Infomalangcom – Usia 50 tahun tidak membuat Juni Adi Cahyanto kehilangan gairah di lapangan basket.
Pelatih yang dikenal dengan nama Coach Tatok itu justru kembali menunjukkan konsistensinya bersama SMAN 8 Malang (Smarihasta) pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.
Musim ini menjadi periode yang cukup spesial bagi Coach Tatok.
Dua tim yang ia tangani, yakni skuad putra dan putri Smarihasta, sama-sama berhasil memastikan tempat di babak playoff setelah keluar sebagai juara grup.
Pencapaian tersebut terasa semakin berarti bagi tim putri.
Pada musim sebelumnya, mereka harus mengakhiri perjalanan sebelum playoff.
Kegagalan itu kemudian menjadi bahan evaluasi Coach Tatok untuk menyiapkan tim yang lebih siap menghadapi kompetisi tahun ini.
Ia juga menjadikan keberhasilan Smarihasta pada 2022 sebagai salah satu acuan.
Kala itu, tim putri berhasil menjadi juara DBL East Java-South dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya.
Perubahan Program Latihan Jadi Kunci Persiapan Smarihasta
Salah satu perubahan terbesar musim ini terjadi pada program latihan.
Coach Tatok meningkatkan porsi latihan fisik setelah mengevaluasi performa tim pada musim sebelumnya.
Jika sebelumnya latihan fisik hanya berlangsung sekitar satu jam, porsinya kini ditingkatkan menjadi satu setengah jam dari total dua jam latihan.
Para pemain menjalani berbagai menu, mulai dari latihan daya tahan, slide, hingga suicide run untuk meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan.
“Tahun ini kita lebih fokus stamina dan kekuatan fisik.
Karena di Malang persaingan makin berkembang dan kita enggak dapat banyak bibit baru, akhirnya memaksimalkan skuad yang ada lewat gemblengan fisik habis-habisan,” terang Coach Tatok.
Komposisi pemain juga menjadi keuntungan tersendiri bagi tim putra Smarihasta.
Skuad tersebut lebih banyak diisi pemain kelas X dan XI. Tidak adanya pemain kelas XII membuat kerangka tim diperkirakan masih dapat dipertahankan hingga musim berikutnya.
Sementara itu, tim putri memiliki perpaduan antara lima pemain kelas XII dengan pemain dari kelas X dan XI.
Kombinasi tersebut membuat Smarihasta tampil lebih solid dan percaya diri dalam menghadapi babak playoff.
Keberhasilan Coach Tatok membawa kedua tim melaju juga menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di dunia basket.
Ia mulai menekuni kepelatihan sejak masih menjadi mahasiswa pada 1995.
Artinya, sudah sekitar 31 tahun ia mengabdikan dirinya untuk olahraga tersebut.
Selama perjalanan kariernya, Coach Tatok pernah membawa SMA Santo Albertus Malang mencapai final DBL East Java-South 2008.
Ia juga sempat menangani tim universitas dan menghabiskan lima tahun di Kalimantan Tengah untuk membina tim daerah sebelum akhirnya kembali ke Smarihasta.
Bagi Coach Tatok, basket telah berkembang jauh melampaui sekadar pekerjaan.
Olahraga tersebut telah menjadi bagian dari kehidupannya.
Ia mengakui rasa jenuh terkadang muncul.
Namun, waktu bersama keluarga menjadi salah satu caranya untuk mengembalikan energi sebelum kembali menjalani aktivitas sebagai pelatih.
“Awalnya dari hobi, tapi lama-lama jadi panggilan hati.
Kalau enggak ngelatih malah rasanya badan sakit semua.
Di usia sekarang saya sudah tidak mengejar mimpi pribadi,” ucapnya.
Ia kini lebih memilih mengarahkan perhatiannya kepada para pemain yang dibinanya.
Baginya, kesempatan untuk terus mendampingi dan membantu anak-anak mencapai target menjadi alasan utama untuk tetap berada di pinggir lapangan.
“Harapan saya sederhana, selama masih dibutuhkan dan diberi kesehatan, saya ingin terus mengajar dan membawa anak-anak mencapai prestasi maksimal yang mereka impikan,” lanjutnya.
Dengan dua tiket playoff yang sudah diamankan, pekerjaan Coach Tatok belum selesai.
Tim putra dan putri Smarihasta masih harus melewati tantangan berikutnya jika ingin melangkah lebih jauh.
Bagi pelatih yang telah menghabiskan lebih dari tiga dekade di dunia basket itu, perjalanan tersebut menjadi kesempatan lain untuk membantu generasi muda mengejar prestasi mereka.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan berlangsung di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia.
Kompetisi ini juga menjadi jalur pencarian student-athlete terbaik dari berbagai daerah untuk mendapatkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui DBL Camp.
Selain itu, musim ini menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2022027 dengan tema “100% Indonesia”.
Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play, sementara pertandingan final juga tersedia di YouTube Good Day ID.
Baca juga: Magma Tampil Konsisten, Tiga Kemenangan Antar Tiket Playoff DBL East Java-South











