UPDATE MALANG RAYA Kabar terbaru, agenda, layanan publik, dan informasi penting untuk warga Pantau Update
THE AUTHORITY OF MALANG RAYA
4 November 2026Malang Raya
Kirim Info Warga
4 November 2026Malang Raya

Dana Bosda Kabupaten Malang Dihapus, Fokus Pada Insentif Guru Non-ASN

Bagikan

298 kali dibaca

Pemerintah Kabupaten Malang memutuskan untuk tidak lagi mengalokasikan dana bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) pada tahun 2024. Kebijakan ini dilakukan dalam rangka pengalihan anggaran untuk memberikan insentif kepada guru non-ASN.

Suwadji, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, mengungkapkan bahwa dana miliaran rupiah yang sebelumnya dialokasikan untuk Bosda kini difokuskan untuk insentif. “Anggaran sebesar Rp 78,12 miliar dialihkan untuk insentif guru non-ASN,” ujarnya pada 24 September 2024.

Dana Bosda Dihentikan

Berdasarkan data, dana Bosda yang diberikan kepada sekolah-sekolah pada 2023 mencapai Rp 102,95 miliar. Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan dengan tahun 2022 yang hanya Rp 22,3 miliar.

Namun, pada 2024, anggaran tersebut dihapus dan dialihkan untuk kepentingan insentif guru. Menurut Suwadji, meski ada peralihan, kebutuhan operasional pendidikan tetap diperhatikan melalui sumber anggaran lainnya.

Baca Juga : Tim Putri Kabupaten Malang Sabet Gelar Juara Polo Air Kejurprov di Surabaya

Insentif untuk Guru Non-ASN

Sebanyak 13.021 guru non-ASN di Kabupaten Malang akan menerima insentif dari dana tersebut. Setiap guru akan mendapatkan Rp 500 ribu per bulan selama satu tahun penuh.

Pembagian insentif ini meliputi guru PAUD, SD, SMP, dan tenaga kependidikan lainnya. “Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para guru yang telah mengabdi sejak tahun 2021 dan sebelumnya,” kata Suwadji.

Anggaran dari Berbagai Sumber

Dana insentif ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) spesifik dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Rinciannya, Rp 23,97 miliar untuk guru SD, Rp 17,67 miliar untuk guru SMP, dan sisanya untuk tenaga kependidikan lainnya.

Anggaran dari APBD juga mencakup insentif untuk guru PAUD dan guru kesetaraan. “Kami pastikan bahwa guru non-ASN yang terdata di BKPSDM dan Dapodik akan menerima insentif ini,” pungkas Suwadji.

Baca Juga : 26 Pasar di Kota Malang Belum Memiliki Sertifikat Laik Fungsi

Bagikan
Arek Malang wajib follow

The Authority of Malang Raya

Mau tahu info akurat, mendalam, dan komprehensif di sekitar Malang? Langsung pantau infomalang.

Tag teman tongkronganmu yang paling sering ketinggalan info.