infomalangcom – Di tengah rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Presiden Rusia Vladimir Putin turut mengirimkan ucapan selamat kepada Presiden Prabowo Subianto.
Pesan tersebut disampaikan Putin sebagai bentuk penghormatan atas hari nasional Indonesia, sekaligus menegaskan kembali kedekatan hubungan diplomatik antara Moskow dan Jakarta yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Ucapan selamat itu disampaikan Putin melalui pesan resmi yang dilansir kantor berita Sputnik pada Selasa. Dalam pesannya, Putin menyampaikan penghormatan langsung kepada Prabowo sebagai pemimpin negara sahabat.
“Yang Terhormat Bapak Presiden, perkenankan saya menyampaikan ucapan selamat yang tulus dalam rangka hari nasional – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” demikian pesan Putin sebagaimana dikutip dari Sputnik.
Putin menekankan bahwa interaksi antara Rusia dan Indonesia selama ini berjalan produktif dan menjadi cerminan dari hubungan bilateral yang terus menguat.
Ia juga menyoroti berbagai forum kerja sama internasional yang mempertemukan kedua negara, mulai dari kelompok BRICS hingga dialog Rusia-ASEAN.
Kerja Sama Bilateral dan Multilateral
Dalam pesannya, Putin menegaskan komitmen Rusia untuk terus memperluas kemitraan strategis dengan Indonesia di berbagai bidang, baik secara bilateral maupun dalam kerangka multilateral.
Ia menyebut kerja sama itu tidak hanya menguntungkan kedua negara secara ekonomi dan politik, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas kawasan yang lebih luas.
Baca Juga: Iran Sampaikan Belasungkawa Gempa NTT, Tegaskan Kesiapan Kirim Bantuan ke Indonesia
“Kami tentu akan terus melanjutkan kerja sama konstruktif guna semakin mempererat kemitraan yang saling menguntungkan, baik secara bilateral maupun dalam kerangka kelompok BRICS, dialog Rusia-ASEAN, serta berbagai forum internasional lainnya,” tulis Putin dalam pesan tersebut.
Putin turut menyampaikan pandangannya bahwa penguatan hubungan Rusia-Indonesia sejalan dengan aspirasi rakyat kedua negara.
Ia menilai kemitraan tersebut memberikan kontribusi positif terhadap upaya menjaga keamanan dan stabilitas, tidak hanya di kawasan Asia-Pasifik, tetapi juga secara global.
“Saya yakin (hubungan) ini sepenuhnya sejalan dengan kepentingan rakyat kedua negara yang bersahabat dan berkontribusi pada penguatan keamanan dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik dan di seluruh dunia,” ujar Putin, sebagaimana dilansir Antara.
Ucapan selamat dari Putin ini turut melengkapi rangkaian ucapan dari berbagai pemimpin negara sahabat lainnya yang mengirimkan pesan serupa kepada Prabowo dalam momentum HUT ke-81 RI.
Sejumlah kepala negara dan pemerintahan dari berbagai belahan dunia sebelumnya juga telah menyampaikan apresiasi mereka atas capaian dan perjalanan bangsa Indonesia selama delapan dekade lebih merdeka.
Selain menyampaikan ucapan selamat, pihak Rusia juga menunjukkan simpati atas musibah yang menimpa Indonesia belum lama ini.
Kedutaan Besar Federasi Rusia di Jakarta sebelumnya telah menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa serta kerusakan akibat gempa bumi yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Ungkapan simpati tersebut disampaikan pihak kedutaan melalui akun media sosial resminya, sebagai bentuk kepedulian atas dampak bencana yang dialami masyarakat di wilayah terdampak.
Hubungan Indonesia dan Rusia sendiri telah terjalin sejak lama dan terus mengalami dinamika penguatan dari waktu ke waktu, mencakup berbagai sektor seperti perdagangan, pertahanan, energi, hingga pendidikan.
Kunjungan kenegaraan Prabowo ke Moskow pada awal tahun ini turut menjadi salah satu momentum penting yang memperkuat fondasi kerja sama kedua negara ke depan.
Bagi Indonesia, dukungan dan pengakuan dari negara-negara sahabat seperti Rusia dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga posisi diplomatik yang seimbang di tengah dinamika geopolitik global.
Publik dapat mengikuti perkembangan hubungan bilateral kedua negara serta kebijakan luar negeri Indonesia lebih lanjut melalui laman resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Momentum HUT kemerdekaan yang diwarnai dengan berbagai ucapan selamat dari pemimpin dunia ini turut menjadi pengingat bahwa perjalanan diplomasi Indonesia terus berkembang seiring waktu, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang dihormati dan memiliki jaringan hubungan internasional yang luas di kancah global.
Pengamat hubungan internasional menilai pola komunikasi tingkat tinggi semacam ini, meski terkesan seremonial, tetap memiliki nilai strategis dalam menjaga kelangsungan diplomasi antarnegara, sekaligus menjadi indikator arah hubungan bilateral ke depan, termasuk peluang kerja sama baru di sektor ekonomi, energi, maupun pertahanan antara Indonesia dan Rusia.
Baca Juga: Sidang Tahunan MPR 2026 Berubah Gaya, Tak Lagi Pakai Baju Adat













