Breaking

AKBP Taat Resdi Resmi Jabat Kapolres Malang, Soroti Tanggung Jawab Publik

Ahnaf muafa

15 January 2026

AKBP Taat Resdi Resmi Jabat Kapolres Malang, Soroti Tanggung Jawab Publik
Infomalang.com - AKBP Taat Resdi secara resmi memulai pengabdiannya sebagai pemimpin tertinggi di jajaran Kepolisian Resor Malang setelah mengikuti prosesi serah terima jabatan yang berlangsung khidmat.

Infomalang.com – AKBP Taat Resdi secara resmi memulai pengabdiannya sebagai pemimpin tertinggi di jajaran Kepolisian Resor Malang setelah mengikuti prosesi serah terima jabatan yang berlangsung khidmat.

Kehadirannya di Bumi Kanjuruhan membawa semangat pembaruan dalam tata kelola keamanan serta pelayanan kepolisian yang lebih responsif terhadap dinamika masyarakat lokal.

Dengan 1 harapan baru yang diusung melalui komitmen penguatan integritas personel, kepemimpinan baru ini menekankan pentingnya transparansi dalam setiap tindakan kepolisian di lapangan.

Fokus utama yang disampaikan dalam amanat pertamanya adalah bagaimana setiap anggota Polri mampu memosisikan diri sebagai pelayan publik yang tulus, sehingga kehadiran polisi tidak hanya dirasakan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung yang memberikan rasa aman sejati bagi seluruh warga Kabupaten Malang.

Visi Kepemimpinan dan Penguatan Integritas Personel

Dalam sambutan perdananya, AKBP Taat Resdi menggarisbawahi bahwa integritas merupakan fondasi utama yang tidak bisa ditawar bagi setiap personel yang bertugas di wilayah hukum Polres Malang.

Ia menyadari bahwa kepercayaan masyarakat adalah aset paling berharga yang harus dijaga melalui perilaku yang profesional dan jauh dari penyalahgunaan wewenang.

Oleh karena itu, penguatan internal menjadi agenda prioritas dalam masa awal jabatannya guna memastikan bahwa seluruh elemen kepolisian bergerak searah dengan visi institusi yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Langkah konkret yang akan diambil mencakup peningkatan pengawasan melekat serta pemberian penghargaan bagi anggota yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melayani warga.

Kepemimpinan yang humanis namun tetap tegas dalam penegakan aturan diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang positif di internal Polres Malang.

Dengan personel yang memiliki mentalitas melayani, maka tantangan keamanan yang kompleks di wilayah Kabupaten Malang, mulai dari isu kriminalitas hingga ketertiban lalu lintas, dapat ditangani dengan pendekatan yang lebih persuasif dan efektif.

Respons Cepat terhadap Keluhan dan Harapan Masyarakat

Sebagai nakhoda baru, AKBP Taat Resdi sangat menyoroti pentingnya kecepatan respons terhadap setiap pengaduan yang masuk dari masyarakat.

Di era digital saat ini, ekspektasi publik terhadap kecepatan pelayanan kepolisian semakin tinggi, sehingga diperlukan sistem komunikasi yang lebih terbuka dan aksesibel.

Ia mendorong optimalisasi pusat layanan pengaduan agar setiap keluhan warga dapat segera ditindaklanjuti secara nyata tanpa prosedur birokrasi yang berbelit-belit.

Hal ini merupakan bentuk pertanggungjawaban publik yang nyata dari institusi kepolisian kepada rakyat yang dilayaninya.

Keterbukaan informasi mengenai perkembangan kasus hukum juga menjadi poin yang ditekankan untuk menghindari spekulasi liar di tengah masyarakat.

Dengan memberikan akses informasi yang akurat dan tepat waktu, kepolisian dapat membangun dialog yang lebih sehat dengan warga.

AKBP Taat Resdi meyakini bahwa polisi yang baik adalah polisi yang mau mendengarkan aspirasi terkecil sekalipun dari masyarakat di tingkat desa.

Pendekatan jemput bola melalui berbagai program silaturahmi akan terus diintensifkan guna menyerap saran dan masukan demi perbaikan kualitas layanan Polri di masa mendatang.

Baca Juga:

DLH Kota Malang Siapkan Revitalisasi TPS di 2026

Sinergi Lintas Sektoral demi Kondusivitas Wilayah

Kabupaten Malang yang memiliki wilayah luas dengan karakteristik geografi yang beragam menuntut adanya sinergi yang kuat antara kepolisian dengan pemangku kepentingan lainnya.

AKBP Taat Resdi berkomitmen untuk mempererat kerja sama dengan unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Malang, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kolaborasi lintas sektoral ini dianggap krusial, terutama dalam menjaga kondusivitas wilayah menjelang agenda-agenda besar daerah maupun nasional.

Harmonisasi antar-lembaga akan memastikan bahwa setiap potensi konflik dapat diredam sedini mungkin melalui pendekatan musyawarah.

Selain itu, kerja sama dengan masyarakat melalui penguatan fungsi Satkamling juga menjadi strategi untuk menciptakan sistem keamanan mandiri di tingkat lingkungan.

AKBP Taat Resdi menekankan bahwa polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari warga. Dengan membangun kemitraan yang sejajar, diharapkan muncul rasa kepemilikan masyarakat terhadap keamanan lingkungannya masing-masing.

Sinergi ini akan menjadi benteng pertahanan utama dalam menghadapi berbagai ancaman gangguan kamtibmas, mulai dari tindak pencurian hingga peredaran narkoba yang merusak generasi muda.

Modernisasi Layanan dan Adaptasi Teknologi

Menghadapi tantangan zaman, AKBP Taat Resdi juga berencana melakukan akselerasi digitalisasi dalam layanan kepolisian di Polres Malang.

Pemanfaatan teknologi informasi diharapkan mampu memangkas waktu pelayanan administrasi seperti pengurusan surat keterangan catatan kepolisian maupun layanan surat izin mengemudi.

Modernisasi ini bukan hanya soal penggunaan perangkat baru, tetapi juga mengenai perubahan pola pikir personel agar lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi yang dapat memudahkan pekerjaan mereka dalam melayani kepentingan publik secara luas.

Digitalisasi pengawasan di titik-titik rawan kriminalitas dan kecelakaan melalui optimalisasi kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi juga menjadi agenda yang akan diperkuat.

Dengan pemanfaatan data yang akurat, pemetaan kerawanan wilayah dapat dilakukan dengan lebih presisi, sehingga penempatan personel di lapangan menjadi lebih efektif dan efisien.

Langkah inovatif ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas secara signifikan dan memberikan rasa tenang bagi masyarakat Kabupaten Malang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik siang maupun malam hari.

Menatap Masa Depan Kamtibmas Kabupaten Malang

Kehadiran AKBP Taat Resdi sebagai Kapolres Malang yang baru memberikan suntikan semangat bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih keras dan lebih ikhlas.

Tanggung jawab publik yang diemban bukan sekadar beban jabatan, melainkan amanah besar yang harus ditunaikan dengan penuh rasa syukur dan dedikasi.

Dengan visi yang jelas dan pendekatan yang merangkul semua kalangan, masa depan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Malang diprediksi akan semakin stabil dan kondusif.

Dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar setiap program yang dicanangkan dapat berjalan dengan sukses.

Mari kita berikan kepercayaan dan ruang bagi kepemimpinan baru ini untuk membuktikan komitmennya dalam menjaga Bumi Kanjuruhan tetap menjadi rumah yang aman bagi siapa saja.

Dengan semangat gotong royong dan profesionalisme tinggi, Polres Malang di bawah kepemimpinan AKBP Taat Resdi siap mengukir prestasi dalam memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya Polri yang semakin dicintai dan dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:

Kapolresta Malang Kota Kenakan Ban Hitam, Simbol Duka untuk Korban Kanjuruhan

Author Image

Author

Ahnaf muafa