Breaking

Mengapa Digital Marketing Penting untuk Membangun Kepercayaan Sekolah di Era Media Sosial?

Bima Yoga

5 September 2026

Mengapa Digital Marketing Penting untuk Membangun Kepercayaan Sekolah di Era Media Sosial?
Di era digital, media sosial bukan lagi sekadar tempat berbagi informasi dan dokumentasi kegiatan sekolah.

infomalangcom – Di era digital, media sosial bukan lagi sekadar tempat berbagi informasi dan dokumentasi kegiatan sekolah.

Platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook telah menjadi salah satu ruang penting bagi orang tua untuk mengenal, menilai, hingga mempertimbangkan sebuah sekolah.

Dalam materi yang disampaikan Mas Coki selaku Marketing Head PT Fortuna Imarks Trans, disebutkan bahwa lebih dari 72 persen orang tua memilih sekolah dari media sosial. Angka tersebut menunjukkan bahwa kehadiran digital dapat menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran sekolah.

Bagi sekolah, kondisi ini tidak cukup dihadapi dengan sekadar rutin mengunggah konten. Sekolah perlu membangun digital trust, yaitu kepercayaan yang terbentuk melalui informasi dan pengalaman yang ditampilkan secara konsisten di ruang digital.

Orang tua tentu ingin mengetahui lebih jauh sebelum menentukan pilihan. Mereka dapat melihat bagaimana proses pembelajaran berlangsung, aktivitas siswa, prestasi, fasilitas, kualitas tenaga pendidik, hingga bagaimana sekolah berinteraksi dengan masyarakat.

Karena itu, konten media sosial harus mampu memberikan gambaran nyata mengenai identitas dan kualitas sekolah.

Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah social proof. Testimoni orang tua, cerita pengalaman siswa, prestasi peserta didik, kegiatan alumni, serta dokumentasi aktivitas sekolah dapat menjadi bukti sosial yang memperkuat kepercayaan calon orang tua.

Konten seperti ini cenderung lebih meyakinkan karena menunjukkan pengalaman nyata, bukan hanya klaim promosi dari sekolah.

Di sisi lain, sekolah juga perlu memperhatikan konsistensi branding. Identitas visual, gaya komunikasi, kualitas foto dan video, serta pesan yang disampaikan harus memiliki karakter yang jelas.

Dengan begitu, ketika orang tua menemukan akun sekolah di media sosial, mereka dapat langsung mengenali nilai dan keunggulan yang ditawarkan.

Baca Juga: Pelajar Indonesia Raih 12 Medali di IESO 2026, Prestasi Sains Makin Bersinar

Pada akhirnya, digital marketing sekolah bukan hanya tentang mendapatkan pendaftar sebanyak-banyaknya, tetapi membangun kepercayaan sebelum orang tua mengambil keputusan.

Media sosial menjadi pintu pertama untuk memperkenalkan sekolah, sedangkan konten yang autentik, social proof, dan komunikasi konsisten menjadi fondasi untuk mengubah rasa ingin tahu menjadi kepercayaan.

Author Image

Author

Bima Yoga