Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang bertindak cepat menangani kejadian amblasnya aspal di Jalan Muharto, Kecamatan Kedungkandang. Insiden tersebut terjadi pada Senin (21/10/2024) sekitar pukul 05.30 WIB, diduga akibat curah hujan yang tinggi sehari sebelumnya.
Penyebab Amblasnya Jalan Muharto
Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, turun langsung meninjau lokasi amblasnya aspal tersebut. Menurut Dandung, aspal yang amblas itu sebenarnya adalah saluran drainase yang terletak di bawah Jalan Muharto.
“Yang ambrol ini bukan jalannya, tapi saluran drainasenya,” kata Dandung saat ditemui di lokasi kejadian. Dandung menjelaskan bahwa saluran drainase tersebut merupakan konstruksi lama, sehingga usia drainase yang sudah tua menjadi salah satu faktor penyebab amblasnya.
Baca juga:
Evakuasi Pohon Tumbang di Oro-oro Dowo, Kota Malang Berlangsung Lancar
Proses Perbaikan Saluran Drainase
Dandung menambahkan bahwa saluran drainase di Jalan Muharto terbuat dari buis beton dengan diameter 80 sentimeter dan ketebalan 7-8 meter. “Drainase ini bisa dibilang sudah aus karena usianya,” ujar Dandung. DPUPRPKP berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan secepat mungkin, dengan estimasi waktu sekitar satu minggu.
“Kita berharap ini bisa selesai dalam 3-4 hari untuk perbaikan awal, namun kita butuh waktu 7 hari untuk mencapai tingkat kematangan yang optimal,” jelasnya.
Anggaran Perbaikan dan Sumber Dana
Terkait anggaran perbaikan, Dandung menyatakan bahwa pihaknya akan menggunakan anggaran insidentil untuk memperbaiki drainase yang rusak. Namun, estimasi total biaya perbaikan baru bisa dipastikan setelah pekerjaan selesai dilakukan. “Anggarannya sesuai kebutuhan, kita pakai anggaran insidentil. Kalau kita menghitung dulu, kita tidak bisa melaksanakan sekarang,” tandas Dandung, menegaskan bahwa DPUPRPKP fokus pada percepatan perbaikan.
Baca juga:
Kebakaran di Pabrik Asam Sulfat Smelter PT Freeport Indonesia Berhasil Dikendalikan














