jumat (6/11/2026) pukul 19.00 WIB, di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Laga itu menjadi ujian berat bagi Andre Caldas, yang memimpin tim sebagai pelatih interim sejak manajemen memberhentikan Marcos Santos pada 23 Oktober 2026. Arema juga kemungkinan tampil tanpa Dewangga dan Guevara, sambil menunggu keputusan Komite Disiplin soal sanksi kartu merah keduanya.
Editor: Handoyo Tejo Wasito
Olahraga
Olahraga
Olahraga
Olahraga
Olahraga
Olahraga