Breaking

Siswa DKV SMK Negeri Tutur Ikuti Pelatihan Konten Kreator dan Pembuatan Video

Bima Yoga

17 September 2024

Siswa DKV SMK Negeri Tutur Ikuti Pelatihan Konten Kreator dan Pembuatan Video
Industri konten kreator yang terus berkembang pesat mendorong dunia pendidikan vokasi untuk semakin mendekatkan siswanya dengan praktik nyata di lapangan.

infomalangcom – Industri konten kreator yang terus berkembang pesat mendorong dunia pendidikan vokasi untuk semakin mendekatkan siswanya dengan praktik nyata di lapangan.

Hal ini yang melatarbelakangi SMK Negeri Tutur Pasuruan mengajak siswanya belajar langsung ke industri media, guna memperkuat kompetensi di bidang desain komunikasi visual dan pembuatan konten digital.

Rombongan siswa kelas X Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) beserta guru pendamping mengunjungi UB Medcom, unit media milik Universitas Brawijaya, pada Senin (14/10). Kedatangan mereka disambut hangat oleh Manager UB Medcom, Abdullah Sidik, beserta Asisten Manager UBTV, Yoni Septian.

Materi Content Creator dan Praktik Langsung di Studio Media

Kepala Program Keahlian DKV SMK Negeri Tutur, Sheila Ramadani, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada siswa tentang industri yang berkaitan erat dengan jurusan mereka, khususnya di bidang konten kreator dan media.

“Kami dari jurusan DKV tentu mencari industri yang terkait dengan bidang kami. Kebetulan, industri konten kreator sedang berkembang, jadi kami memilih industri media seperti UB Medcom, UBTV, dan UB Radio untuk memperkenalkan siswa lebih dekat dengan dunia industri,” ujar Sheila.

Selama kegiatan berlangsung, siswa diajak berpartisipasi secara interaktif dalam berbagai aktivitas, mulai dari membuat konten hingga melakukan review produk. Salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan ini adalah pemberian materi mengenai content creator oleh Diajeng Ayu, Digital Creator dari UB Radio.

Para siswa diberi kesempatan langsung berlatih membuat konten melalui tantangan review produk, sekaligus melakukan tur untuk melihat proses produksi program dan konten di UBTV maupun UB Radio.

Sheila menilai, pengalaman tersebut memberikan pembelajaran yang bermanfaat sekaligus menarik bagi para siswanya.

Baca Juga: Disiplin Diri di Bulan Ramadan Menjadi Bekal Penting dalam Membangun Karakter Positif dan Tanggung Jawab Sehari-hari

“Sambutannya sangat baik. Anak-anak diajak berinteraksi, membuat konten, dan melakukan review. Ini sangat seru dan bermanfaat bagi mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Abdullah Sidik selaku Manager UB Medcom menyampaikan bahwa kolaborasi antara pihaknya dengan SMK Negeri Tutur untuk saat ini masih sebatas program kunjungan dan pengenalan industri. Namun, ia menyampaikan bahwa ke depan pihaknya berencana memperluas kerja sama dengan sekolah tersebut, termasuk meningkatkan intensitas kegiatan yang lebih spesifik.

“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan kami juga akan mempertimbangkan untuk berbagi ilmu langsung di sekolah,” ujar Abdullah.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini sengaja dirancang agar siswa mendapat gambaran nyata mengenai proses kreatif di industri media.

“Kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada siswa agar mereka bisa memahami bagaimana proses kreatif di industri media, khususnya di UB Medcom. Semoga ini bisa menjadi bekal yang baik bagi mereka di masa depan,” pungkas Abdullah.

Kegiatan pengenalan industri semacam ini menjadi bagian penting dari kurikulum pendidikan vokasi, khususnya bagi jurusan DKV yang menuntut penguasaan keterampilan praktis di bidang desain, videografi, dan produksi konten digital. Melalui pengalaman langsung di lapangan, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga terbiasa dengan ritme kerja nyata di industri kreatif yang menjadi arah karier mereka ke depan.

Program semacam ini turut sejalan dengan semangat pendidikan vokasi yang menekankan keterkaitan dan kesepadanan (link and match) antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Informasi lebih lanjut mengenai profil dan program keahlian di SMK Negeri Tutur dapat diakses melalui situs resmi SMK Negeri Tutur Pasuruan.

Kolaborasi antara sekolah kejuruan dan unit media kampus seperti ini dinilai saling menguntungkan kedua belah pihak. Bagi siswa DKV, kesempatan belajar langsung di lingkungan kerja media profesional memberikan gambaran nyata tentang alur kerja produksi konten, mulai dari perencanaan ide, proses syuting, hingga tahap penyuntingan sebelum konten dipublikasikan.

Sementara bagi UB Medcom, kegiatan semacam ini turut menjadi wadah untuk memperkenalkan unit media kampus kepada calon talenta muda di bidang kreatif, sekaligus membuka peluang kerja sama lanjutan di masa mendatang.

Dengan terjalinnya kerja sama semacam ini, SMK Negeri Tutur berharap dapat terus membuka lebih banyak kesempatan bagi siswanya untuk belajar langsung dari praktisi industri, sekaligus mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja kreatif yang terus berkembang pesat, khususnya di bidang konten digital dan media.

Baca Juga: Prestasi Akademik Mahasiswa dan Penelitian Berkualitas Menjadi Fondasi Mencetak Lulusan Unggul yang Siap Menghadapi Tantangan Masa Depan

Author Image

Author

Bima Yoga