Infomalangcom – Siswa kelas 12A dan 12B SMK Farmasi Maharani Malang mendapatkan pengalaman belajar berbeda melalui kunjungan akademik ke Universitas Ma Chung pada 11–12 Februari 2026.
Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengenal dunia kefarmasian secara langsung di lingkungan perguruan tinggi.
Selama dua hari, kegiatan tidak hanya berisi penyampaian materi secara teori. Para siswa juga mengikuti berbagai praktik di Laboratorium Farmasi Universitas Ma Chung sehingga dapat melihat secara langsung bagaimana pembelajaran farmasi dilakukan di tingkat perguruan tinggi.
Mengenal Laboratorium Farmasi
Pada hari pertama, para siswa diperkenalkan dengan fasilitas Laboratorium Farmasi Universitas Ma Chung. Pengenalan tersebut menjadi bagian penting karena laboratorium merupakan salah satu tempat utama dalam proses pembelajaran mahasiswa farmasi.
Siswa mendapatkan penjelasan mengenai fungsi berbagai peralatan yang digunakan dalam kegiatan praktik. Selain mengenal peralatan, peserta juga memperoleh materi mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 sebelum memulai kegiatan praktikum.
Pemahaman mengenai keselamatan kerja menjadi bekal penting bagi siswa ketika melakukan aktivitas di laboratorium.
Dengan mengetahui prosedur keselamatan, siswa dapat memahami bagaimana kegiatan praktik dilakukan secara lebih teratur dan bertanggung jawab.
Universitas Ma Chung — Belajar Menyenangkan di Universitas Ma Chung
Belajar Membuat dan Menguji Sediaan Tablet
Setelah mendapatkan pengenalan laboratorium dan materi K3, siswa SMK Farmasi Maharani mengikuti praktik pembuatan atau pencetakan tablet serta pengujian sediaan.
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran yang hanya dilakukan melalui buku atau penjelasan di kelas. Siswa dapat melihat secara langsung proses yang berkaitan dengan bidang farmasi sekaligus memahami penggunaan fasilitas laboratorium.
Praktik juga membantu siswa menghubungkan pengetahuan yang telah dipelajari di sekolah dengan penerapannya dalam lingkungan pendidikan tinggi.
Hari Kedua Diisi Praktikum Kimia Kuantitatif
Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua dengan pendalaman materi dan praktik kimia kuantitatif. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah titrasi.
Titrasi merupakan salah satu metode analisis yang penting untuk dipahami dalam pembelajaran farmasi. Melalui praktik tersebut, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal proses analisis secara langsung dengan pendampingan dari pihak Universitas Ma Chung.
Pengalaman semacam ini dapat membantu siswa memahami bahwa bidang farmasi tidak hanya berkaitan dengan obat yang tersedia di apotek, tetapi juga mencakup proses analisis, pengujian, pembuatan, serta berbagai kegiatan laboratorium.
Memberikan Gambaran tentang Dunia Perkuliahan
Salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah memberikan gambaran kepada siswa mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi. Para peserta tidak hanya belajar mengenai materi farmasi, tetapi juga dapat melihat lingkungan kampus dan fasilitas yang digunakan mahasiswa.
Guru pendamping SMK Farmasi Maharani, Dewinta Yuka, S.Si., berharap kunjungan tersebut dapat menambah wawasan siswa mengenai perkuliahan dan memperluas pembelajaran yang sudah mereka dapatkan di sekolah.
Pengalaman seperti ini dapat membantu siswa mempertimbangkan pilihan pendidikan setelah menyelesaikan jenjang SMK.
Pembelajaran Tidak Hanya Berlangsung di Kelas
Kegiatan di Universitas Ma Chung menunjukkan bahwa pembelajaran dapat dilakukan melalui pengalaman langsung. Model seperti ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat penerapan ilmu secara lebih konkret.
Sebelumnya, siswa SMK Farmasi Maharani juga pernah mengikuti kegiatan outing class di Universitas Ma Chung pada Februari 2025. Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan materi Kimia Kualitatif, Kimia Kuantitatif, pembuatan tablet, serta pengujian sediaan obat.
Kegiatan serupa juga pernah dilakukan melalui trial class pada Juni 2024. Siswa kelas 11 mendapatkan pengalaman mengenai penanganan keluhan nyeri, pelayanan pasien, hingga kunjungan ke laboratorium dan fasilitas perkuliahan.
Mendorong Minat Melanjutkan Pendidikan
Pengalaman belajar di perguruan tinggi dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan siswa terhadap pilihan pendidikan setelah lulus.
Bagi siswa SMK Farmasi Maharani, kunjungan tersebut memberikan kesempatan untuk mengetahui lebih jauh seperti apa pembelajaran farmasi di tingkat universitas. Mereka juga dapat melihat fasilitas yang tersedia serta mengikuti kegiatan praktik yang relevan dengan bidang yang dipelajari di sekolah.
Universitas Ma Chung melalui kegiatan tersebut turut memberikan ruang bagi siswa untuk mengenal pendidikan tinggi secara lebih dekat. Harapannya, pengalaman tersebut dapat membantu siswa menentukan rencana pendidikan maupun karier di masa depan.
Pengalaman Praktik Menambah Wawasan Siswa
Pembelajaran melalui praktik memiliki manfaat karena siswa dapat mengamati secara langsung penggunaan peralatan dan penerapan materi. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih konkret.
Dalam kegiatan di Universitas Ma Chung, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga berkesempatan merasakan suasana pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi.
Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang farmasi maupun memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan SMK.
SMK dan Perguruan Tinggi Bisa Saling Mendukung
Kegiatan kunjungan akademik juga menunjukkan pentingnya hubungan antara sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi. Kolaborasi dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan pengalaman yang lebih luas di luar lingkungan sekolah.
Universitas Ma Chung sendiri sebelumnya telah beberapa kali menerima siswa SMK Farmasi Maharani dalam kegiatan pembelajaran dan praktik.
Rangkaian kegiatan tersebut mencakup trial class, outing class, hingga praktikum farmasi dan kimia.
Dengan adanya kegiatan berkelanjutan, siswa dapat memperoleh pengalaman yang semakin beragam sebelum menentukan langkah pendidikan berikutnya.
baca juga: Memahami Logika di Balik FOMO dan Alasan Mengapa Kita Takut Ketinggalan Tren
Pengalaman Belajar Menjadi Bekal Masa Depan
Kunjungan siswa SMK Farmasi Maharani ke Universitas Ma Chung memberikan pengalaman belajar yang menggabungkan teori dan praktik.
Selama dua hari, siswa kelas 12A dan 12B mendapatkan pengenalan laboratorium, materi K3, praktik pembuatan serta pengujian tablet, hingga praktikum kimia kuantitatif dan titrasi.
Kegiatan tersebut tidak hanya memperluas wawasan mengenai dunia farmasi, tetapi juga memberikan gambaran mengenai suasana perkuliahan.
Pengalaman langsung di lingkungan perguruan tinggi dapat membantu siswa mempersiapkan diri untuk menentukan pilihan pendidikan dan karier setelah lulus.
baca juga: Dari Bojonegoro ke Malang, 112 Siswa MAN 3 Perluas Wawasan Akademik di UIN Malang













