6 kali dibaca
MALANG – Rekber.com, platform rekening bersama yang berbasis di Kota Malang, menjadi perantara pembayaran yang membantu mengamankan transaksi online antara pembeli dan penjual.
Salah satu pendiri Rekber.com, Erwan Saputra, mengatakan ia mendirikan layanan itu bersama rekannya sekitar 2025. Hal itu disampaikan Erwan kepada Infomalang melalui pesan suara WhatsApp, Rabu (4/11/2026).
Gagasannya berakar jauh sebelum itu. Pada 2013, Erwan membuat Polisionline.com, situs yang memberi informasi toko online mana yang terindikasi penipu dan mana yang aman. Ia juga mengaku pernah menjadi korban penipuan online.
“Dulu saya pernah kena tipu online juga. Sampai sekarang penipuan online masih banyak, jadi cobalah membuat sebuah solusi kecil yang mungkin bisa bermanfaat,” kata Erwan.
Ia memilih Malang sebagai basis karena ia dan pendiri lainnya menempuh pendidikan tinggi di kota ini.
Berawal dari Celah Transaksi di Luar Marketplace
Menurut Erwan, penjual yang dulu memakai toko online berbasis website kini banyak beralih ke marketplace. Namun, transaksi lewat media sosial dan grup jual beli tetap ramai, padahal tidak punya perlindungan seperti di marketplace.
“Hampir semua lini itu ada penipuannya,” ujarnya. Ia mencontohkan jual beli barang bekas, suku cadang mobil, ponsel, laptop, hingga bibit tanaman.
Erwan menambahkan, jasa rekber yang beredar umumnya masih manual lewat Messenger atau WhatsApp, bahkan ada yang palsu. Dari situ, Rekber.com dibangun sebagai platform rekening bersama dengan sistem otomatis.
Cara Kerja Rekening Bersama Rekber.com
Erwan menjelaskan, prinsip Rekber.com mirip sistem di marketplace. Pembeli membayar melalui Rekber.com, penjual mengirim barang, lalu dana diteruskan ke penjual setelah pembeli mengonfirmasi penerimaan. Pembayarannya bisa melalui virtual account atau gerai minimarket.
Setelah barang tiba, pembeli diberi waktu untuk memeriksanya. Jika pembeli tidak merespons hingga batas waktu yang berlaku, transaksi dianggap selesai secara otomatis. Bila barang tidak sesuai, pembeli dapat mengajukan komplain. Selama komplain diproses, dana belum diteruskan ke penjual. Tim Rekber.com menjadi penengah, dan dana bisa dikembalikan ke pembeli.
Menurut laman Rekber.com, biaya layanannya 1 persen untuk transaksi hingga Rp100 juta dan 0,5 persen untuk transaksi di atasnya, dengan biaya minimum Rp10.000 per transaksi. Erwan menilai biaya itu lebih ringan dibanding biaya admin marketplace, yang menurutnya bisa mencapai 5 hingga 10 persen. Di tengah kondisi ekonomi saat ini, kata Erwan, penjual maupun pembeli sama-sama ingin berhemat.
Manfaat Rekening Bersama bagi Pembeli dan Penjual
Berdasarkan penjelasan di laman Rekber.com, dengan rekening bersama, pembeli tidak perlu membayar lebih dulu langsung ke penjual yang belum dikenal. Dana baru diteruskan ke penjual setelah pembeli sendiri mengonfirmasi bahwa barang sudah diterima sesuai kesepakatan. Kalau barang tidak sesuai atau tidak sampai, pembeli bisa mengajukan penyelesaian masalah sebelum dana dilepaskan.
Bagi penjual, Rekber.com membantu meyakinkan calon pembeli baru, termasuk pembeli yang belum pernah bertransaksi dengannya. Karena pembayaran sudah diamankan sejak awal, penjual punya kepastian akan dibayar setelah barang dikirim dan diterima, tanpa risiko pembeli menghilang setelah barang sampai.
Laman Rekber.com juga menyebut sejumlah kemudahan lain:
- Tanpa aplikasi tambahan. Seluruh proses berjalan lewat peramban, baik di ponsel maupun komputer.
- Status transaksi bisa dipantau. Riwayat, bukti pembayaran, dan komunikasi kedua pihak tercatat di dashboard akun.
- Ada jalur mediasi. Jika terjadi perselisihan, tim Rekber.com meminta bukti dari kedua pihak, dengan target respons awal 1×24 jam sejak laporan diterima.
- Beragam kategori. Mulai dari barang fisik, jasa dan freelance, tiket acara, domain dan website, produk digital, barang pre-order, koleksi, kendaraan dan suku cadang, hingga tanaman dan hewan peliharaan yang boleh diperdagangkan secara sah.
Membangun Kepercayaan
Erwan menyebut Rekber.com dikelola PT Rekber Transaksi Aman, dengan tim operasional yang berkantor di Kota Malang. Untuk menerima pembayaran, Rekber.com memakai payment gateway yang menurut Erwan sudah berizin Bank Indonesia. Pihaknya juga sedang menjajaki kerja sama agar dana transaksi ke depan disimpan langsung di sistem payment gateway tersebut.
Nama domain Rekber.com juga sengaja dipilih supaya langsung dikenali sebagai jasa rekening bersama. Erwan mencontohkan Escrow.com di Amerika Serikat, yang identik dengan layanan escrow di sana.
Saat ini Rekber.com masih dalam tahap pengenalan, meski menurut Erwan pendaftarnya bertambah hampir setiap hari. Banyak pendaftar mengetahui Rekber.com dari rekomendasi ChatGPT.
“Kami harap Rekber.com dapat membantu banyak orang ke depannya dengan biaya yang ringan,” kata Erwan.
Informasi lebih lanjut tersedia di laman www.rekber.com.
Baca Juga: Sanksi Penipuan Online 2026: Ini Pasal dan Ancaman Hukumnya
Editor: Handoyo Tejo Wasito

News
Transportasi
News
Ekonomi
Human Interest
Pemerintahan