Infomalangcom – Pertandingan penentu di babak penyisihan Grup B Piala Dunia 2026 menyajikan drama yang sangat emosional bagi kedua tim.
Bertanding di Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat, duel sengit antara tim nasional Bosnia-Herzegovina melawan Qatar berakhir dengan skor meyakinkan 3-1 untuk keunggulan wakil Eropa.
Hasil krusial ini secara otomatis mengubur impian Qatar untuk melaju lebih jauh di turnamen sepak bola terakbar sejagat raya ini, sekaligus mengulangi memori kelam mereka pada edisi empat tahun lalu saat tersingkir prematur di fase grup.
Di sisi lain, kemenangan berharga ini membuka jalan lebar bagi Bosnia-Herzegovina untuk mencatatkan sejarah baru lolos ke babak 32 besar.
Dominasi Bosnia-Herzegovina di Babak Pertama
Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit, Bosnia-Herzegovina yang berada di bawah asuhan taktik Sergej Barbarez langsung mengambil inisiatif serangan.
Mengandalkan formasi menyerang yang agresif, lini tengah mereka sukses mengunci pergerakan para pemain Qatar yang tampak bermain dalam tekanan besar sejak awal laga.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29 melalui aksi memukau talenta muda berbakat, Kerim Alajbegovic. Pemain depan berusia 18 tahun tersebut melakukan tusukan cerdik dari sisi lapangan sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang tepat di pojok atas gawang Qatar yang dikawal oleh Mahmud Abunada.
Hanya berselang lima menit, tepatnya pada menit ke-34, petaka kembali menimpa lini belakang sang jawara Asia.
Berawal dari skema serangan balik cepat, kapten legendaris Bosnia, Edin Dzeko, melepaskan tembakan voli keras di dalam kotak penalti.
Bola yang meluncur deras tersebut membentur bek Qatar, Sultan Al-Brake, sehingga mengecoh penjaga gawang dan tercatat sebagai gol bunuh diri. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan dominan dari anak-anak asuh Barbarez.
Baca Juga : Kolombia Nggak Main-Main! Hasil Piala Dunia 2026 Kolombia vs RD Kongo Berujung Kemenangan Dramatis
Perlawanan Sengit dan Asa Singkat Qatar
Tertinggal dua gol tidak membuat Qatar langsung menyerah begitu saja di sisa waktu babak pertama. Tim asuhan Julen Lopetegui mencoba keluar dari tekanan dengan meningkatkan intensitas serangan fisik dan umpan-umpan pendek cepat di lini tengah.
Asa bagi Qatar sempat hidup kembali menjelang turun minum. Pada menit ke-42, kapten andalan mereka, Hassan Al-Haydos, berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan umpan matang dari sisi sayap yang dikirimkan oleh Edmilson Junior. Gol ini membakar semangat para pemain Qatar saat memasuki ruang ganti.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Qatar langsung tampil menekan demi memburu gol penyeimbang untuk menjaga asa mereka di Piala Dunia 2026.
Peluang emas sempat tercipta lewat tendangan keras Pedro Miguel, namun sayang bola membentur tiang gawang sebelah kanan yang dikawal oleh Nikola Vasilj.
Gol Pengunci Kemenangan dari Ermin Mahmic
Keasyikan menyerang membuat pertahanan Qatar menjadi longgar dan rentan terhadap serangan balik kilat. Sadar akan kebutuhan penyegaran di lini serang, pelatih Bosnia memasukkan beberapa tenaga baru untuk mempertahankan keunggulan fisik di lapangan.
Keputusan tersebut terbukti sangat jitu. Pada menit ke-80, pemain pengganti Ermin Mahmic sukses mengunci kemenangan bagi Bosnia-Herzegovina.
Memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan area penalti akibat koordinasi pertahanan Qatar yang buruk, Mahmic melepaskan tembakan mendatar yang merobek jala gawang Abunada untuk ketiga kalinya. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiupkan.
Fakta Sejarah dan Posisi Klasemen Grup B
Kemenangan meyakinkan ini menempatkan Bosnia-Herzegovina di peringkat ketiga klasemen akhir Grup B dengan koleksi 4 poin, tepat berada di bawah Swiss dan Kanada.
Posisi ini membuat mereka berpeluang sangat besar lolos ke babak gugur lewat jalur salah satu tim peringkat ketiga terbaik di Piala Dunia 2026.
Selain hasil pertandingan, laga ini juga melahirkan rekor dunia baru atas nama Kerim Alajbegovic. Di usia 18 tahun 276 hari, ia menjadi pemain termuda dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol dari luar kotak penalti sejak pencatatan statistik detail dimulai pada tahun 1966, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh bintang Prancis, Kylian Mbappe.
Sementara itu, bagi sang kapten Edin Dzeko, pertandingan emosional ini menandai penampilannya yang ke-150 bersama tim nasional senior Bosnia.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan kembali seluruh jalannya pertandingan, detail gol, dan analisis mendalam mengenai laga hidup mati ini, Anda dapat mengakses rangkuman resmi serta cuplikan pertandingan melalui Match Report Resmi FIFA atau menyaksikan tayangan ulangnya di kanal YouTube Resmi FIFA.
Baca Juga : Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026 Swiss vs Kanada, Comeback Babak Kedua Bikin Swiss Auto Juara Grup!











