Breaking

Penghargaan UHC 2026 Menjadi Bukti Kemajuan Layanan Kesehatan Kota Malang

Ahnaf muafa

28 January 2026

Penghargaan UHC 2026 Menjadi Bukti Kemajuan Layanan Kesehatan Kota Malang
Infomalangcom - Pemerintah Kota Malang kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional sebagai bentuk nyata dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan mutu serta akses pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Infomalangcom – Pemerintah Kota Malang kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional sebagai bentuk nyata dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan mutu serta akses pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Prestasi ini dibuktikan dengan keberhasilan kota dalam mencakup seluruh warganya ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional yang kini telah menyentuh angka kepesertaan yang sangat paripurna.

Konsistensi dalam membangun sistem jaminan sosial yang kuat tersebut berbuah manis pada awal tahun ini melalui pencapaian penghargaan kategori utama dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards yang diselenggarakan di ibu kota.

Pencapaian ini bukan sekadar simbol keberhasilan administratif, melainkan sebuah representasi dari kehadiran negara dalam memastikan setiap jiwa di wilayah ini mendapatkan hak dasar mereka atas pelayanan medis tanpa terkendala masalah finansial.

Melalui kepemimpinan yang progresif, kota ini berhasil menunjukkan bahwa sektor kesehatan adalah pilar fundamental yang harus dijaga keberlangsungannya demi mendukung kesejahteraan jangka panjang dan produktivitas warga di masa depan.

Pencapaian Kategori Utama dalam UHC Awards 2026

Kota Malang mendapat kehormatan besar saat meraih penghargaan pemerintah daerah kategori utama dalam ajang Universal Health Coverage Awards tahun 2026.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia kepada Wali Kota Malang dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Jakarta pada akhir Januari.

Keberhasilan ini semakin terasa istimewa karena Kota Malang dipercaya mewakili Pulau Jawa untuk menerima penghargaan tersebut, sebuah pengakuan atas dedikasi luar biasa dalam mewujudkan perlindungan kesehatan yang menyeluruh.

Penilaian untuk kategori utama ini didasarkan pada parameter yang sangat ketat, di mana sebuah daerah harus mencapai kepesertaan jaminan kesehatan minimal sembilan puluh delapan persen dengan tingkat keaktifan peserta sedikitnya delapan puluh persen.

Berdasarkan hasil evaluasi nasional, capaian cakupan kesehatan semesta di wilayah ini bahkan telah melampaui angka seratus persen, sebuah anomali positif yang menunjukkan bahwa sistem pendataan dan pendaftaran penduduk berjalan sangat efektif.

Pemerintah pusat memberikan apresiasi tinggi kepada daerah-daerah yang mampu menunjukkan dedikasi dalam mewujudkan kondisi di mana seluruh penduduk terdaftar secara aktif.

Dengan status sebagai peserta aktif, masyarakat memiliki kepastian akses ke fasilitas kesehatan tanpa hambatan biaya yang sering kali menjadi beban berat bagi keluarga kurang mampu.

Keberhasilan meraih kategori utama ini menuntut tanggung jawab yang lebih besar bagi pemerintah kota untuk tidak hanya mempertahankan angka kuantitas, tetapi juga terus bergerak maju dalam meningkatkan kualitas layanan medis di setiap puskesmas maupun rumah sakit daerah.

Sektor Kesehatan sebagai Pilar Pembangunan Berkelanjutan

Wali Kota Malang menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan faktor strategis yang tidak bisa dipisahkan dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas pada masa mendatang.

Kebijakan ini selaras dengan program Dasa Bakti yang diusung oleh pemerintah daerah, khususnya pada pilar Ngalam Tahes yang memprioritaskan kesehatan warga sebagai modal utama pembangunan manusia.

Penguatan kebijakan melalui komitmen anggaran yang signifikan menjadi bukti bahwa perlindungan kesehatan adalah prioritas daerah yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah memandang bahwa kesehatan merupakan investasi sosial jangka panjang yang akan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan dan peningkatan indeks pembangunan manusia di tingkat lokal.

Strategi pencapaian cakupan kesehatan semesta ini diperkuat dengan regulasi yang jelas serta kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai instansi pemerintahan dan pihak swasta.

Dukungan anggaran yang dialokasikan secara khusus untuk membayarkan iuran penduduk yang masuk dalam kategori rentan menunjukkan keberpihakan pemerintah pada keadilan sosial.

Hal ini dilakukan agar tidak ada satu pun warga, terutama kelompok miskin, penyandang disabilitas, serta para lanjut usia, yang tertinggal dalam mendapatkan jaminan perlindungan negara.

Fokus pada pilar kesehatan ini diharapkan mampu menciptakan stabilitas sosial di mana warga merasa aman karena telah memiliki jaring pengaman finansial saat mengalami gangguan kesehatan yang tidak terduga.

Baca Juga:

H. Rokhmad Anggota Komisi A DPRD Kota Malang Soroti Hiburan Malam yang Dinilai Langgar Perda

Tren Positif Peningkatan Kepesertaan Jaminan Kesehatan

Data dari Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa tren kepesertaan jaminan kesehatan di wilayah ini terus mengalami kenaikan yang sangat signifikan sejak program nasional diberlakukan.

Langkah percepatan mulai terlihat sangat masif sejak tahun dua ribu dua puluh satu, di mana angka cakupan meningkat dari sembilan puluh empat persen hingga menembus seratus persen pada tahun dua ribu dua puluh tiga.

Konsistensi ini terus terjaga hingga mencapai angka seratus lima persen lebih pada awal tahun dua ribu dua puluh enam, yang menunjukkan bahwa program ini telah menjangkau seluruh penduduk secara menyeluruh bahkan melampaui target awal yang ditetapkan.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pendataan penduduk secara bertahap yang dilakukan dengan sangat teliti dan terintegrasi antar dinas terkait.

Peningkatan kepesertaan ini juga didorong oleh kemudahan akses pendaftaran dan sosialisasi yang gencar dilakukan hingga ke tingkat kelurahan.

Pemerintah daerah secara aktif menjemput bola untuk mendaftarkan warga yang belum tercover, memastikan bahwa setiap individu memiliki identitas kesehatan yang sah.

Capaian angka yang melampaui seratus persen ini juga menjadi bukti bahwa mobilitas penduduk yang masuk ke wilayah ini terdata dengan baik dalam sistem perlindungan kesehatan daerah.

Keberhasilan program jaminan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara kebijakan pemerintah pusat dan implementasi kreatif di tingkat daerah yang selalu mengutamakan kebutuhan rakyat sebagai landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan strategis.

Komitmen Penguatan Kualitas dan Budaya Hidup Sehat

Setelah berhasil mengamankan aspek cakupan kepesertaan, fokus pemerintah daerah kini bergeser pada penguatan sistem pendataan agar tetap akurat dan tepat sasaran.

Komitmen jangka panjang juga mencakup peningkatan kualitas fasilitas kesehatan, mulai dari sarana prasarana fisik hingga penyediaan tenaga medis yang kompeten dan ramah dalam melayani pasien.

Keberlanjutan anggaran menjadi perhatian serius agar perlindungan kesehatan tetap terjaga tanpa mengurangi porsi pembangunan di sektor lain.

Selain itu, pemerintah kota juga gencar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan asuransi, tetapi juga mulai membangun budaya hidup sehat secara mandiri demi mencegah timbulnya penyakit kronis di masa depan.

Upaya promotif dan preventif terus dikedepankan sebagai langkah utama dalam menjaga kesehatan warga agar tidak tergantung pada pengobatan semata.

Meskipun jaminan kesehatan telah tersedia secara gratis, pencegahan tetap dianggap sebagai langkah terbaik bagi setiap individu.

Pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program layanan jemput bola dan edukasi pola hidup bersih dan sehat.

Dengan semangat yang tertuang dalam komitmen Ngalam Tahes, keberhasilan meraih penghargaan cakupan kesehatan semesta kategori utama ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran birokrasi untuk memberikan pengabdian terbaik.

Perlindungan kesehatan yang paripurna adalah kado terindah bagi warga, sekaligus menjadi pondasi yang kokoh dalam mencetak generasi masa depan yang sehat, kuat, dan cerdas untuk memajukan bangsa.

Baca Juga:

DLH Bone Bolango Dukung Pencapaian Misi Kedua Pemerintah, Tingkatkan Sarana dan Prasarana Kota

Author Image

Author

Ahnaf muafa